WhatsApp Icon
Audiensi BAZNAS Wonogiri dan Kemenag Perkuat Sinergi Pengelolaan dan Pelaporan ZIS

WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Wonogiri.

Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan Laporan Triwulan I-2 sebagai bagian dari pelaksanaan koordinasi dan pelaporan program. Selain itu, pertemuan juga membahas berbagai hal terkait penguatan pengelolaan ZIS serta peningkatan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Bapak Hariyadi, menyampaikan dukungannya terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Dukungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana ZIS secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Melalui audiensi ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi dalam mendukung optimalisasi potensi ZIS di Kabupaten Wonogiri. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah serta memperluas manfaatnya bagi para mustahik.

BAZNAS Kabupaten Wonogiri
Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat.

27/08/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Resmikan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik

Wonogiri– BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri secara resmi meluncurkan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri yang berlokasi di Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan.

Balai Ternak Wonogiri merupakan Balai Ternak Domba/Kambing ke-57 dari total 79 titik program Balai Ternak yang dikembangkan oleh BAZNAS RI di berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan balai ternak ini dilaksanakan melalui kerja sama antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan launching dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri,  unsur Forkopimda Kecamatan Eromoko, Camat Eromoko, Kepala Desa Sumberharjo, Perwakilan BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Sukoharjo, Pimpinan BAZNAS Klaten serta Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm sebagai penerima manfaat program.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menyampaikan bahwa Balai Ternak merupakan salah satu program pemberdayaan unggulan BAZNAS yang bertujuan mengubah mustahik menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.

"Program ini bukan sekadar memberikan bantuan ternak, tetapi membangun sistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami berharap para peternak mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperoleh pendapatan yang lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Rujito, yang hadir mewakili Bupati Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri atas hadirnya program Balai Ternak di Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan dan pemberdayaan ekonomi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri yang telah menghadirkan program Balai Ternak ini. Kami berharap bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan ternak semata, tetapi mampu menjadi usaha produktif yang berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga peternak, membuka lapangan usaha baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Wonogiri siap mendukung keberlangsungan program ini melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan," ungkapnya.

Program Balai Ternak Wonogiri melibatkan 20 orang peternak dengan total populasi awal sebanyak 42 ekor domba. Total nilai program mencapai Rp517.460.000,00, yang terdiri atas dukungan dari BAZNAS RI sebesar Rp417.460.000,00 dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebesar Rp100.000.000,00.

Melalui program ini, para peternak tidak hanya memperoleh bantuan ternak, tetapi juga mendapatkan pengembangan usaha secara menyeluruh. Program mencakup budidaya Kambing Perah Saanen dan Peranakan Etawa (PE), pengembangan rumah kompos untuk produksi pupuk organik padat dan cair, penerapan Integrated Farming System, pengembangan usaha pemerahan susu, serta usaha penggemukan ternak untuk memenuhi kebutuhan pasar harian.

Selain dukungan sarana dan prasarana, para peternak juga akan memperoleh pendampingan intensif dari tenaga pendamping guna meningkatkan kemampuan teknis, manajemen usaha, serta penguatan kelembagaan kelompok ternak sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan diluncurkannya Balai Ternak Wonogiri, diharapkan program ini menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mampu meningkatkan pendapatan mustahik, menciptakan usaha yang berdaya saing, serta menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan umat di Kabupaten Wonogiri.

16/07/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Laporkan Pengelolaan ZIS kepada Bupati, Perkuat Program Yatim Bahagia dan Launching Balai Ternak

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bupati Wonogiri di ruang kerja Bupati Wonogiri pada Rabu (10/6/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sekaligus memaparkan sejumlah program strategis yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan perkembangan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS yang telah dikelola secara amanah dan profesional untuk membantu masyarakat Kabupaten Wonogiri melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri selama ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. Sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah diharapkan terus diperkuat agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain menyampaikan laporan pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga memaparkan dua agenda besar yang akan segera dilaksanakan, yakni Program Yatim Bahagia Muharram 1448 H dan Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm.

Program Yatim Bahagia Muharram merupakan kegiatan santunan dan pemberdayaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Wonogiri yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Melalui program ini, BAZNAS Wonogiri menargetkan ratusan anak yatim untuk menerima bantuan pendidikan dan kebutuhan penunjang lainnya sebagai bentuk kepedulian serta upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka di bulan yang penuh keberkahan.

Sementara itu, Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm menjadi langkah nyata BAZNAS dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik. Balai ternak tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan usaha peternakan berbasis kelompok yang tidak hanya meningkatkan produktivitas peternak, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Bupati Wonogiri, Setyo Suksrno menyambut baik laporan dan rencana program yang disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Beliau mengapresiasi kinerja BAZNAS yang terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

10/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Serahkan Sertifikat Penghargaan dan Laporan Kurban Berkah kepada Mudhohi

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan Program Kurban Berkah Tahun 2026 kepada para mudhohi (pekurban) yang telah berpartisipasi melalui BAZNAS Wonogiri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (5/6/2026) sebagai bentuk apresiasi dan pertanggungjawaban program.

Penyerahan dilakukan kepada Direktur PT BPR BKK Wonogiri, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan tersebut, tim BAZNAS Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi yang telah diberikan dalam mendukung Program Kurban Berkah BAZNAS.

Selain sertifikat penghargaan, BAZNAS Wonogiri juga menyerahkan laporan pelaksanaan kurban yang berisi informasi mengenai proses penyembelihan, pendistribusian, serta penerima manfaat program. Laporan tersebut menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam mengelola amanah para mudhohi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa penyampaian laporan dan sertifikat penghargaan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan para mitra yang telah menyalurkan ibadah kurbannya melalui BAZNAS.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui BAZNAS Wonogiri. Penyerahan sertifikat dan laporan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan. Semoga sinergi kebaikan ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.

Program Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendistribusikan daging kurban secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri. Melalui kolaborasi bersama berbagai instansi, lembaga, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan adanya penyerahan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan kurban ini, BAZNAS Wonogiri berharap hubungan kemitraan dengan para mudhohi dapat terus terjalin dengan baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS pada tahun-tahun mendatang.

 

09/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Gelar Bimtek dengan Pengurus UPZ RSUD untuk Optimalkan Pengelolaan ZIS

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri (RSUD) Kabupaten Wonogiri pada Kamis (4/6/2026) bertempat di Kantor RSUD Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan RSUD Kabupaten Wonogiri.

Bimtek diikuti oleh pengurus UPZ RSUD Kabupaten Wonogiri. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Wonogiri menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan, yaitu Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Achmad Sohib Hasani.

Materi yang disampaikan meliputi regulasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), penguatan peran dan fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta strategi optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD Kabupaten Wonogiri. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami tata kelola pengelolaan zakat yang baik serta mampu meningkatkan kontribusi UPZ dalam mendukung program-program kemaslahatan umat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran penting sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengurus UPZ perlu terus dilakukan agar pengelolaan ZIS semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengurus UPZ RSUD Kabupaten Wonogiri semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga penghimpunan ZIS dapat berjalan lebih optimal dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan serta peluang dalam pengelolaan zakat di lingkungan instansi. BAZNAS Wonogiri berharap sinergi yang telah terjalin dengan RSUD Kabupaten Wonogiri dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran berzakat dan memperluas manfaat program-program sosial kemanusiaan di Kabupaten Wonogiri.

09/06/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI

Berita Terbaru

Baznas Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Lewat Sinergi dengan Bank Jateng Cabang Wonogiri
Baznas Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Lewat Sinergi dengan Bank Jateng Cabang Wonogiri
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di sektor perbankan, BAZNAS Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Bank Jateng Cabang Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di Bank Jateng Cabang Wonogiri. Audiensi ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari lingkungan karyawan perbankan, serta mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal Bank Jateng Wonogiri. Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan pegawai dari Bank Jateng. Sementara itu, dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E. Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama: 1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Jateng sebagai wujud kontribusi sosial dan spiritual di lingkungan kerja. 2. Pembentukan UPZ Bank Jateng Wonogiri yang akan bertugas menghimpun zakat internal dan menyalurkannya secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bersama BAZNAS. Bank Jateng menyambut positif sinergi ini. Pimpinan cabang menegaskan bahwa Bank Jateng sebagai lembaga keuangan daerah memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan siap berkontribusi aktif dalam program penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Melalui terbentuknya UPZ, diharapkan pengelolaan ZIS di lingkungan Bank Jateng menjadi lebih terstruktur, meningkatkan budaya berbagi, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Distribusikan 230 Paket Daging DAM dari BAZNAS RI di 25 Kecamatan
BAZNAS Wonogiri Distribusikan 230 Paket Daging DAM dari BAZNAS RI di 25 Kecamatan
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri telah mendistribusikan 230 paket daging DAM dari BAZNAS RI kepada masyarakat di 25 kecamatan di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025 – Jumat, 17 Oktober 2025 dengan melibatkan tim relawan BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) Kabupaten Wonogiri sebagai pelaksana distribusi di lapangan. BAZNAS Wonogiri mendistribusikan sebanyak 230 paket daging DAM Haji yang berasal dari BAZNAS RI. Paket ini berisi daging hasil penyembelihan hewan dam yang kemudian diolah dan dikemas untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Distribusi dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri dengan dukungan penuh dari BAZNAS RI sebagai penyedia program. Penyaluran di lapangan dilaksanakan oleh relawan BTB (Badan Tanggap Bencana) Wonogiri, yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kebencanaan.Distribusi menyasar 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri, menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa-desa terpencil yang membutuhkan dukungan pangan tambahan. Program ini bertujuan untuk menyalurkan daging DAM hasil kewajiban jamaah haji yang difasilitasi oleh BAZNAS RI, kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk penguatan ketahanan pangan dan kepedulian sosial, terutama bagi warga kurang mampu di daerah-daerah yang jauh dari akses pangan layak. BAZNAS Wonogiri bekerja sama dengan BTB Kabupaten Wonogiri untuk melakukan pendistribusian secara langsung ke kecamatan dan desa sasaran. Para relawan melakukan pemetaan wilayah, koordinasi dengan aparat desa setempat, serta memastikan distribusi tepat sasaran dan sesuai data penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya. Kegiatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program kemanusiaan dan keagamaan yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, diharapkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS WONOGIRI DAN PDAM SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
BAZNAS WONOGIRI DAN PDAM SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 13 Oktober 2025 bertempat di Kantor PDAM Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam penguatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan PDAM. Audiensi ini dihadiri oleh Pegawai PDAM Kabupaten Wonogiri beserta jajaran, sementara dari pihak BAZNAS hadir Wakil III BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas dua fokus utama: 1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan PDAM sebagai bagian dari tanggung jawab sosial pegawai. 2. Rencana pembentukan UPZ internal yang akan bertugas secara khusus menghimpun zakat dari pegawai PDAM dan mendistribusikannya secara terarah dan akuntabel. Kehadiran UPZ di lingkungan PDAM diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan zakat dan membentuk budaya zakat sebagai bagian dari integritas sosial keagamaan.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
LAPAS KELAS WONOGIRI DAN BAZNAS KOLABORASI PERKUAT ZIS, BENTUK UPZ DI LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN
LAPAS KELAS WONOGIRI DAN BAZNAS KOLABORASI PERKUAT ZIS, BENTUK UPZ DI LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN
Wonogiri – Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintahan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri menggelar audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rapat Lapas Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam upaya optimalisasi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Lapas Wonogiri. Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pegawai dan pejabat struktural Lapas Wonogiri, sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil III BAZNAS, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama: Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan Lapas Wonogiri sebagai wujud tanggung jawab sosial dan keagamaan pegawai. Pembentukan UPZ internal yang akan bertugas menghimpun zakat dari pegawai Lapas dan menyalurkannya secara profesional, terarah, dan akuntabel melalui koordinasi dengan BAZNAS. Lapas Wonogiri menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa Lapas tidak hanya bertugas melakukan pembinaan kepada warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial sebagai instansi pemerintah, salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam gerakan zakat. Diharapkan, dengan terbentuknya UPZ di lingkungan Lapas Wonogiri, pengelolaan ZIS menjadi lebih terstruktur dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membentuk budaya zakat di kalangan pegawai sebagai bagian dari integritas keagamaan dan profesionalisme kerja.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Kolaborasi ATR/BPN dan BAZNAS: Perkuat ZIS dan PEMBENTUKAN UPZ di Kantor Pertanahan Wonogiri
Kolaborasi ATR/BPN dan BAZNAS: Perkuat ZIS dan PEMBENTUKAN UPZ di Kantor Pertanahan Wonogiri
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintahan, Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat Kantor Pertanahan Wonogiri. Pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan ATR/BPN Wonogiri. Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pegawai dan pejabat struktural Kantor Pertanahan, sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E. Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama: Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari ASN di lingkungan Kantor Pertanahan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan keagamaan. Pembentukan UPZ internal yang akan bertugas secara khusus menghimpun zakat pegawai dan menyalurkannya dengan prinsip transparansi, profesionalisme, dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan BAZNAS. Kantor Pertanahan menyambut baik sinergi ini dan menyatakan kesiapan instansinya untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa selain melayani masyarakat dalam urusan pertanahan, ASN di ATR/BPN juga memiliki peran sosial yang dapat diwujudkan melalui kontribusi dalam program zakat yang dikelola dengan baik. Diharapkan, terbentuknya UPZ di lingkungan Kantor Pertanahan ATR/BPN Wonogiri akan menjadikan pengelolaan ZIS lebih terstruktur, meningkatkan kepedulian sosial ASN, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk budaya zakat sebagai bagian dari integritas dan profesionalisme aparatur negara.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan PT Giri Aneka Usaha Kolaborasi Perkuat ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkungan Perusahaan
BAZNAS Wonogiri dan PT Giri Aneka Usaha Kolaborasi Perkuat ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkungan Perusahaan
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama PT Giri Aneka Usaha (Perseroda) pada Senin, 15 September 2025, bertempat di Kantor PT Giri Aneka Usaha. Pertemuan ini menjadi bagian dari program kolaboratif BAZNAS dalam memperluas jaringan kemitraan pengelolaan zakat di sektor usaha milik daerah. Audiensi ini dihadiri oleh Karyawan PT Giri Aneka Usaha sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, dibahas dua agenda utama: Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran ZIS dari karyawan sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan. Peningkatan peran aktif karyawan BUMD dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran oleh BAZNAS. BAZNAS menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BUMD seperti PT Giri Aneka Usaha sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan ZIS dan memperluas dampak manfaatnya kepada masyarakat, khususnya kelompok dhuafa dan rentan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan terbentuk budaya zakat yang kuat di lingkungan perusahaan.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri: Wujud Sinergi Baznas dan Pemkab untuk Pengentasan Kemiskinan di Kecamatan Baturetno
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri: Wujud Sinergi Baznas dan Pemkab untuk Pengentasan Kemiskinan di Kecamatan Baturetno
Wonogiri – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri (DISPERA). Pada Selasa (7/10/2025), Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, secara simbolis menyerahkan bantuan RLHB kepada lima mustahik dari Kecamatan Baturetno Di Ruang Kerja Bupati Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Baznas Kabupaten Wonogiri dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. Turut hadir dalam acara ini Bupati Wonogiri Bapak Setyo Sukarno, Kabag Kesra Bapak Rujito,Kepala DISPERA Bapak Purwadi beserta jajaran staff, pimpinan Baznas Kabupaten Wonogiri Bapak Rizza Sitok Setiawan dan Bapak Ihwanudin dan staff, Camat Baturetno Bapak Andika, Kepala Desa Watuagung Bapak Tugimin, Kepala Desa Saradan Bapak Supardjo serta 5 mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Baznas dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan daerah. “Program RLHB ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi simbol kehadiran negara dan masyarakat dalam memberikan kehidupan yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS semakin solid dan berdampak luas,” ungkapnya. Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Wonogiri, Bapak Rizza Sitok Setiawan, menjelaskan bahwa BAZNAS sudah menyalurkan 30 Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Wonogiri. RLHB merupakan salah satu program unggulan yang secara konsisten dijalankan oleh Baznas. “Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan penerima manfaat RLHB, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi” jelasnya. Adapun lima mustahik yang menerima bantuan RLHB berasal dari Desa Saradan dan Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, masing-masing telah melalui proses verifikasi dan assessment yang ketat oleh tim Baznas dan pemerintah desa setempat. Program RLHB ini merupakan bagian dari strategi besar Baznas Kabupaten Wonogiri dalam pendayagunaan ZIS yang tepat sasaran, dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan. Baznas tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga melaksanakan pembinaan kepada para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Ke depan, Baznas Wonogiri menargetkan peningkatan jumlah RLHB yang dibangun setiap tahunnya, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi. Dengan sinergi antara BAZNAS, Pemkab, dan masyarakat, diharapkan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri dapat terus ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.
BERITA07/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri
Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wonogiri, Jumat (3/10/2025), dalam rangka audiensi bersama Bupati Wonogiri dan Baznas Kabupaten Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan di daerah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Wonogiri Drs. Rujito, serta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Jateng Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si. Turut hadir Wakil Ketua II Drs. H.M. Zain Yusuf, MM, Wakil Ketua IV Sholahuddin Aly, SH, serta Sekretaris Baznas Jateng Drs. H. Ahyani, M.Si. Baznas Kabupaten Wonogiri sendiri hadir secara lengkap melalui Ketua Drs. H. Yazid, MSI bersama para Wakil Ketua I Drs. Rizza Sitok Setiawan, Wakil Ketua II Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd, Wakil Ketua III Achmad Sohib Hasani, dan Wakil Ketua IV Ahans Mahabie, S.S., M.A. Dalam forum diskusi, Ketua Baznas Jateng menekankan bahwa pengumpulan dan pendayagunaan zakat di Jawa Tengah harus diarahkan pada program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mustahik. “Baznas harus hadir tidak hanya sebagai lembaga penghimpun, tetapi juga sebagai motor pemberdayaan masyarakat miskin melalui program terukur, seperti RTLH, bantuan usaha, hingga pelatihan kewirausahaan,” tegas Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, MSi. Selain itu, audiensi ini juga membahas penguatan tata kelola zakat di tingkat kabupaten/kota sesuai amanat Pasal 55 yang menegaskan bahwa pengumpulan zakat dilakukan oleh Baznas Kabupaten/Kota secara resmi dan terstruktur. Hal ini penting guna meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas jangkauan penerima manfaat. Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengapresiasi peran Baznas yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab dan Baznas terus diperkuat, khususnya dalam menjangkau warga miskin ekstrem. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran program-program Baznas. Melalui sinergi ini, kami optimis angka kemiskinan di Wonogiri bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya. Pimpinan Baznas Wonogiri turut memaparkan program yang telah dijalankan di tingkat lokal, termasuk pembangunan rumah tidak layak huni, pemberian modal usaha produktif, serta pembinaan mustahik secara berkelanjutan. Ketua Baznas Wonogiri, H. Yazid, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran. Audiensi ini menghasilkan kesepahaman antara Baznas Provinsi dan Kabupaten, bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi, dukungan regulasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan, dukungan pemerintah, serta optimalisasi penghimpunan ZIS, diharapkan peran Baznas akan semakin strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Wonogiri.
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Salurkan 25 Paket Sembako dalam Kegiatan Bakti Sosial HUT TNI yang ke-80
Baznas Wonogiri Salurkan 25 Paket Sembako dalam Kegiatan Bakti Sosial HUT TNI yang ke-80
Wonogiri – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan 25 paket sembako. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 24 September 2025, sebagai bentuk sinergi antara Baznas dan institusi TNI dalam membantu warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan di Kodim 0728/Wonogiri dan diserahkan langsung oleh Bapak Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd., M.I.P., dengan menggandeng Baznas Wonogiri sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua Baznas Wonogiri, Drs. H. Yazid, MSI, menyampaikan bahwa keikutsertaan Baznas dalam kegiatan sosial ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan pelayanan umat. “Kami menyambut baik ajakan kerja sama dari Kodim Wonogiri. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat miskin yang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya. Dandim 0728/Wonogiri dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Baznas sebagai mitra dalam kegiatan bakti sosial. Menurutnya, kehadiran lembaga zakat seperti Baznas sangat penting dalam mendukung program TNI yang menyasar langsung masyarakat di akar rumput. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Baznas Wonogiri atas kontribusi nyatanya dalam kegiatan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya. Melalui momentum HUT Kodim ini, Baznas Wonogiri berharap semangat kolaborasi antara lembaga keagamaan dan militer dapat terus tumbuh, guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Salurkan Bantuan Makan Siang untuk Petugas Pemadam Kebakaran, Aparat dan Korban Kebakaran Pasar Kota Wonogiri
Baznas Wonogiri Salurkan Bantuan Makan Siang untuk Petugas Pemadam Kebakaran, Aparat dan Korban Kebakaran Pasar Kota Wonogiri
Wonogiri – Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan 105 makan siang dan air mineral untuk para petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, serta masyarakat korban terdampak. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I Baznas Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., di lokasi kejadian. Mereka menyampaikan bahwa kehadiran Baznas di tengah masyarakat bukan hanya dalam bentuk program jangka panjang, tetapi juga aksi cepat tanggap saat terjadi bencana atau musibah. “Ini adalah wujud empati dan dukungan kami kepada para petugas yang bekerja tanpa lelah serta masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban di tengah situasi sulit,” ujar Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd Baznas Wonogiri juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petugas pemadam kebakaran, aparat TNI/Polri, serta relawan yang sigap membantu proses evakuasi dan pengamanan di lokasi kebakaran. Selain itu, Baznas terus melakukan pemantauan lapangan untuk merespons kebutuhan lanjutan dari masyarakat terdampak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang bertujuan untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat, dengan prinsip kemanusiaan, kecepatan, dan kebermanfaatan. Baznas Wonogiri turut mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Ke depan, Baznas siap bersinergi dengan pihak terkait untuk membantu pemulihan pasca kebakaran.
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan BKD Wonogiri Sinergi Perkuat Pengelolaan Zakat ASN
BAZNAS dan BKD Wonogiri Sinergi Perkuat Pengelolaan Zakat ASN
Dalam rangka meningkatkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi strategis bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, di kantor BKD Wonogiri. Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat dan staf BKD serta Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., bersama tim teknis BAZNAS. Audiensi membahas dua fokus utama yakni penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS secara rutin, transparan, dan akuntabel di lingkungan BKD, serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal sebagai mitra aktif BAZNAS dalam pengelolaan dan pelaporan zakat. BAZNAS menekankan bahwa peran BKD sangat strategis dalam mendorong partisipasi ASN untuk berzakat secara terorganisir dan profesional. BKD menyambut baik program ini dan berkomitmen segera membentuk pengurus UPZ internal sebagai langkah nyata mendukung gerakan zakat di lingkungan kepegawaian daerah. Melalui sinergi ini, diharapkan pengelolaan zakat ASN BKD Wonogiri dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat sosial yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan DPU Wonogiri Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS dan Pembentukan UPZ
BAZNAS dan DPU Wonogiri Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi strategis dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonogiri pada Selasa. 23 September 2025, bertempat di Kantor DPU Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program BAZNAS dalam memperkuat pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta memperluas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perangkat daerah. Audiensi tersebut dihadiri oleh Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonogiri, Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., bersama tim teknis. Dalam pertemuan ini dibahas dua agenda utama: Penguatan mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dari ASN DPU secara rutin, transparan, dan akuntabel; Pengaktifan kepengurusan UPZ internal yang akan menjadi mitra aktif BAZNAS dalam pelaporan, penghimpunan, dan distribusi zakat kepada masyarakat yang membutuhkan (mustahik). BAZNAS menyampaikan pentingnya sinergi dengan DPU sebagai salah satu dinas teknis yang berperan dalam pembangunan infrastruktur daerah. Melalui partisipasi ASN dalam gerakan zakat, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial dapat tumbuh seiring pembangunan fisik yang dilaksanakan oleh DPU. Pihak DPU menyambut positif program tersebut dan menyatakan kesiapan membentuk pengurus UPZ sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan zakat. DPU dan BAZNAS akan terus berkoordinasi untuk memastikan pengelolaan ZIS dilakukan secara tertib, profesional, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Penguatan Zakat, BAZNAS Wonogiri Audiensi Strategis dengan BPS Kabupaten Wonogiri
Penguatan Zakat, BAZNAS Wonogiri Audiensi Strategis dengan BPS Kabupaten Wonogiri
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali memperluas sinergi pengelolaan zakat melalui audiensi strategis dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Kantor BPS Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat mekanisme pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan) BPS serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bentuk dukungan kelembagaan terhadap gerakan zakat yang dikelola secara profesional dan sesuai syariah. Pertemuan dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pegawai BPS Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, didampingi tim teknis pelaksana program ZIS. Dalam audiensi tersebut, dibahas dua agenda utama: Penguatan sistem penghimpunan dan distribusi dana ZIS dari BPS secara rutin, transparan, dan terintegrasi dengan sistem BAZNAS; Pembentukan pengurus UPZ internal BPS, yang akan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengelola zakat termasuk pelaporan dan penyaluran kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik). BAZNAS menekankan bahwa keterlibatan instansi vertikal seperti BPS sangat strategis dalam membangun budaya zakat, karena BPS tidak hanya menjadi agen data pembangunan, tetapi juga dapat berkontribusi langsung dalam mendukung kesejahteraan sosial melalui zakat. Pihak BPS menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk segera menunjuk pengurus UPZ serta bersinergi aktif dengan BAZNAS dalam program-program sosial berbasis zakat. Dengan kerja sama ini, BAZNAS berharap BPS Wonogiri dapat menjadi contoh dalam pengelolaan zakat secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Sinergi Zakat: BAZNAS Wonogiri Audiensi Bersama Kesbangpol Bahas Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Sinergi Zakat: BAZNAS Wonogiri Audiensi Bersama Kesbangpol Bahas Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam rangka memperluas jaringan pengelolaan zakat di lingkungan pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi strategis dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Kesbangpol Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kesbangpol, serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat yang terstruktur dan berkelanjutan. Pertemuan dihadiri oleh Pegawai Badan Kesbangpol Kabupaten Wonogiri Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan bersama tim teknis. Dalam audiensi tersebut, dibahas dua poin utama: Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS ASN Kesbangpol secara rutin, transparan, dan akuntabel; Pembentukan pengurus UPZ internal, yang akan menjadi mitra BAZNAS dalam proses pengumpulan zakat serta pelaporan dan pendistribusian dana zakat kepada mustahik yang membutuhkan. BAZNAS menekankan pentingnya keterlibatan semua instansi pemerintah, termasuk Kesbangpol, dalam gerakan zakat. Selain sebagai kewajiban agama, zakat merupakan bentuk tanggung jawab sosial ASN dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat. Pihak Kesbangpol menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk segera membentuk kepengurusan UPZ. Sinergi ini diharapkan mampu membangun budaya zakat yang kuat di kalangan ASN dan memberikan dampak sosial yang lebih luas melalui pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Sinergi ZIS, BAZNAS Wonogiri Audiensi dengan Prokopim Setda untuk Penguatan Pengelolaan Zakat ASN
Sinergi ZIS, BAZNAS Wonogiri Audiensi dengan Prokopim Setda untuk Penguatan Pengelolaan Zakat ASN
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri terus menggencarkan upaya sinergi antarinstansi dalam penguatan pengelolaan zakat. Pada Selasa, 23 September 2025, BAZNAS melaksanakan audiensi strategis bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri, bertempat di ruang kerja Prokopim Setda Wonogiri. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya penguatan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan ASN, serta mendorong terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkup Prokopim Setda sebagai bagian dari kontribusi ASN dalam pembangunan sosial kemasyarakatan. Audiensi dihadiri oleh Pegawai Prokopim Setda Wonogiri. Sementara dari pihak BAZNAS hadir Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua agenda utama: Penguatan sistem penghimpunan ZIS ASN secara terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan Prokopim Setda; Koordinasi teknis pembentukan UPZ yang akan menjadi mitra resmi BAZNAS dalam pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan hingga pelaporan dan penyaluran kepada mustahik secara transparan dan akuntabel. BAZNAS menegaskan bahwa keterlibatan ASN di instansi strategis seperti Prokopim sangat penting, karena memiliki jangkauan komunikasi dan pengaruh yang luas dalam mengedukasi dan menggerakkan kepedulian sosial. Pihak Prokopim menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung gerakan zakat ASN serta segera menindaklanjuti pembentukan pengurus UPZ internal. Melalui kerja sama ini, BAZNAS berharap nilai-nilai zakat dapat semakin membumi di lingkungan pemerintahan, serta menjadi kekuatan kolektif dalam membangun kesejahteraan masyarakat Wonogiri.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan Pengadilan Agama Sinergi Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
BAZNAS Wonogiri dan Pengadilan Agama Sinergi Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat jejaring pengelolaan zakat di instansi vertikal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi strategis dengan Pengadilan Agama (PA) Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Pengadilan Agama Wonogiri. Audiensi ini menjadi langkah penting untuk memperluas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan ASN, khususnya di lembaga peradilan agama yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat. Audiensi ini dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonogiri, Bapak Moh. Rivai, S.H.I., M.H., beserta jajaran hakim, pejabat struktural, dan staf. Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani, bersama tim teknis dari BAZNAS Wonogiri. Pertemuan membahas dua fokus utama: Penguatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari ASN dan pegawai Pengadilan Agama secara rutin dan profesional. Pembentukan kepengurusan UPZ Pengadilan Agama, yang akan bertugas mengelola dana zakat dari internal ASN secara transparan dan akuntabel, sekaligus menjadi sarana pembinaan kesadaran sosial dan spiritual. BAZNAS Wonogiri menilai, instansi hukum dan keagamaan seperti Pengadilan Agama memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan zakat. Keterlibatan ASN PA dalam zakat bukan hanya kewajiban syariah, tapi juga bentuk kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan sosial melalui penguatan lembaga zakat resmi. Pihak Pengadilan Agama menyambut positif inisiatif pembentukan UPZ dan menyatakan kesiapannya untuk segera menunjuk pengurus UPZ internal. Ke depan, UPZ PA Wonogiri akan menjadi mitra aktif BAZNAS dalam penghimpunan zakat dan pelaporan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS berharap Pengadilan Agama Wonogiri menjadi contoh dalam pengelolaan zakat yang profesional di instansi vertikal. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat peran ASN dalam zakat, tetapi juga mendorong gerakan zakat sebagai bagian dari pelayanan umat dan pemberdayaan masyarakat.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Perkuat Sinergi Sosial, BAZNAS Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri Bahas Pengumpulan ZIS
Perkuat Sinergi Sosial, BAZNAS Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri Bahas Pengumpulan ZIS
Wonogiri — Dalam rangka memperluas sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi vertikal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi strategis bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0728/Wonogiri pada Rabu, 24 September 2025, bertempat di Markas Kodim 0728/Wonogiri. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Kodim 0728/Wonogiri. Audiensi dihadiri oleh Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd., M.I.P. Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani Pertemuan ini menitikberatkan pada dua agenda utama: Penguatan mekanisme penghimpunan dan distribusi ZIS dari prajurit dan ASN di lingkungan Kodim 0728/Wonogiri secara rutin, transparan, dan akuntabel. Pembentukan kepengurusan UPZ Kodim yang akan bekerja sama langsung dengan BAZNAS dalam pengelolaan zakat internal serta pelaporan dan penyalurannya kepada mustahik yang tepat sasaran. Sebagai institusi yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan berbagai kegiatan sosial kewilayahan, Kodim 0728/Wonogiri dinilai strategis untuk menjadi mitra dalam penguatan gerakan zakat. ASN TNI dapat menyalurkan zakat secara lebih terorganisir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Komandan Kodim menyambut baik program tersebut dan menekankan bahwa zakat adalah bagian dari tanggung jawab moral dan sosial anggota TNI sebagai pelindung rakyat. Dengan kerja sama ini, BAZNAS berharap Kodim 0728/Wonogiri dapat menjadi pelopor gerakan zakat di lingkungan TNI di wilayah Kabupaten Wonogiri, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dalam rangka membangun kesejahteraan masyarakat.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Sinergi Zakat: BAZNAS Wonogiri dan Dinas Kesehatan Bahas Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Sinergi Zakat: BAZNAS Wonogiri dan Dinas Kesehatan Bahas Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri terus memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui kolaborasi strategis dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Audiensi dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 23 September 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan. Audiensi ini dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Perencanaan Bapak Bondan bersama jajaran pegawai dan staf Dinkes. Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Pimpinan BAZNAS Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani didampingi oleh staf teknis BAZNAS Kabupaten Wonogiri Annissa Shinta Dewi, S.E., Dea Pungky Febriana, S.Pd Pertemuan ini bertujuan untuk menguatkan sistem pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan ASN Dinas Kesehatan serta membahas pembentukan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang akan bertugas mengelola zakat ASN secara rutin, transparan, dan akuntabel. Pembentukan UPZ merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam membangun budaya zakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial ASN. Di lingkungan Dinas Kesehatan, hal ini menjadi penting karena ASN di sektor kesehatan juga berperan besar dalam membantu kelompok masyarakat yang rentan dan membutuhkan, baik secara kesehatan maupun kesejahteraan. Dinas Kesehatan menyambut baik inisiatif pembentukan UPZ dan menyatakan kesiapannya untuk menunjuk pengurus internal dalam waktu dekat. UPZ tersebut akan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam proses penghimpunan dan pelaporan zakat ASN di lingkungan Dinkes. Setelah pembentukan pengurus, UPZ Dinas Kesehatan akan mulai aktif melakukan pengumpulan zakat ASN secara berkala. Dana yang terkumpul akan dikelola dan disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri kepada mustahik yang membutuhkan, dengan prinsip akuntabilitas dan tepat sasaran. Melalui sinergi ini, BAZNAS berharap Dinas Kesehatan dapat menjadi teladan dalam penguatan zakat di sektor kesehatan, yang tidak hanya menyembuhkan secara fisik tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial melalui zakat.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Gandeng Sekretariat DPRD untuk Perkuat ZIS dan Pembentukan UPZ
BAZNAS Wonogiri Gandeng Sekretariat DPRD untuk Perkuat ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan pemerintahan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi bersama Sekretariat DPRD Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 23 September 2025, bertempat di Ruang Sekretariat DPRD Kabupaten Wonogiri. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas jangkauan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk di lembaga legislatif. Audiensi ini dihadiri oleh Kasubag TU dan Kepegawaian Bapak Syamsyu Widayat, S.Sos beserta jajaran staf dan pegawai Sekretariat DPRD. Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani didampingi oleh staf teknis BAZNAS Kabupaten Wonogiri Annissa Shinta Dewi, S.E., Dea Pungky Febriana, S.Pd. dan Audiensi ini membahas dua hal pokok: Penguatan pengumpulan dan penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para ASN dan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD secara terstruktur dan profesional. Pengaktifan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Sekretariat DPRD, sebagai sarana penghimpunan zakat rutin sekaligus pembinaan kesadaran sosial dan spiritual bagi ASN. BAZNAS Wonogiri menegaskan bahwa keberadaan UPZ di setiap instansi pemerintah, termasuk lembaga legislatif, sangat penting untuk memastikan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung kepada mustahik. ASN sebagai bagian dari masyarakat memiliki peran sosial dalam mendukung program-program kemanusiaan dan kesejahteraan. Dengan sinergi ini, BAZNAS berharap zakat yang dihimpun dari ASN Sekretariat DPRD dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat Wonogiri yang membutuhkan.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan Dinas Lingkungan Hidup Sinergikan Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
BAZNAS Wonogiri dan Dinas Lingkungan Hidup Sinergikan Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri terus memperluas jaringan pengelolaan zakat di lingkungan perangkat daerah dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wonogiri. Audiensi strategis ini dilaksanakan pada Senin, 22 September 2025, bertempat di Ruang Pertemuan DLH Kabupaten Wonogiri, dengan tujuan memperkuat pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan DLH. Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wonogiri, Bapak Ir. Toto Prasodjo, MM, beserta jajaran pegawai DLH. Dari pihak BAZNAS hadir Wakil Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani dan Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A., bersama staf pendukung. Dalam audiensi tersebut, dibahas dua poin penting: Penguatan pengumpulan dan distribusi dana ZIS dari ASN DLH untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal, transparan, dan terstruktur. Pembentukan kepengurusan UPZ di lingkungan DLH, sebagai upaya membangun kesadaran berzakat di kalangan ASN serta mempercepat proses penghimpunan dan pelaporan zakat. Pembentukan UPZ di setiap perangkat daerah merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS Wonogiri dalam membangun budaya zakat sebagai tanggung jawab sosial umat, khususnya para ASN, agar zakat bisa menjadi solusi nyata dalam pengentasan masalah sosial di masyarakat. DLH menyambut baik inisiatif tersebut dan mendukung program zakat. Dengan sinergi ini, BAZNAS berharap pengelolaan zakat di OPD Kabupaten Wonogiri, termasuk DLH, akan semakin baik, terarah, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA01/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.

Lihat Daftar Rekening →