WhatsApp Icon
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Hadiri Rakornas BAZNAS RI 2026, Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Zakat

WONOGIRI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

BAZNAS Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, S.S., M.A., bersama Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Achmad Sohib Hasani. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan serta mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Rakornas BAZNAS RI menjadi forum strategis bagi jajaran BAZNAS pusat dan daerah untuk memperkuat koordinasi kebijakan, menyelaraskan program kerja, serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Bagi BAZNAS Kabupaten Wonogiri, keikutsertaan dalam Rakornas ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengembangkan strategi pengelolaan zakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat daerah. Optimalisasi potensi ZIS diharapkan dapat mendukung berbagai program pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan mustahik.

Melalui partisipasi dalam Rakornas BAZNAS RI Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan, dan memastikan pengelolaan dana ZIS berjalan secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.

 

15/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Bersama Bank Mandiri KC Wonogiri Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah melalui Program TJSL

WONOGIRI – Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Wonogiri melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah bagi masjid dan musala melalui BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut berupa sajadah, sarung, mukena, dan Al-Qur’an.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan di Masjid At-Taqwa Wonogiri, Rabu (30/9/2026). Bantuan diserahkan oleh Kepala Cabang Bank Mandiri KC Wonogiri kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri untuk selanjutnya disalurkan kepada masjid dan musala yang membutuhkan.

Program TJSL tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri dalam mendukung kebutuhan sarana dan perlengkapan ibadah di masyarakat. Melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, bantuan diharapkan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi jamaah.

BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri KC Wonogiri atas sinergi dan kepercayaan dalam penyaluran bantuan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung berbagai program sosial dan keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.

30/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Bersama UPZ Kecamatan Giriwoyo

WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri melakukan kegiatan penguatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama UPZ Kecamatan Giriwoyo pada Rabu, 16 September 2026 di Pendopo Kecamatan Giriwoyo. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri,  Sekretaris Kecamatan Giriwoyo beserta jajarannya, Pengurus UPZ Kecamatan Giriwoyo, Kepala desa se-Kecamatan Giriwoyo, perwakilan instansi dan dinas, serta lembaga Islam di wilayah Kecamatan Giriwoyo

Kegiatan penguatan ZIS ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan sinergi bersama UPZ di tingkat kecamatan. Melalui kegiatan tersebut, seluruh unsur yang hadir diajak untuk bersama-sama mendorong kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat serta membiasakan infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri Ahans Mahabie menekankan pentingnya mengoptimalkan pengumpulan ZIS di Kecamatan Giriwoyo. Menurutnya, peningkatan pengumpulan ZIS perlu diiringi dengan pengelolaan dan pentasarufan yang baik agar dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ahans juga menyampaikan bahwa peran UPZ sangat penting dalam mendekatkan pengelolaan ZIS kepada masyarakat. Dengan dukungan pemerintah desa, instansi, dinas, dan lembaga Islam, potensi ZIS di Kecamatan Giriwoyo diharapkan dapat dihimpun secara lebih optimal dan kemudian disalurkan melalui program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Giriwoyo Zaenal Arifin memaparkan mengenai manfaat dan pentingnya ZIS bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pengumpulan ZIS bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan masyarakat Giriwoyo.

Zaenal juga mengajak seluruh kepala desa, instansi, dinas, dan lembaga Islam yang hadir untuk turut berperan dalam menggalakkan pengumpulan ZIS. Menurutnya, semakin banyak unsur yang terlibat, semakin besar pula potensi ZIS yang dapat dihimpun dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat Giriwoyo.

Sebagai bagian dari tindak lanjut kegiatan, dilakukan pembagian kencleng infak kepada masing-masing lembaga dan instansi yang hadir. Kencleng tersebut diharapkan dapat menjadi sarana sederhana untuk mendorong kebiasaan berinfak secara rutin di lingkungan masing-masing sekaligus memacu peningkatan pengumpulan ZIS.

Pembagian kencleng juga menjadi langkah nyata untuk membangun gerakan infak yang lebih dekat dengan masyarakat. Infak yang terkumpul nantinya dapat dikelola melalui UPZ dan menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan pengelolaan ZIS.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri bersama UPZ Kecamatan Giriwoyo berharap sinergi dengan pemerintah desa, instansi, dinas, dan lembaga Islam dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang baik, pengumpulan dan pentasarufan ZIS di Kecamatan Giriwoyo diharapkan semakin optimal serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

17/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Turut Dukung Launching MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah

SEMARANG – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Achmad Sohib Hasani, menghadiri rangkaian launching dan kegiatan awal Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Wonogiri terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional yang tahun ini digelar di Jawa Tengah setelah hampir 47 tahun sejak terakhir kali menjadi tuan rumah pada 1979. MTQ Nasional XXXI diikuti sebanyak 2.242 peserta, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Pimpinan BAZNAS Wonogiri, Achmad Sohib Hasani menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ Nasional bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Wonogiri turut mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ Nasional XXXI sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia berharap semangat MTQ dapat terus tumbuh hingga ke tingkat daerah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah juga dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan mendapat apresiasi. Dalam kegiatan malam ta’aruf di Semarang, Menteri Agama menilai persiapan Jawa Tengah sangat baik dan menyebut MTQ kali ini menjadi salah satu penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menempatkan MTQ sebagai momentum mempererat persatuan serta menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk bazar UMKM yang melibatkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

14/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Peduli Kesehatan Anak, Salurkan Bantuan untuk Warga Nguntoronadi

WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada seorang anak asal Kecamatan Nguntoronadi.

Bantuan tersebut diserahkan pada Senin, 7 September 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam membantu masyarakat, khususnya mustahik yang sedang menghadapi kebutuhan dan biaya kesehatan.

Melalui bantuan kesehatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap dapat membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan anak.

BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan kesehatan. Dukungan dari para muzaki dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

07/09/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS WONOGIRI

Berita Terbaru

BAZNAS WONOGIRI DAN BANK BRI SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
BAZNAS WONOGIRI DAN BANK BRI SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan sektor perbankan, BAZNAS Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Wonogiri pada Rabu, 15 Oktober 2025 bertempat di Kantor BRI Cabang Wonogiri. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi-instansi strategis, guna mengoptimalkan potensi zakat profesi di kalangan pegawai BUMN. Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan Bank BRI Cabang Wonogiri. Sementara dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Bapak Achmad Sohib Hasani, serta Wakil Ketua IV Bidang SDM, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas potensi besar zakat profesi dari pegawai BRI, sekaligus rencana pembentukan UPZ sebagai lembaga resmi penghimpun zakat di internal BRI. Pembentukan UPZ diharapkan dapat menjadi saluran yang amanah dan profesional untuk menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam konteks peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi umat. Bank BRI menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya mendukung program BAZNAS dalam mengembangkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan kerja. Kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga zakat yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Wonogiri, terutama dalam menghadirkan keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Jateng, BAZNAS Wonogiri, dan LAZIS di Wonogiri Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran Pasar Wonogiri
BAZNAS Jateng, BAZNAS Wonogiri, dan LAZIS di Wonogiri Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran Pasar Wonogiri
Wonogiri, 19 Oktober 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak musibah kebakaran Pasar Wonogiri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyerahkan bantuan paket sembako kepada para korban. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, bertempat di Pendopo Kabupaten Wonogiri, bersamaan dengan agenda penyerahan santunan sosial oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno, kepada perwakilan pedagang dan warga terdampak. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Provinsi, BAZNAS Wonogiri, dan LAZIS, yang telah bahu-membahu bersama Pemkab dalam memberikan bantuan nyata kepada warga yang membutuhkan. “Ini bukan sekadar simbol penyerahan bantuan dari pemerintah, tetapi juga sebuah pesan kepedulian dan harapan. Bahwa di balik setiap ujian, selalu ada ruang untuk bangkit bersama, saling menguatkan, dan tidak berjalan sendiri,” ujar Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno. Sebanyak 750 Paket Sembako disalurkan dalam kegiatan ini, berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari musibah kebakaran yang melanda Pasar Wonogiri beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan kerugian material dan berdampak langsung pada para pedagang serta warga sekitar. Ihwanudin sebagai Wakil Ketua II Bidang Penyaluran BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dalam keterangannya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Selain penyerahan sembako, dalam kesempatan yang sama, Pemkab Wonogiri juga memberikan santunan sosial kepada warga terdampak, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
BERITA20/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Perkuat Sinergi ZIS dengan Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri
Baznas Wonogiri Perkuat Sinergi ZIS dengan Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor perbankan syariah, Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri menggelar audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di kantor Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri. Audiensi ini merupakan bagian dari strategi bersama untuk mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran ZIS dari lingkungan karyawan perbankan syariah, serta mendukung pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal Bank Jateng Syariah. Dalam pertemuan tersebut, pihak Bank Jateng Syariah diwakili oleh sejumlah pegawai Sementara dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Drs. Rizza Sitok Setiawan dan Fredian Ismoyo, S.H.I yang mewakili jajaran pimpinan BAZNAS. Dua poin utama dibahas dalam audiensi ini, yaitu: Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Jateng Syariah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan spiritual di lingkungan kerja, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pembentukan UPZ Bank Jateng Syariah Wonogiri, yang akan menjadi mitra resmi BAZNAS dalam mengelola zakat karyawan secara terstruktur dan mendistribusikannya secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Pihak Bank Jateng Syariah menyambut positif inisiatif kerja sama ini. Pimpinan cabang menegaskan bahwa sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, Bank Jateng Syariah memiliki komitmen kuat terhadap penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial, termasuk dalam mendukung program-program zakat melalui sinergi dengan BAZNAS. Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan penghimpunan ZIS dari sektor perbankan syariah dapat meningkat, dan manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat luas, terutama yang berada dalam kondisi rentan secara ekonomi.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Jalin Sinergi Penguatan ZIS dengan Bank Mandiri Cabang Wonogiri
Baznas Wonogiri Jalin Sinergi Penguatan ZIS dengan Bank Mandiri Cabang Wonogiri
Wonogiri — Sebagai upaya memperkuat ekosistem zakat di sektor perbankan, Bank Mandiri Cabang Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di kantor Bank Mandiri Cabang Wonogiri. Audiensi ini merupakan langkah awal dalam mendorong kerja sama strategis dalam penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan internal Bank Mandiri, serta memfasilitasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi tersebut. Pihak Bank Mandiri menghadirkan sejumlah perwakilan manajemen dan pegawai, sementara dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd dan Dea Pungky Febriana, S.Pd yang menyampaikan paparan mengenai pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga zakat. Dua poin utama yang dibahas dalam audiensi tersebut antara lain: Penguatan penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Mandiri, guna mendukung peran sosial perbankan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan secara terstruktur dan berkelanjutan. Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Bank Mandiri Cabang Wonogiri, yang nantinya akan bekerja sama dengan BAZNAS dalam hal pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran zakat secara profesional dan akuntabel. Bank Mandiri menyambut positif langkah sinergi ini. Pihak manajemen menyatakan bahwa sebagai bank milik negara yang memiliki kepedulian sosial tinggi, Bank Mandiri siap menjadi bagian dari ekosistem zakat nasional melalui kerja sama aktif dengan BAZNAS di tingkat daerah. Melalui sinergi ini, diharapkan penghimpunan zakat dari pegawai Bank Mandiri dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran, sehingga memberi manfaat langsung bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Wonogiri dan sekitarnya.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Jalin Sinergi dengan Pegadaian untuk Penguatan Pengumpulan Zakat
BAZNAS Wonogiri Jalin Sinergi dengan Pegadaian untuk Penguatan Pengumpulan Zakat
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Pegadaian Cabang Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di kantor Pegadaian Wonogiri dan menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi vertikal dan BUMN. Audiensi ini diterima langsung oleh Pimpinan Cabang Pegadaian Ibu Andin Sementara dari BAZNAS hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, bersama Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini, dibahas dua poin utama kerja sama: 1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari karyawan Pegadaian sebagai bentuk kontribusi sosial dan spiritual institusi. 2. Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pegadaian, yang akan bertugas menghimpun zakat pegawai dan menyalurkannya secara transparan dan akuntabel dengan dukungan dari BAZNAS Wonogiri. Pimpinan Pegadaian menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam gerakan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa Pegadaian sebagai lembaga keuangan milik negara memiliki tanggung jawab sosial yang penting terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar. BAZNAS berharap sinergi ini tidak hanya mendorong peningkatan penghimpunan ZIS secara kuantitatif, tetapi juga memperkuat kesadaran sosial di lingkungan kerja. Dengan terbentuknya UPZ di Pegadaian, diharapkan proses penghimpunan dan penyaluran zakat menjadi lebih terarah, efisien, dan berdampak positif bagi masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Wonogiri
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Lewat Sinergi dengan Bank Jateng Cabang Wonogiri
Baznas Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Lewat Sinergi dengan Bank Jateng Cabang Wonogiri
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di sektor perbankan, BAZNAS Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Bank Jateng Cabang Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di Bank Jateng Cabang Wonogiri. Audiensi ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari lingkungan karyawan perbankan, serta mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal Bank Jateng Wonogiri. Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan pegawai dari Bank Jateng. Sementara itu, dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E. Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama: 1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Jateng sebagai wujud kontribusi sosial dan spiritual di lingkungan kerja. 2. Pembentukan UPZ Bank Jateng Wonogiri yang akan bertugas menghimpun zakat internal dan menyalurkannya secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bersama BAZNAS. Bank Jateng menyambut positif sinergi ini. Pimpinan cabang menegaskan bahwa Bank Jateng sebagai lembaga keuangan daerah memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan siap berkontribusi aktif dalam program penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Melalui terbentuknya UPZ, diharapkan pengelolaan ZIS di lingkungan Bank Jateng menjadi lebih terstruktur, meningkatkan budaya berbagi, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Distribusikan 230 Paket Daging DAM dari BAZNAS RI di 25 Kecamatan
BAZNAS Wonogiri Distribusikan 230 Paket Daging DAM dari BAZNAS RI di 25 Kecamatan
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri telah mendistribusikan 230 paket daging DAM dari BAZNAS RI kepada masyarakat di 25 kecamatan di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025 – Jumat, 17 Oktober 2025 dengan melibatkan tim relawan BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) Kabupaten Wonogiri sebagai pelaksana distribusi di lapangan. BAZNAS Wonogiri mendistribusikan sebanyak 230 paket daging DAM Haji yang berasal dari BAZNAS RI. Paket ini berisi daging hasil penyembelihan hewan dam yang kemudian diolah dan dikemas untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Distribusi dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri dengan dukungan penuh dari BAZNAS RI sebagai penyedia program. Penyaluran di lapangan dilaksanakan oleh relawan BTB (Badan Tanggap Bencana) Wonogiri, yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kebencanaan.Distribusi menyasar 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri, menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa-desa terpencil yang membutuhkan dukungan pangan tambahan. Program ini bertujuan untuk menyalurkan daging DAM hasil kewajiban jamaah haji yang difasilitasi oleh BAZNAS RI, kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk penguatan ketahanan pangan dan kepedulian sosial, terutama bagi warga kurang mampu di daerah-daerah yang jauh dari akses pangan layak. BAZNAS Wonogiri bekerja sama dengan BTB Kabupaten Wonogiri untuk melakukan pendistribusian secara langsung ke kecamatan dan desa sasaran. Para relawan melakukan pemetaan wilayah, koordinasi dengan aparat desa setempat, serta memastikan distribusi tepat sasaran dan sesuai data penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya. Kegiatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program kemanusiaan dan keagamaan yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, diharapkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS WONOGIRI DAN PDAM SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
BAZNAS WONOGIRI DAN PDAM SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 13 Oktober 2025 bertempat di Kantor PDAM Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam penguatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan PDAM. Audiensi ini dihadiri oleh Pegawai PDAM Kabupaten Wonogiri beserta jajaran, sementara dari pihak BAZNAS hadir Wakil III BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas dua fokus utama: 1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan PDAM sebagai bagian dari tanggung jawab sosial pegawai. 2. Rencana pembentukan UPZ internal yang akan bertugas secara khusus menghimpun zakat dari pegawai PDAM dan mendistribusikannya secara terarah dan akuntabel. Kehadiran UPZ di lingkungan PDAM diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan zakat dan membentuk budaya zakat sebagai bagian dari integritas sosial keagamaan.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
LAPAS KELAS WONOGIRI DAN BAZNAS KOLABORASI PERKUAT ZIS, BENTUK UPZ DI LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN
LAPAS KELAS WONOGIRI DAN BAZNAS KOLABORASI PERKUAT ZIS, BENTUK UPZ DI LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN
Wonogiri – Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintahan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri menggelar audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rapat Lapas Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam upaya optimalisasi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Lapas Wonogiri. Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pegawai dan pejabat struktural Lapas Wonogiri, sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil III BAZNAS, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama: Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan Lapas Wonogiri sebagai wujud tanggung jawab sosial dan keagamaan pegawai. Pembentukan UPZ internal yang akan bertugas menghimpun zakat dari pegawai Lapas dan menyalurkannya secara profesional, terarah, dan akuntabel melalui koordinasi dengan BAZNAS. Lapas Wonogiri menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa Lapas tidak hanya bertugas melakukan pembinaan kepada warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial sebagai instansi pemerintah, salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam gerakan zakat. Diharapkan, dengan terbentuknya UPZ di lingkungan Lapas Wonogiri, pengelolaan ZIS menjadi lebih terstruktur dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membentuk budaya zakat di kalangan pegawai sebagai bagian dari integritas keagamaan dan profesionalisme kerja.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Kolaborasi ATR/BPN dan BAZNAS: Perkuat ZIS dan PEMBENTUKAN UPZ di Kantor Pertanahan Wonogiri
Kolaborasi ATR/BPN dan BAZNAS: Perkuat ZIS dan PEMBENTUKAN UPZ di Kantor Pertanahan Wonogiri
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintahan, Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat Kantor Pertanahan Wonogiri. Pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan ATR/BPN Wonogiri. Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pegawai dan pejabat struktural Kantor Pertanahan, sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E. Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama: Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari ASN di lingkungan Kantor Pertanahan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan keagamaan. Pembentukan UPZ internal yang akan bertugas secara khusus menghimpun zakat pegawai dan menyalurkannya dengan prinsip transparansi, profesionalisme, dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan BAZNAS. Kantor Pertanahan menyambut baik sinergi ini dan menyatakan kesiapan instansinya untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa selain melayani masyarakat dalam urusan pertanahan, ASN di ATR/BPN juga memiliki peran sosial yang dapat diwujudkan melalui kontribusi dalam program zakat yang dikelola dengan baik. Diharapkan, terbentuknya UPZ di lingkungan Kantor Pertanahan ATR/BPN Wonogiri akan menjadikan pengelolaan ZIS lebih terstruktur, meningkatkan kepedulian sosial ASN, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk budaya zakat sebagai bagian dari integritas dan profesionalisme aparatur negara.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan PT Giri Aneka Usaha Kolaborasi Perkuat ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkungan Perusahaan
BAZNAS Wonogiri dan PT Giri Aneka Usaha Kolaborasi Perkuat ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkungan Perusahaan
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama PT Giri Aneka Usaha (Perseroda) pada Senin, 15 September 2025, bertempat di Kantor PT Giri Aneka Usaha. Pertemuan ini menjadi bagian dari program kolaboratif BAZNAS dalam memperluas jaringan kemitraan pengelolaan zakat di sektor usaha milik daerah. Audiensi ini dihadiri oleh Karyawan PT Giri Aneka Usaha sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, dibahas dua agenda utama: Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran ZIS dari karyawan sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan. Peningkatan peran aktif karyawan BUMD dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran oleh BAZNAS. BAZNAS menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BUMD seperti PT Giri Aneka Usaha sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan ZIS dan memperluas dampak manfaatnya kepada masyarakat, khususnya kelompok dhuafa dan rentan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan terbentuk budaya zakat yang kuat di lingkungan perusahaan.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri: Wujud Sinergi Baznas dan Pemkab untuk Pengentasan Kemiskinan di Kecamatan Baturetno
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri: Wujud Sinergi Baznas dan Pemkab untuk Pengentasan Kemiskinan di Kecamatan Baturetno
Wonogiri – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri (DISPERA). Pada Selasa (7/10/2025), Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, secara simbolis menyerahkan bantuan RLHB kepada lima mustahik dari Kecamatan Baturetno Di Ruang Kerja Bupati Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Baznas Kabupaten Wonogiri dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. Turut hadir dalam acara ini Bupati Wonogiri Bapak Setyo Sukarno, Kabag Kesra Bapak Rujito,Kepala DISPERA Bapak Purwadi beserta jajaran staff, pimpinan Baznas Kabupaten Wonogiri Bapak Rizza Sitok Setiawan dan Bapak Ihwanudin dan staff, Camat Baturetno Bapak Andika, Kepala Desa Watuagung Bapak Tugimin, Kepala Desa Saradan Bapak Supardjo serta 5 mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Baznas dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan daerah. “Program RLHB ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi simbol kehadiran negara dan masyarakat dalam memberikan kehidupan yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS semakin solid dan berdampak luas,” ungkapnya. Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Wonogiri, Bapak Rizza Sitok Setiawan, menjelaskan bahwa BAZNAS sudah menyalurkan 30 Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Wonogiri. RLHB merupakan salah satu program unggulan yang secara konsisten dijalankan oleh Baznas. “Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan penerima manfaat RLHB, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi” jelasnya. Adapun lima mustahik yang menerima bantuan RLHB berasal dari Desa Saradan dan Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, masing-masing telah melalui proses verifikasi dan assessment yang ketat oleh tim Baznas dan pemerintah desa setempat. Program RLHB ini merupakan bagian dari strategi besar Baznas Kabupaten Wonogiri dalam pendayagunaan ZIS yang tepat sasaran, dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan. Baznas tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga melaksanakan pembinaan kepada para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Ke depan, Baznas Wonogiri menargetkan peningkatan jumlah RLHB yang dibangun setiap tahunnya, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi. Dengan sinergi antara BAZNAS, Pemkab, dan masyarakat, diharapkan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri dapat terus ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.
BERITA07/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri
Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wonogiri, Jumat (3/10/2025), dalam rangka audiensi bersama Bupati Wonogiri dan Baznas Kabupaten Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan di daerah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Wonogiri Drs. Rujito, serta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Jateng Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si. Turut hadir Wakil Ketua II Drs. H.M. Zain Yusuf, MM, Wakil Ketua IV Sholahuddin Aly, SH, serta Sekretaris Baznas Jateng Drs. H. Ahyani, M.Si. Baznas Kabupaten Wonogiri sendiri hadir secara lengkap melalui Ketua Drs. H. Yazid, MSI bersama para Wakil Ketua I Drs. Rizza Sitok Setiawan, Wakil Ketua II Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd, Wakil Ketua III Achmad Sohib Hasani, dan Wakil Ketua IV Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam forum diskusi, Ketua Baznas Jateng menekankan bahwa pengumpulan dan pendayagunaan zakat di Jawa Tengah harus diarahkan pada program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mustahik. “Baznas harus hadir tidak hanya sebagai lembaga penghimpun, tetapi juga sebagai motor pemberdayaan masyarakat miskin melalui program terukur, seperti RTLH, bantuan usaha, hingga pelatihan kewirausahaan,” tegas Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, MSi. Selain itu, audiensi ini juga membahas penguatan tata kelola zakat di tingkat kabupaten/kota sesuai amanat Pasal 55 yang menegaskan bahwa pengumpulan zakat dilakukan oleh Baznas Kabupaten/Kota secara resmi dan terstruktur. Hal ini penting guna meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas jangkauan penerima manfaat. Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengapresiasi peran Baznas yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab dan Baznas terus diperkuat, khususnya dalam menjangkau warga miskin ekstrem. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran program-program Baznas. Melalui sinergi ini, kami optimis angka kemiskinan di Wonogiri bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya. Pimpinan Baznas Wonogiri turut memaparkan program yang telah dijalankan di tingkat lokal, termasuk pembangunan rumah tidak layak huni, pemberian modal usaha produktif, serta pembinaan mustahik secara berkelanjutan. Ketua Baznas Wonogiri, H. Yazid, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran. Audiensi ini menghasilkan kesepahaman antara Baznas Provinsi dan Kabupaten, bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi, dukungan regulasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan, dukungan pemerintah, serta optimalisasi penghimpunan ZIS, diharapkan peran Baznas akan semakin strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Wonogiri.
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Salurkan 25 Paket Sembako dalam Kegiatan Bakti Sosial HUT TNI yang ke-80
Baznas Wonogiri Salurkan 25 Paket Sembako dalam Kegiatan Bakti Sosial HUT TNI yang ke-80
Wonogiri – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan 25 paket sembako. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 24 September 2025, sebagai bentuk sinergi antara Baznas dan institusi TNI dalam membantu warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan di Kodim 0728/Wonogiri dan diserahkan langsung oleh Bapak Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd., M.I.P., dengan menggandeng Baznas Wonogiri sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua Baznas Wonogiri, Drs. H. Yazid, MSI, menyampaikan bahwa keikutsertaan Baznas dalam kegiatan sosial ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan pelayanan umat. “Kami menyambut baik ajakan kerja sama dari Kodim Wonogiri. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat miskin yang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya. Dandim 0728/Wonogiri dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Baznas sebagai mitra dalam kegiatan bakti sosial. Menurutnya, kehadiran lembaga zakat seperti Baznas sangat penting dalam mendukung program TNI yang menyasar langsung masyarakat di akar rumput. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Baznas Wonogiri atas kontribusi nyatanya dalam kegiatan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya. Melalui momentum HUT Kodim ini, Baznas Wonogiri berharap semangat kolaborasi antara lembaga keagamaan dan militer dapat terus tumbuh, guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Salurkan Bantuan Makan Siang untuk Petugas Pemadam Kebakaran, Aparat dan Korban Kebakaran Pasar Kota Wonogiri
Baznas Wonogiri Salurkan Bantuan Makan Siang untuk Petugas Pemadam Kebakaran, Aparat dan Korban Kebakaran Pasar Kota Wonogiri
Wonogiri – Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan 105 makan siang dan air mineral untuk para petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, serta masyarakat korban terdampak. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I Baznas Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., di lokasi kejadian. Mereka menyampaikan bahwa kehadiran Baznas di tengah masyarakat bukan hanya dalam bentuk program jangka panjang, tetapi juga aksi cepat tanggap saat terjadi bencana atau musibah. “Ini adalah wujud empati dan dukungan kami kepada para petugas yang bekerja tanpa lelah serta masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban di tengah situasi sulit,” ujar Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd Baznas Wonogiri juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petugas pemadam kebakaran, aparat TNI/Polri, serta relawan yang sigap membantu proses evakuasi dan pengamanan di lokasi kebakaran. Selain itu, Baznas terus melakukan pemantauan lapangan untuk merespons kebutuhan lanjutan dari masyarakat terdampak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang bertujuan untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat, dengan prinsip kemanusiaan, kecepatan, dan kebermanfaatan. Baznas Wonogiri turut mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Ke depan, Baznas siap bersinergi dengan pihak terkait untuk membantu pemulihan pasca kebakaran.
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan BKD Wonogiri Sinergi Perkuat Pengelolaan Zakat ASN
BAZNAS dan BKD Wonogiri Sinergi Perkuat Pengelolaan Zakat ASN
Dalam rangka meningkatkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi strategis bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, di kantor BKD Wonogiri. Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat dan staf BKD serta Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., bersama tim teknis BAZNAS. Audiensi membahas dua fokus utama yakni penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS secara rutin, transparan, dan akuntabel di lingkungan BKD, serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal sebagai mitra aktif BAZNAS dalam pengelolaan dan pelaporan zakat. BAZNAS menekankan bahwa peran BKD sangat strategis dalam mendorong partisipasi ASN untuk berzakat secara terorganisir dan profesional. BKD menyambut baik program ini dan berkomitmen segera membentuk pengurus UPZ internal sebagai langkah nyata mendukung gerakan zakat di lingkungan kepegawaian daerah. Melalui sinergi ini, diharapkan pengelolaan zakat ASN BKD Wonogiri dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat sosial yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan DPU Wonogiri Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS dan Pembentukan UPZ
BAZNAS dan DPU Wonogiri Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi strategis dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonogiri pada Selasa. 23 September 2025, bertempat di Kantor DPU Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam memperkuat pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta memperluas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perangkat daerah. Audiensi tersebut dihadiri oleh Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonogiri, Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., bersama tim teknis. Dalam pertemuan ini dibahas dua agenda utama: Penguatan mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dari ASN DPU secara rutin, transparan, dan akuntabel; Pengaktifan kepengurusan UPZ internal yang akan menjadi mitra aktif BAZNAS dalam pelaporan, penghimpunan, dan distribusi zakat kepada masyarakat yang membutuhkan (mustahik). BAZNAS menyampaikan pentingnya sinergi dengan DPU sebagai salah satu dinas teknis yang berperan dalam pembangunan infrastruktur daerah. Melalui partisipasi ASN dalam gerakan zakat, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial dapat tumbuh seiring pembangunan fisik yang dilaksanakan oleh DPU. Pihak DPU menyambut positif program tersebut dan menyatakan kesiapan membentuk pengurus UPZ sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan zakat. DPU dan BAZNAS akan terus berkoordinasi untuk memastikan pengelolaan ZIS dilakukan secara tertib, profesional, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Penguatan Zakat, BAZNAS Wonogiri Audiensi Strategis dengan BPS Kabupaten Wonogiri
Penguatan Zakat, BAZNAS Wonogiri Audiensi Strategis dengan BPS Kabupaten Wonogiri
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali memperluas sinergi pengelolaan zakat melalui audiensi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Kantor BPS Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat mekanisme pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan) BPS serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bentuk dukungan kelembagaan terhadap gerakan zakat yang dikelola secara profesional dan sesuai syariah. Pertemuan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pegawai BPS Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, didampingi tim teknis pelaksana program ZIS. Dalam audiensi tersebut, dibahas dua agenda utama: Penguatan sistem penghimpunan dan distribusi dana ZIS dari BPS secara rutin, transparan, dan terintegrasi dengan sistem BAZNAS; Pembentukan pengurus UPZ internal BPS, yang akan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengelola zakat termasuk pelaporan dan penyaluran kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik). BAZNAS menekankan bahwa keterlibatan instansi vertikal seperti BPS sangat strategis dalam membangun budaya zakat, karena BPS tidak hanya menjadi agen data pembangunan, tetapi juga dapat berkontribusi langsung dalam mendukung kesejahteraan sosial melalui zakat. Pihak BPS menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk segera menunjuk pengurus UPZ serta bersinergi aktif dengan BAZNAS dalam program-program sosial berbasis zakat. Dengan kerja sama ini, BAZNAS berharap BPS Wonogiri dapat menjadi contoh dalam pengelolaan zakat secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Sinergi Zakat: BAZNAS Wonogiri Audiensi Bersama Kesbangpol Bahas Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Sinergi Zakat: BAZNAS Wonogiri Audiensi Bersama Kesbangpol Bahas Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam rangka memperluas jaringan pengelolaan zakat di lingkungan pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi strategis dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Kesbangpol Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kesbangpol, serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat yang terstruktur dan berkelanjutan. Pertemuan dihadiri oleh Pegawai Badan Kesbangpol Kabupaten Wonogiri Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan bersama tim teknis. Dalam audiensi tersebut, dibahas dua poin utama: Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS ASN Kesbangpol secara rutin, transparan, dan akuntabel; Pembentukan pengurus UPZ internal, yang akan menjadi mitra BAZNAS dalam proses pengumpulan zakat serta pelaporan dan pendistribusian dana zakat kepada mustahik yang membutuhkan. BAZNAS menekankan pentingnya keterlibatan semua instansi pemerintah, termasuk Kesbangpol, dalam gerakan zakat. Selain sebagai kewajiban agama, zakat merupakan bentuk tanggung jawab sosial ASN dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Pihak Kesbangpol menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk segera membentuk kepengurusan UPZ. Sinergi ini diharapkan mampu membangun budaya zakat yang kuat di kalangan ASN dan memberikan dampak sosial yang lebih luas melalui pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Sinergi ZIS, BAZNAS Wonogiri Audiensi dengan Prokopim Setda untuk Penguatan Pengelolaan Zakat ASN
Sinergi ZIS, BAZNAS Wonogiri Audiensi dengan Prokopim Setda untuk Penguatan Pengelolaan Zakat ASN
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri terus menggencarkan upaya sinergi antarinstansi dalam penguatan pengelolaan zakat. Pada Selasa, 23 September 2025, BAZNAS melaksanakan audiensi strategis bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, bertempat di ruang kerja Prokopim Setda Wonogiri. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya penguatan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan ASN, serta mendorong terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkup Prokopim Setda sebagai bagian dari kontribusi ASN dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Audiensi dihadiri oleh Pegawai Prokopim Setda Wonogiri. Sementara dari pihak BAZNAS hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua agenda utama: Penguatan sistem penghimpunan ZIS ASN secara terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan Prokopim Setda; Koordinasi teknis pembentukan UPZ yang akan menjadi mitra resmi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan hingga pelaporan dan penyaluran kepada mustahik secara transparan dan akuntabel. BAZNAS menegaskan bahwa keterlibatan ASN di instansi strategis seperti Prokopim sangat penting, karena memiliki jangkauan komunikasi dan pengaruh yang luas dalam mengedukasi dan menggerakkan kepedulian sosial. Pihak Prokopim menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung gerakan zakat ASN serta segera menindaklanjuti pembentukan pengurus UPZ internal. Melalui kerja sama ini, BAZNAS berharap nilai-nilai zakat dapat semakin membumi di lingkungan pemerintahan, serta menjadi kekuatan kolektif dalam membangun kesejahteraan masyarakat Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.

Lihat Daftar Rekening →