Berita Terbaru
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Hadiri Rakornas BAZNAS RI 2026, Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Zakat
WONOGIRI – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
BAZNAS Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, S.S., M.A., bersama Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Achmad Sohib Hasani. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan serta mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Rakornas BAZNAS RI menjadi forum strategis bagi jajaran BAZNAS pusat dan daerah untuk memperkuat koordinasi kebijakan, menyelaraskan program kerja, serta meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Bagi BAZNAS Kabupaten Wonogiri, keikutsertaan dalam Rakornas ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengembangkan strategi pengelolaan zakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat daerah. Optimalisasi potensi ZIS diharapkan dapat mendukung berbagai program pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan mustahik.
Melalui partisipasi dalam Rakornas BAZNAS RI Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki dan mustahik, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan, dan memastikan pengelolaan dana ZIS berjalan secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.
BERITA15/10/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Bersama Bank Mandiri KC Wonogiri Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah melalui Program TJSL
WONOGIRI – Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Wonogiri melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah bagi masjid dan musala melalui BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut berupa sajadah, sarung, mukena, dan Al-Qur’an.
Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan di Masjid At-Taqwa Wonogiri, Rabu (30/9/2026). Bantuan diserahkan oleh Kepala Cabang Bank Mandiri KC Wonogiri kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri untuk selanjutnya disalurkan kepada masjid dan musala yang membutuhkan.
Program TJSL tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri dalam mendukung kebutuhan sarana dan perlengkapan ibadah di masyarakat. Melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, bantuan diharapkan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi jamaah.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri KC Wonogiri atas sinergi dan kepercayaan dalam penyaluran bantuan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung berbagai program sosial dan keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.
BERITA30/09/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Bersama UPZ Kecamatan Giriwoyo
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri melakukan kegiatan penguatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bersama UPZ Kecamatan Giriwoyo pada Rabu, 16 September 2026 di Pendopo Kecamatan Giriwoyo. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Sekretaris Kecamatan Giriwoyo beserta jajarannya, Pengurus UPZ Kecamatan Giriwoyo, Kepala desa se-Kecamatan Giriwoyo, perwakilan instansi dan dinas, serta lembaga Islam di wilayah Kecamatan Giriwoyo
Kegiatan penguatan ZIS ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan sinergi bersama UPZ di tingkat kecamatan. Melalui kegiatan tersebut, seluruh unsur yang hadir diajak untuk bersama-sama mendorong kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat serta membiasakan infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri Ahans Mahabie menekankan pentingnya mengoptimalkan pengumpulan ZIS di Kecamatan Giriwoyo. Menurutnya, peningkatan pengumpulan ZIS perlu diiringi dengan pengelolaan dan pentasarufan yang baik agar dana yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ahans juga menyampaikan bahwa peran UPZ sangat penting dalam mendekatkan pengelolaan ZIS kepada masyarakat. Dengan dukungan pemerintah desa, instansi, dinas, dan lembaga Islam, potensi ZIS di Kecamatan Giriwoyo diharapkan dapat dihimpun secara lebih optimal dan kemudian disalurkan melalui program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua UPZ Kecamatan Giriwoyo Zaenal Arifin memaparkan mengenai manfaat dan pentingnya ZIS bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pengumpulan ZIS bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan masyarakat Giriwoyo.
Zaenal juga mengajak seluruh kepala desa, instansi, dinas, dan lembaga Islam yang hadir untuk turut berperan dalam menggalakkan pengumpulan ZIS. Menurutnya, semakin banyak unsur yang terlibat, semakin besar pula potensi ZIS yang dapat dihimpun dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat Giriwoyo.
Sebagai bagian dari tindak lanjut kegiatan, dilakukan pembagian kencleng infak kepada masing-masing lembaga dan instansi yang hadir. Kencleng tersebut diharapkan dapat menjadi sarana sederhana untuk mendorong kebiasaan berinfak secara rutin di lingkungan masing-masing sekaligus memacu peningkatan pengumpulan ZIS.
Pembagian kencleng juga menjadi langkah nyata untuk membangun gerakan infak yang lebih dekat dengan masyarakat. Infak yang terkumpul nantinya dapat dikelola melalui UPZ dan menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan pengelolaan ZIS.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri bersama UPZ Kecamatan Giriwoyo berharap sinergi dengan pemerintah desa, instansi, dinas, dan lembaga Islam dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang baik, pengumpulan dan pentasarufan ZIS di Kecamatan Giriwoyo diharapkan semakin optimal serta mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
BERITA17/09/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Turut Dukung Launching MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah
SEMARANG – Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Achmad Sohib Hasani, menghadiri rangkaian launching dan kegiatan awal Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Wonogiri terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional yang tahun ini digelar di Jawa Tengah setelah hampir 47 tahun sejak terakhir kali menjadi tuan rumah pada 1979. MTQ Nasional XXXI diikuti sebanyak 2.242 peserta, terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.
Pimpinan BAZNAS Wonogiri, Achmad Sohib Hasani menyampaikan bahwa penyelenggaraan MTQ Nasional bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam, membangun kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Wonogiri turut mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ Nasional XXXI sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia berharap semangat MTQ dapat terus tumbuh hingga ke tingkat daerah dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah juga dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan mendapat apresiasi. Dalam kegiatan malam ta’aruf di Semarang, Menteri Agama menilai persiapan Jawa Tengah sangat baik dan menyebut MTQ kali ini menjadi salah satu penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menempatkan MTQ sebagai momentum mempererat persatuan serta menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, termasuk bazar UMKM yang melibatkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
BERITA14/09/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Peduli Kesehatan Anak, Salurkan Bantuan untuk Warga Nguntoronadi
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan kesehatan kepada seorang anak asal Kecamatan Nguntoronadi.
Bantuan tersebut diserahkan pada Senin, 7 September 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam membantu masyarakat, khususnya mustahik yang sedang menghadapi kebutuhan dan biaya kesehatan.
Melalui bantuan kesehatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap dapat membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan anak.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan dan kesehatan. Dukungan dari para muzaki dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA07/09/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
Audiensi BAZNAS Wonogiri dan Kemenag Perkuat Sinergi Pengelolaan dan Pelaporan ZIS
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Wonogiri.
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan Laporan Triwulan I-2 sebagai bagian dari pelaksanaan koordinasi dan pelaporan program. Selain itu, pertemuan juga membahas berbagai hal terkait penguatan pengelolaan ZIS serta peningkatan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Bapak Hariyadi, menyampaikan dukungannya terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Dukungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana ZIS secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Melalui audiensi ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi dalam mendukung optimalisasi potensi ZIS di Kabupaten Wonogiri. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah serta memperluas manfaatnya bagi para mustahik.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat.
BERITA27/08/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Resmikan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
Wonogiri– BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri secara resmi meluncurkan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri yang berlokasi di Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan.
Balai Ternak Wonogiri merupakan Balai Ternak Domba/Kambing ke-57 dari total 79 titik program Balai Ternak yang dikembangkan oleh BAZNAS RI di berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan balai ternak ini dilaksanakan melalui kerja sama antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan launching dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, unsur Forkopimda Kecamatan Eromoko, Camat Eromoko, Kepala Desa Sumberharjo, Perwakilan BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Sukoharjo, Pimpinan BAZNAS Klaten serta Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm sebagai penerima manfaat program.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menyampaikan bahwa Balai Ternak merupakan salah satu program pemberdayaan unggulan BAZNAS yang bertujuan mengubah mustahik menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.
"Program ini bukan sekadar memberikan bantuan ternak, tetapi membangun sistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami berharap para peternak mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperoleh pendapatan yang lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujarnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Rujito, yang hadir mewakili Bupati Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri atas hadirnya program Balai Ternak di Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan dan pemberdayaan ekonomi.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri yang telah menghadirkan program Balai Ternak ini. Kami berharap bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan ternak semata, tetapi mampu menjadi usaha produktif yang berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga peternak, membuka lapangan usaha baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Wonogiri siap mendukung keberlangsungan program ini melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan," ungkapnya.
Program Balai Ternak Wonogiri melibatkan 20 orang peternak dengan total populasi awal sebanyak 42 ekor domba. Total nilai program mencapai Rp517.460.000,00, yang terdiri atas dukungan dari BAZNAS RI sebesar Rp417.460.000,00 dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebesar Rp100.000.000,00.
Melalui program ini, para peternak tidak hanya memperoleh bantuan ternak, tetapi juga mendapatkan pengembangan usaha secara menyeluruh. Program mencakup budidaya Kambing Perah Saanen dan Peranakan Etawa (PE), pengembangan rumah kompos untuk produksi pupuk organik padat dan cair, penerapan Integrated Farming System, pengembangan usaha pemerahan susu, serta usaha penggemukan ternak untuk memenuhi kebutuhan pasar harian.
Selain dukungan sarana dan prasarana, para peternak juga akan memperoleh pendampingan intensif dari tenaga pendamping guna meningkatkan kemampuan teknis, manajemen usaha, serta penguatan kelembagaan kelompok ternak sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Dengan diluncurkannya Balai Ternak Wonogiri, diharapkan program ini menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mampu meningkatkan pendapatan mustahik, menciptakan usaha yang berdaya saing, serta menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan umat di Kabupaten Wonogiri.
BERITA16/07/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Laporkan Pengelolaan ZIS kepada Bupati, Perkuat Program Yatim Bahagia dan Launching Balai Ternak
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bupati Wonogiri di ruang kerja Bupati Wonogiri pada Rabu (10/6/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sekaligus memaparkan sejumlah program strategis yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan perkembangan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS yang telah dikelola secara amanah dan profesional untuk membantu masyarakat Kabupaten Wonogiri melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri selama ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. Sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah diharapkan terus diperkuat agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selain menyampaikan laporan pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga memaparkan dua agenda besar yang akan segera dilaksanakan, yakni Program Yatim Bahagia Muharram 1448 H dan Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm.
Program Yatim Bahagia Muharram merupakan kegiatan santunan dan pemberdayaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Wonogiri yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Melalui program ini, BAZNAS Wonogiri menargetkan ratusan anak yatim untuk menerima bantuan pendidikan dan kebutuhan penunjang lainnya sebagai bentuk kepedulian serta upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka di bulan yang penuh keberkahan.
Sementara itu, Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm menjadi langkah nyata BAZNAS dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik. Balai ternak tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan usaha peternakan berbasis kelompok yang tidak hanya meningkatkan produktivitas peternak, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.
Bupati Wonogiri, Setyo Suksrno menyambut baik laporan dan rencana program yang disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Beliau mengapresiasi kinerja BAZNAS yang terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.
Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA10/06/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Serahkan Sertifikat Penghargaan dan Laporan Kurban Berkah kepada Mudhohi
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan Program Kurban Berkah Tahun 2026 kepada para mudhohi (pekurban) yang telah berpartisipasi melalui BAZNAS Wonogiri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (5/6/2026) sebagai bentuk apresiasi dan pertanggungjawaban program.
Penyerahan dilakukan kepada Direktur PT BPR BKK Wonogiri, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan tersebut, tim BAZNAS Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi yang telah diberikan dalam mendukung Program Kurban Berkah BAZNAS.
Selain sertifikat penghargaan, BAZNAS Wonogiri juga menyerahkan laporan pelaksanaan kurban yang berisi informasi mengenai proses penyembelihan, pendistribusian, serta penerima manfaat program. Laporan tersebut menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam mengelola amanah para mudhohi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa penyampaian laporan dan sertifikat penghargaan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan para mitra yang telah menyalurkan ibadah kurbannya melalui BAZNAS.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui BAZNAS Wonogiri. Penyerahan sertifikat dan laporan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan. Semoga sinergi kebaikan ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.
Program Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendistribusikan daging kurban secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri. Melalui kolaborasi bersama berbagai instansi, lembaga, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan adanya penyerahan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan kurban ini, BAZNAS Wonogiri berharap hubungan kemitraan dengan para mudhohi dapat terus terjalin dengan baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS pada tahun-tahun mendatang.
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Gelar Bimtek dengan Pengurus UPZ RSUD untuk Optimalkan Pengelolaan ZIS
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri (RSUD) Kabupaten Wonogiri pada Kamis (4/6/2026) bertempat di Kantor RSUD Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan RSUD Kabupaten Wonogiri.
Bimtek diikuti oleh pengurus UPZ RSUD Kabupaten Wonogiri. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Wonogiri menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan, yaitu Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Achmad Sohib Hasani.
Materi yang disampaikan meliputi regulasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), penguatan peran dan fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta strategi optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD Kabupaten Wonogiri. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami tata kelola pengelolaan zakat yang baik serta mampu meningkatkan kontribusi UPZ dalam mendukung program-program kemaslahatan umat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran penting sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengurus UPZ perlu terus dilakukan agar pengelolaan ZIS semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengurus UPZ RSUD Kabupaten Wonogiri semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga penghimpunan ZIS dapat berjalan lebih optimal dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan serta peluang dalam pengelolaan zakat di lingkungan instansi. BAZNAS Wonogiri berharap sinergi yang telah terjalin dengan RSUD Kabupaten Wonogiri dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran berzakat dan memperluas manfaat program-program sosial kemanusiaan di Kabupaten Wonogiri.
BERITA09/06/2026 | HUMAS BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI
Sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Wonogiri Hadirkan Kurban Berkah untuk Masyarakat Kabupaten Wonogiri
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Program Kurban Berkah Berdayakan Desa, program nasional dari BAZNAS RI. Kegiatan penyembelihan dilaksanakan pada Kamis (28/05/2026) di Pondok Pesantren Hanacaraka, Kabupaten Wonogiri, dengan melibatkan pengurus pondok, relawan, dan masyarakat setempat. Pada kegiatan tersebut, BAZNAS menyembelih 15 ekor kambing kurban yang selanjutnya didistribusikan kepada para santri dan masyarakat yang membutuhkan.
Program Kurban Berkah Berdayakan Desa merupakan salah satu program unggulan BAZNAS RI yang bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah kurban agar memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya melalui pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga melalui pemberdayaan peternak lokal dan penguatan ekonomi desa. Melalui program ini, hewan kurban berasal dari peternak binaan BAZNAS sehingga manfaatnya dapat dirasakan mulai dari hulu hingga hilir.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam menghadirkan keberkahan kurban bagi masyarakat. Selain menjadi sarana berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Iduladha, program ini juga menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan peternak desa melalui sistem pemberdayaan yang berkelanjutan.
Penyembelihan hewan kurban di Pondok Pesantren Hanacaraka berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban didistribusikan kepada para santri, masyarakat sekitar pesantren, serta keluarga kurang mampu yang telah terdata sebagai penerima manfaat.
Selain Program Kurban Berkah Berdayakan Desa, BAZNAS RI juga terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui lima pilar utama, yaitu bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah-advokasi. Kehadiran program kurban ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS RI dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak desa binaan di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa, BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta mendorong terwujudnya desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera melalui ekosistem kurban yang berkelanjutan.
"Kurban tidak hanya tentang berbagi daging, tetapi juga tentang memberdayakan peternak, menguatkan ekonomi desa, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat."
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Hadiri Penyerahan Bantuan 10 Unit RTLH untuk Kabupaten Wonogiri dari BAZNAS Jawa Tengah
SEMARANG — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri kegiatan pendistribusian bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah pada Rabu, (13/05/202) 6, bertempat di Gedung F SETDA Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Wonogiri menerima bantuan program RTLH sebanyak 10 unit untuk masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Jawa Tengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Wonogiri melalui program bantuan RTLH tersebut.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat,” ujarnya.
Melalui program ini, BAZNAS terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA13/05/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Terima Hibah Mobil Operasional dari Bank Indonesia Surakarta
WONOGIRI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menerima hibah satu unit mobil operasional jenis Toyota Fortuner tahun 2006 dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Surakarta pada Kamis (7/5/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan dan optimalisasi program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh BAZNAS Wonogiri.
Penyerahan hibah mobil dilakukan secara langsung oleh Kepala perwakilan Bank Indonesia Surakarta dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Mobil operasional ini nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, penyaluran bantuan, serta pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri.
Pihak Bank Indonesia Surakarta menyampaikan bahwa BAZNAS Wonogiri dinilai layak menerima hibah tersebut karena memiliki kinerja yang baik, profesional, dan terus menunjukkan perkembangan positif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan juga dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari Bank Indonesia Surakarta. Hibah kendaraan operasional ini diharapkan dapat semakin meningkatkan efektivitas pelayanan dan memperluas jangkauan distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Surakarta atas hibah mobil operasional ini. Amanah dan kepercayaan yang diberikan akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat dan penguatan program-program BAZNAS Wonogiri,” ujarnya.
Dengan adanya hibah kendaraan operasional tersebut, BAZNAS Wonogiri optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat distribusi bantuan, serta memperkuat peran dalam membantu masyarakat dan mewujudkan kesejahteraan umat di Kabupaten Wonogiri.
BERITA11/05/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
Polres Wonogiri Salurkan Zakat Fitrah Ramadhan 1447 H melalui BAZNAS Kabupaten Wonogiri
WONOGIRI — Polres Wonogiri menyalurkan zakat fitrah Ramadhan 1447 H melalui BAZNAS Kabupaten Wonogiri pada Senin, 16 Februari 2026. Penyerahan tersebut dilaksanakan di Masjid Al Ma’ruf Polres Wonogiri sebagai bentuk kepedulian dan komitmen jajaran Polres Wonogiri dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus mendukung pengelolaan zakat melalui lembaga resmi.
Zakat fitrah diserahkan oleh perwakilan Polres Wonogiri kepada BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan diterima langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Rizza. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polres Wonogiri dan BAZNAS dalam memperkuat penghimpunan zakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Melalui penyerahan zakat fitrah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para mustahik di Kabupaten Wonogiri serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen kepedulian sosial di tengah masyarakat. BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Wonogiri atas kepercayaan yang diberikan dalam pengelolaan dan penyaluran zakat kepada para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BERITA16/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Salurkan Pentarasufan Melalui GP Ansor untuk Posko Mudik di Tiga Titik
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan pentasarufan melalui Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wonogiri untuk mendukung penyelenggaraan posko mudik di tiga titik wilayah Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri pada Selasa (10/3/2026).
Penyaluran bantuan melalui GP Ansor ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dengan organisasi kepemudaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melintas di wilayah Wonogiri selama masa arus mudik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa pentasarufan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Melalui GP Ansor Wonogiri, posko mudik akan didirikan di tiga titik strategis guna memberikan pelayanan bagi para pemudik. Posko tersebut diharapkan dapat menjadi tempat singgah bagi para pemudik untuk beristirahat serta memperoleh berbagai layanan yang dibutuhkan selama perjalanan.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri melalui GP Ansor, diharapkan keberadaan posko mudik tersebut dapat membantu memberikan kenyamanan serta mendukung kelancaran perjalanan para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Wonogiri.
BERITA10/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Hadiri Safari Ramadhan Bupati di MTA Wonogiri Jatisrono
Wonogiri – BAZNAS Kabupaten Wonogiri turut menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Bupati Wonogiri yang dilaksanakan pada Senin (2/3/2026) di Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Cabang Jatisrono I, Kecamatan Jatisrono.
Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, pengurus MTA, serta masyarakat setempat.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya agenda seremonial, namun juga menjadi ruang strategis untuk menyampaikan pentingnya optimalisasi potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
“BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memastikan pengelolaan zakat memberikan dampak nyata bagi mustahik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mendukung program-program sosial keumatan, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Piagam Penghargaan IZN dari BAZNAS RI
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menorehkan capaian membanggakan dengan menerima Piagam Penghargaan dari BAZNAS RI atas partisipasinya dalam Pelaksanaan Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat Tahun 2025.
Piagam penghargaan tersebut bernomor B/0542/BMRK-BKPU/KD.02.14/2/2026, diterbitkan di Jakarta pada 23 Februari 2026, dan ditandatangani langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam mendukung pengelolaan zakat yang terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Partisipasi aktif dalam pengukuran Indeks Zakat Nasional menjadi indikator penting dalam memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai prinsip transparansi, profesionalitas, dan kebermanfaatan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pengurus, amil, serta dukungan para muzaki dan mitra Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Wonogiri.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Wonogiri agar semakin optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Indeks Zakat Nasional (IZN) sendiri merupakan instrumen evaluasi yang digunakan untuk mengukur kinerja pengelolaan zakat secara nasional, baik dari aspek kelembagaan, pengumpulan, pendistribusian, maupun dampak terhadap mustahik. Melalui pengukuran ini, BAZNAS daerah dapat mengetahui capaian kinerja sekaligus melakukan perbaikan berkelanjutan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak, sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Wonogiri.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
Sinergi Kuat untuk Umat: BAZNAS Wonogiri Hadiri Penyerahan Modal Usaha bagi 200 Mustahik Produktif di Solo
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri kegiatan Penyerahan Bantuan Modal Usaha bagi 200 mustahik produktif yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (26/02/2026) di Harris Hotel & Convention Solo.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Wakil Ketua III, Achmad Sohib Hasani, beserta staf. Kehadiran ini menjadi wujud komitmen dan dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digulirkan di tingkat provinsi.
Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah serta BAZNAS kabupaten/kota yang diundang, dengan total 200 mustahik penerima manfaat dari wilayah Kota Surakarta, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Sragen. Masing-masing mustahik menerima bantuan modal usaha sebesar Rp3.000.000 untuk mendukung pengembangan usaha produktif mereka.
Melalui program zakat produktif ini, diharapkan para penerima manfaat mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, serta secara bertahap bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki. Sinergi antar-BAZNAS ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan kebermanfaatan zakat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Tengah.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
Perkuat Tata Kelola Zakat dari Masjid untuk Umat, BAZNAS Kabupaten Wonogiri Hadirkan Layanan Konsultasi dan Fasilitasi Pembentukan UPZ
WONOGIRI — Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di tingkat masjid, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadirkan layanan konsultasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sekaligus memfasilitasi pembuatan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid. Layanan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong pengelolaan ZIS yang lebih tertib, amanah, dan sesuai syariat.
Konsultasi dilakukan secara langsung bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie dan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. Rizza Sitok Setiawan Dalam sesi tersebut, pengurus Masjid Al Falah Gor Giri Mandala Wonogiri dan Masjid Al Barokah Donoharjo mendapatkan pendampingan terkait mekanisme penghimpunan, pencatatan, pelaporan, hingga penyaluran dana ZIS agar berjalan transparan dan akuntabel.
Selain itu, fasilitasi penerbitan SK UPZ masjid diharapkan mampu memperkuat legalitas dan kelembagaan pengelolaan zakat di lingkungan masjid. Dengan adanya UPZ yang resmi dan terstruktur, potensi zakat di masyarakat dapat dihimpun secara optimal dan disalurkan lebih tepat sasaran kepada mustahik.
Melalui langkah ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri mengajak seluruh pengurus masjid untuk bersama-sama memperkuat peran masjid sebagai pusat keberkahan, edukasi, dan pemberdayaan umat, sehingga manfaat zakat semakin luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
BERITA25/02/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
Gerakan Wonogiri Peduli, Donasi Rp1,53 Miliar Disalurkan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera
WONOGIRI — Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan unsur terkait menggelar Pernyataan Bersama Gerakan Wonogiri Peduli Bencana Alam Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada Jumat (26/12/2025) di Ruang Kerja Bupati Wonogiri. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas masyarakat Wonogiri terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, PMI Kabupaten Wonogiri BAZNAS Kabupaten Wonogiri, lembaga-lembaga amil zakat seperti Lazismu, Lazis Jateng, Solo Peduli, Laz Safara, dan LAZ MKU, serta organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, dan masyarakat Kabupaten Wonogiri.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Wonogiri atas partisipasi aktif dalam penggalangan dana kemanusiaan. “Ini menunjukkan betul-betul kepedulian masyarakat Wonogiri terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kepedulian tersebut kita wujudkan melalui donasi dari masyarakat Wonogiri sebesar Rp1.532.878.000 serta pengiriman relawan yang akan bertugas di lokasi bencana. Semoga para relawan senantiasa diberikan keselamatan dan saudara-saudara kita yang terdampak mendapatkan kekuatan serta pertolongan,” ujar Bupati.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Wonogiri atas kepercayaan, kepedulian, dan partisipasi dalam Gerakan Wonogiri Peduli. Donasi yang dihimpun merupakan amanah dari masyarakat yang telah menunjukkan solidaritas dan semangat gotong royong yang luar biasa dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana alam di Aceh dan Sumatera. Gerakan Wonogiri Peduli diharapkan menjadi penguat semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat dalam membantu sesama.
BERITA26/12/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.
Lihat Daftar Rekening →