Berita Terbaru
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Hadiri Rapat Koordinasi Pimpinan BAZNAS se-Solo Raya di Boyolali
Boyolali —17 September 2025, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan BAZNAS se-Solo Raya yang diselenggarakan di Boyolali. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS dari kabupaten/kota di wilayah Solo Raya, bertujuan untuk membahas berbagai agenda strategis terkait pengelolaan zakat, khususnya resolusi Rakornas dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan masjid.
Dalam rapat tersebut, para peserta melakukan diskusi intensif mengenai peran UPZ sebagai ujung tombak pengumpulan zakat di masyarakat. Pimpinan BAZNAS Se-Soloraya aktif berbagi pengalaman dan strategi bersama kabupaten lain yang sudah berhasil membentuk UPZ hingga ke tingkat desa bahkan RT. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergi dan efektivitas pengelolaan zakat agar tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Solo Raya menegaskan komitmennya untuk menjadi garda utama dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Solo Raya. Rapat ini juga membahas langkah-langkah konkret untuk memperluas jangkauan UPZ, meningkatkan transparansi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Dengan kolaborasi yang kuat antar BAZNAS kabupaten/kota, diharapkan pengelolaan zakat dapat berjalan lebih profesional dan memberikan manfaat yang lebih besar.
Rakor yang digelar di Boyolali ini juga menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi seluruh pimpinan BAZNAS se-Solo Raya dalam mewujudkan program-program zakat yang inovatif dan berkelanjutan. Pimpinan BAZNAS Wonogiri menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan hasil rapat koordinasi tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Audiensi BAZNAS dan DKPKP: Perkuat Pengelolaan ZIS di DKPKP Wonogiri
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 16 September 2025, bertempat di ruang rapat DKPKP. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan dan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan DKPKP.
Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pegawai DKPKP Kabupaten Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri, hadir Ketua BAZNAS, Bapak Drs. H. Yazid, M.Si, beserta staf BAZNAS, Bapak Fredian Ismoyo, S.H.I.
Pokok Bahasan dalam Pertemuan:
1. Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS di lingkungan DKPKP sebagai bagian dari upaya optimalisasi peran ASN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pangan, pertanian, dan nelayan.
2. Kepengurusan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di DKPKP untuk memfasilitasi pengumpulan zakat ASN secara tertib, rutin, dan sistematis.
Sebagai dinas yang membidangi ketahanan pangan, sektor pertanian, dan kelautan, DKPKP memiliki peran penting dalam membina masyarakat di sektor-sektor yang sangat bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar. Oleh karena itu, sinergi dengan BAZNAS dinilai strategis dalam memperluas jangkauan distribusi zakat kepada para petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di pedesaan yang tergolong sebagai kelompok rentan atau mustahik.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di setiap OPD, termasuk DKPKP, merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk:
· Meningkatkan potensi penghimpunan dana ZIS dari ASN,
· Menjamin akuntabilitas dan transparansi dalam penyaluran zakat sesuai dengan prinsip syariah,
· Menumbuhkan budaya berzakat sebagai bentuk kepedulian ASN terhadap kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran UPZ di DKPKP nantinya akan menjadi jembatan antara pegawai dan BAZNAS dalam proses penghimpunan zakat, mulai dari pemotongan rutin, pelaporan, hingga pendistribusian dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Audiensi ini menjadi titik awal dari sinergi berkelanjutan antara BAZNAS dan DKPKP Kabupaten Wonogiri dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, terencana, dan berdampak langsung bagi penguatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat Wonogiri.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan Disnakerin Wonogiri Bahas Penguatan Pengelolaan ZIS di Lingkungan Instansi
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 16 September 2025. Pertemuan yang digelar di Kantor Disnakerin Wonogiri ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga untuk mendukung pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I, Bapak Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Bapak Ihwanudin, S.Pd, M.Pd.
Fokus utama dalam pertemuan ini meliputi:
1. Penguatan mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dari ASN di lingkungan Disnakerin sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam menyejahterakan masyarakat.
2. Peningkatan peran aktif ASN dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel oleh BAZNAS.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Wonogiri menegaskan pentingnya kerja sama yang erat antara instansi pengelola zakat dan perangkat daerah untuk menciptakan sistem zakat yang berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk tenaga kerja industri, pelaku usaha kecil, serta kelompok rentan lainnya.
Sinergi dengan Disnakerin dinilai strategis, mengingat Disnakerin memiliki peran penting dalam pembinaan tenaga kerja dan pengembangan sektor industri lokal. Dengan dukungan dari ASN Disnakerin, diharapkan pengumpulan ZIS dapat dilakukan secara rutin, terstruktur, dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, BAZNAS dan Disnakerin Wonogiri akan terus menjalin koordinasi dalam membangun sistem pengelolaan ZIS yang tertib, efisien, dan berdampak luas, sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan Dinas PMD Perkuat Sinergi ZIS, Dorong Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 16 September 2025, bertempat di Ruang Pertemuan Dinas PMD Kabupaten Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan zakat sekaligus mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas PMD.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Kabid Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bapak Mustaqim, S.Sos beserta Pegawai PMD Kabupaten Wonogiri, Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil III BAZNAS, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam pertemuan yang berlangsung konstruktif tersebut, dibahas dua fokus utama:
1. Penguatan pengumpulan dan distribusi ZIS di lingkungan Dinas PMD sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab ASN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa.
2. Pembentukan UPZ internal Dinas PMD, yang akan menjadi sarana resmi penghimpunan zakat ASN dan penyalurannya secara transparan dan akuntabel kepada yang berhak menerima.
Pimpinan BAZNAS menegaskan bahwa kehadiran UPZ di setiap OPD, termasuk Dinas PMD, memiliki arti penting dalam meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan ASN serta memperkuat peran spiritual dan sosial mereka dalam pembangunan daerah. Melalui UPZ, proses penghimpunan zakat menjadi lebih terorganisir dan penyalurannya pun tepat sasaran.
Kepala Dinas PMD menyambut positif sinergi ini dan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BAZNAS dalam penguatan gerakan ZIS. Ia menambahkan bahwa Dinas PMD, yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan pemerintahan desa dan masyarakat akar rumput, memiliki potensi besar dalam mendukung distribusi zakat yang berkeadilan dan berdampak luas.
Sebagai langkah konkret, Dinas PMD akan segera menunjuk pengurus UPZ internal yang akan bekerja sama langsung dengan BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam proses pengumpulan, pelaporan, dan penyaluran zakat ASN di lingkungan Dinas PMD.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan Dinas Perhubungan Perkuat Sinergi ZIS, Dorong Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 16 September 2025 bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus memperkuat peran aktif Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung program zakat daerah.
Audiensi dihadiri oleh jajaran struktural Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri serta perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri yaitu Wakil III BAZNAS Bapak Achmad Sohib Hasani dan Wakil IV BAZNAS Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua pihak menyoroti dua poin utama:
1. Penguatan pengumpulan dan penyaluran ZIS di lingkungan Dinas Perhubungan sebagai bagian dari komitmen ASN dalam mendukung pembangunan sosial berbasis zakat.
2. Rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal Dishub yang akan menjadi wadah resmi dalam menghimpun zakat ASN dan menyalurkannya secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.
Pihak BAZNAS menegaskan bahwa pembentukan UPZ bukan sekadar kebutuhan administratif, namun juga sebagai sarana pembinaan spiritual dan sosial di lingkungan kerja. Dengan adanya UPZ di Dishub, proses penghimpunan zakat dapat dilakukan secara berkala dan sistematis, serta mendorong kesadaran zakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial umat. Dinas Perhubungan menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan Dishub untuk mendukung penuh program penguatan ZIS.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan Dispera Bahas Penguatan ZIS dan Sinergi Pembentukan UPZ
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dispera) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 15 September 2025. Pertemuan yang digelar di Kantor Dispera ini merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah daerah.
Audiensi ini dihadiri oleh Kepala Dispera, Bapak Purwadi, S.E., M.E., beserta jajaran pegawai Dispera Kabupaten Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri, hadir Wakil Ketua I, Bapak Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Bapak Ihwanudin, S.Pd., M.Pd.
Fokus Utama dalam Pertemuan:
1. Penguatan mekanisme penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dari ASN di lingkungan Dispera sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.
2. Pendorongan peran aktif ASN dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel oleh BAZNAS.
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS menekankan pentingnya kemitraan antara lembaga zakat dan instansi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang mengalami permasalahan perumahan, permukiman tidak layak, serta masalah pertanahan.
Dispera dinilai memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan kualitas permukiman dan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dengan dukungan ASN Dispera melalui zakat yang terorganisir, diharapkan dapat mendorong percepatan penyelesaian persoalan sosial terkait kebutuhan dasar tempat tinggal yang layak.
Ke depan, BAZNAS dan Dispera Wonogiri akan terus membangun kolaborasi dalam pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal yang bertugas menghimpun dan menyalurkan zakat ASN secara tertib dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Wonogiri.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan Satpol PP Kabupaten Wonogiri Jalin Sinergi Penguatan Pengelolaan ZIS di Lingkungan Instansi
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri mengadakan audiensi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonogiri pada hari Senin, 15 September 2025. Pertemuan berlangsung di Kantor Satpol PP Wonogiri dan menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Sekretaris Satpol PP Kabupaten Wonogiri, Bapak Hery Indrastiyono, S.STP, beserta jajaran personel Satpol PP. dari pihak BAZNAS hadir Wakil III BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani dan Wakil IV BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Fokus Pembahasan:
1. Memperkuat sistem penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS dari ASN di lingkungan Satpol PP sebagai wujud nyata kepedulian sosial berkelanjutan.
2. Mendorong partisipasi aktif ASN dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara akuntabel dan profesional oleh BAZNAS.
BAZNAS Wonogiri menekankan pentingnya kemitraan dengan instansi pemerintahan guna meningkatkan efektivitas program zakat yang langsung menyasar masyarakat yang membutuhkan, khususnya kalangan kurang mampu. Melalui sinergi yang baik, pengumpulan dana ZIS dari ASN bisa dilakukan secara teratur dan disalurkan secara tepat sasaran.
Satpol PP menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan dukungannya. Ke depan, Satpol PP dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri akan terus menjalin koordinasi untuk membangun sistem pengumpulan ZIS yang tertib, efisien, dan berkelanjutan.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Audiensi BAZNAS dan BAPPERIDA: Perkuat Pengelolaan ZIS dan Rencana Pembentukan UPZ di BAPPERIDA
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 15 September 2025, yang bertempat di ruang rapat BAPPERIDA. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat penghimpunan dan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan BAPPERIDA.
Audiensi ini dihadiri oleh Pegawai BAPPERIDA Kabupaten Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri, hadir Ketua BAZNAS, Bapak Drs. H. Yazid, M.Si, beserta staf BAZNAS, Bapak Fredian Ismoyo, S.H.I.
Pokok Bahasan dalam Pertemuan:
Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS di lingkungan BAPPERIDA Wonogiri, sebagai bagian dari optimalisasi peran ASN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Rencana pembentukan kepengurusan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di BAPPERIDA untuk memfasilitasi pengumpulan zakat ASN secara tertib dan sistematis.
Sebagai lembaga perencana pembangunan daerah, BAPPERIDA dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung penguatan program zakat di tingkat kabupaten. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kuat antara perencanaan kebijakan sosial dan implementasi distribusi dana ZIS secara tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa perluasan pembentukan UPZ di setiap OPD merupakan bagian dari program besar untuk:
Meningkatkan potensi penghimpunan dana ZIS dari para ASN,
Menjamin penyaluran zakat yang transparan dan sesuai dengan ketentuan syariah,
Membangun budaya zakat sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial ASN terhadap masyarakat.
Keberadaan UPZ di BAPPERIDA nantinya akan menjadi penghubung utama antara pegawai dan BAZNAS dalam pelaksanaan zakat, mulai dari pengumpulan rutin hingga proses pelaporan dan pendistribusian dana kepada mustahik.
Audiensi ini menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara BAZNAS dan BAPPERIDA Wonogiri dalam upaya mewujudkan pengelolaan zakat yang terencana, terstruktur, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan BPBD Wonogiri Bahas Penguatan Pengelolaan ZIS di Lingkungan Instansi
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 16 September 2025. Pertemuan yang berlangsung di kantor BPBD Wonogiri ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintahan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pegawai BPBD Kabupaten Wonogiri, Dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri turut hadir Wakil Ketua I, Bapak Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Bapak Ihwanudin, S.Pd, M.Pd.
Agenda Utama Audiensi:
Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran dana ZIS dari ASN di lingkungan BPBD sebagai bentuk nyata kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Peningkatan partisipasi ASN dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara profesional dan akuntabel oleh BAZNAS.
Dalam audiensi ini, BAZNAS Wonogiri menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat dan instansi pemerintah daerah untuk menciptakan program zakat yang lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat, terutama mereka yang terdampak bencana atau termasuk kelompok rentan. Dengan sinergi yang baik, pengumpulan ZIS dari ASN dapat dilakukan secara rutin dan penyalurannya bisa lebih tepat sasaran.
BERITA18/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS dan Disdukcapil Wonogiri Bahas Penguatan Pengelolaan ZIS di Lingkungan Dinas
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 15 September 2025, bertempat di Disdukcapil Wonogiri. Pertemuan ini menjadi bagian dari program penguatan sinergi antar lembaga dalam mendukung pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Disdukcapil Kabupaten Wonogiri, Bapak Herdian, S.IP, M.Si beserta jajaran pegawai Disdukcapil, serta dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I Bapak Drs. Rizza Sitok Setiawan dan Wakil Ketua II Bapak Ihwanudin, S.Pd, M.Pd.
Agenda Utama:
1. Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran ZIS oleh ASN di lingkungan Disdukcapil sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.
2. Peningkatan peran aktif ASN dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara transparan dan profesional oleh BAZNAS.
BAZNAS Wonogiri menyampaikan bahwa kolaborasi dengan instansi pemerintahan sangat penting untuk mendorong efektivitas program zakat yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. Melalui koordinasi yang baik, pengumpulan ZIS dari ASN dapat dilakukan secara rutin dan tepat sasaran dalam penyalurannya.
Kepala Disdukcapil menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. Menurutnya, sebagai instansi yang melayani langsung kebutuhan dasar penduduk, ASN di Disdukcapil memiliki potensi besar untuk ikut berkontribusi dalam penguatan zakat yang manfaatnya kembali kepada masyarakat. Ke depan, Disdukcapil dan BAZNAS Wonogiri akan terus berkoordinasi untuk mengatur mekanisme pengumpulan ZIS yang tertib dan efisien.
BERITA16/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan Dinas Sosial Perkuat Sinergi ZIS, Dorong Pembentukan UPZ
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi bersama Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri pada Senin, 15 September 2025 bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam penguatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sekaligus membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Audiensi ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri, Bapak Anton Tiyas Harjanto S.STP., M.Hum. bersama jajaran pegawai Dinsos, serta dari pihak BAZNAS hadir Wakil III BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani dan Wakil IV BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyoroti dua fokus utama:
Penguatan pengumpulan dan distribusi ZIS di lingkungan Dinas Sosial sebagai bagian dari peran aktif ASN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Rencana pembentukan pengurus UPZ di internal Dinas Sosial yang bertugas menghimpun zakat ASN dan menyalurkannya secara sistematis serta akuntabel.
Kehadiran UPZ di setiap perangkat daerah menjadi bagian dari strategi BAZNAS Wonogiri untuk memperluas jaringan pengumpulan zakat serta meningkatkan kesadaran zakat sebagai tanggung jawab sosial umat.
Menurut Pimpinan BAZNAS, pembentukan UPZ tidak hanya bertujuan administratif, tetapi juga sebagai wadah pembinaan spiritual dan sosial bagi ASN. Dengan adanya UPZ, proses penghimpunan zakat dapat dilakukan secara rutin dan transparan, serta penyalurannya lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa Dinas Sosial siap berkontribusi dalam upaya penguatan ZIS, terutama mengingat peran dinas yang sangat dekat dengan isu-isu sosial dan kemanusiaan.
Langkah konkret akan segera dilakukan dengan penunjukan pengurus UPZ internal, yang nantinya akan bekerja sama langsung dengan BAZNAS Wonogiri dalam pengumpulan dan pelaporan zakat ASN di lingkungan Dinas Sosial.
BERITA16/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Dinas Kominfo: Langkah Nyata Penguatan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi strategis dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 15 September 2025, bertempat di ruang pertemuan Dinas Kominfo. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat pengumpulan dan penguatan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Dinas Kominfo serta membahas pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Audiensi ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Wonogiri Bapak Heru Nur Iswantoro, S.Sos., MM dan Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Drs. H. Yazid, MSI, Staff BAZNAS Kabupaten Wonogiri Fredian Ismoyo, S.H.I. dan Pegawai KOMINFO Kabupaten Wonogiri
Pertemuan ini membahas dua poin penting, yaitu:
1. Penguatan pengumpulan dan penyaluran ZIS di lingkungan Dinas Kominfo Wonogiri, sebagai upaya mendukung optimalisasi pengelolaan zakat daerah.
2. Pembentukan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Dinas Kominfo, guna meningkatkan kesadaran ASN untuk berzakat dan mempercepat proses pengumpulan dana ZIS secara terstruktur.
Audiensi ini melibatkan BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebagai lembaga pengelola zakat resmi, serta Dinas Kominfo sebagai salah satu OPD strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri yang menjadi mitra dalam penguatan gerakan zakat.
Audiensi ini merupakan bagian dari program BAZNAS Wonogiri dalam memperluas jejaring UPZ di seluruh OPD, untuk:
Meningkatkan penghimpunan dana ZIS dari ASN,
Memastikan pentasyarufan dana zakat tepat sasaran dan transparan,
Membangun budaya zakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial ASN terhadap masyarakat sekitar.
UPZ ini nantinya akan bertugas mengelola pengumpulan zakat secara rutin dari para ASN, serta membantu proses pelaporan dan distribusi zakat kepada yang berhak.
BERITA16/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Pimpinan Baznas Wonogiri Menghadiri Pengajian Akbar Malam Puncak Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito
Paranggupito, 12 September 2025 — Pimpinan Baznas Kabupaten Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati malam puncak Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito, yang berlangsung pada Jumat malam, 12 September 2025 pukul 20.00 WIB, bertempat di Pendopo Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri.
Acara ini diselenggarakan oleh GOIP (Gabungan Organisasi Islam Paranggupito) sebagai wujud syukur atas perjalanan dan kemajuan Kecamatan Paranggupito selama 33 tahun terakhir. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat, serta sebagai sarana peningkatan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pengajian menghadirkan Ustadz Fahri sebagai penceramah utama dan penampilan grup dalang santri asal Baturetno, yang menggabungkan unsur seni dan dakwah dalam pertunjukan wayang bernafaskan Islam.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri Bapak Sugiarto, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani, serta unsur Forkompincam Kecamatan Paranggupito seperti Camat, Kapolsek, dan Danramil. Selain itu, hadir pula para kepala desa, takmir masjid, dan ratusan warga masyarakat dari berbagai pelosok desa.
Salah satu momen yang paling menyentuh dalam acara ini adalah pemberian santunan kepada 12 anak dhuafa, yang diserahkan langsung oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan memotivasi anak-anak untuk terus semangat dalam menuntut ilmu.
Panitia pelaksana dari GOIP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini, baik dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, maupun warga yang ikut berpartisipasi. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa dampak positif secara spiritual dan sosial bagi masyarakat Paranggupito.
Dengan penuh khidmat dan suasana religius, pengajian akbar malam itu menjadi penutup yang bermakna dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito. Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan diharapkan menjadi bekal dalam membangun Paranggupito yang lebih maju dan berkarakter.
BERITA15/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Gelar Rapat Koordinasi dengan Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri menggelar rapat koordinasi dan konsultasi bersama pengurus kelompok ternak Sumber Barokah Farm dari Kecamatan Eromoko pada Senin, 8 September 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan visi dan misi, serta mempercepat realisasi program Balai Ternak yang diharapkan dapat memberikan berkah dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Rapat yang dilaksanakan di kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri ini turut dihadiri oleh perwakilan tim pendamping program dari BAZNAS RI. Kehadiran mereka menegaskan komitmen BAZNAS dalam memastikan setiap program berjalan sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program balai ternak dapat segera berjalan dengan sukses. BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap keberhasilan program peternakan kambing ini dapat menjadi contoh dan membuka jalan bagi pengembangan sektor ternak lainnya, seperti peternakan unggas, perunggasan, atau jenis ternak lainnya di masa mendatang.
Hadir secara langsung dalam rapat ini pengurus inti kelompok ternak Sumber Barokah Farm, yaitu Ria Rahmawati (Ketua), Umi Nur Sidah (Sekretaris), dan M. Sahal Mahfud (Bendahara). Turut hadir pula perwakilan perangkat Desa Sumberharjo, Bapak Yatno, yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
Dengan sinergi antara BAZNAS, BAZNAS RI, dan kelompok ternak, diharapkan program Balai Ternak Sumber Barokah Farm dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.
BERITA15/09/2025 | Fredian Ismoyo, S.H.I
Mahasiswa UIN Jakarta Kunjungi BAZNAS Wonogiri Perihal Kolaborasi Edukasi Zakat di Jatiroto
WONOGIRI - BAZNAS Kabupaten Wonogiri mendapat kunjungan silaturahmi dari mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada Senin, 8 September 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari program kolaborasi edukasi zakat yang mereka jalankan di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.
Diskusi Regulasi dan Peran Strategis BAZNAS Kedatangan para mahasiswa disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. Yazid, M.SI, didampingi Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, serta Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd., M.Pd. Dalam pertemuan yang penuh keakraban ini, para mahasiswa berdiskusi mendalam mengenai berbagai aspek pengelolaan zakat. Salah satu topik utama yang dibahas adalah regulasi pemerintah terkait zakat. Para pimpinan BAZNAS Wonogiri menjelaskan peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Diskusi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para mahasiswa tentang pentingnya manajemen zakat yang akuntabel dan profesional.
Kolaborasi untuk Peningkatan Kesadaran Zakat Masyarakat Ketua BAZNAS Wonogiri, Drs. Yazid, M.SI, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para mahasiswa UIN Jakarta yang terjun langsung ke masyarakat. "Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran adik-adik mahasiswa di Wonogiri, khususnya di Jatiroto, sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menunaikan zakat melalui jalur resmi," ujarnya. Program yang digagas oleh mahasiswa UIN Jakarta ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara akademisi dan lembaga zakat untuk mengoptimalkan potensi ZIS di Indonesia. Kunjungan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya bersama mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang efektif dan produktif.
BERITA09/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Audiensi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS Surakarta, Bahas Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan di Kecamatan Kismantoro
Wonogiri, 4 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menerima audiensi dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada hari Kamis, 4 September 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Audiensi ini dilakukan oleh Wakil II BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd dan mahasiswa semester 3 dan 5 yang tergabung dalam program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan, sebagai bagian dari implementasi pengabdian masyarakat dalam kurikulum Fakultas Kedokteran UNS. Mereka akan melaksanakan program tersebut di Desa Lemah Abang, Kecamatan Kismantoro, pada 27 September 2025.
Dalam kunjungan ini, para mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan mereka melakukan audiensi sekaligus mengajak BAZNAS Kabupaten Wonogiri untuk menjalin kerja sama dan dukungan atas program yang akan dijalankan. Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan dasar, serta pelatihan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Wakil II BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd menyambut positif semangat mahasiswa FK UNS dalam melakukan pemberdayaan masyarakat di daerah, khususnya wilayah pelosok Wonogiri.
“Kami menyambut baik niat mulia dari adik-adik mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS. Ini merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam pembangunan kesehatan masyarakat. BAZNAS siap memberikan dukungan sesuai dengan kapasitas dan kewenangan yang ada,” ujar Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd Wakil II BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan ini dinilai sejalan dengan misi BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan multisektor, termasuk bidang kesehatan. Terlebih lagi, wilayah Kecamatan Kismantoro merupakan salah satu daerah yang masuk dalam perhatian program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.
Sebagai bentuk tindak lanjut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri akan menelaah lebih lanjut proposal kegiatan dan melakukan koordinasi teknis agar pelaksanaan program di Desa Lemah Abang berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap sinergi seperti ini dapat terus terbangun antara lembaga pengelola zakat dengan institusi pendidikan, guna mendorong gerakan kepedulian sosial yang terstruktur dan berdampak luas
BERITA04/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Audiensi STAIMAS Wonogiri, Bahas Kolaborasi Program dan Pembentukan UPZ
Wonogiri, 4 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menerima kunjungan audiensi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri pada hari Kamis, 4 September 2025, bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Audiensi ini dihadiri oleh Civitas Akademik STAIMAS Wonogiri dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Drs. H. Yazid, MSI beserta jajaran pimpinan BAZNAS Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama strategis antara lembaga pendidikan tinggi dengan lembaga pengelola zakat di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, pihak STAIMAS Wonogiri menyampaikan maksud dan tujuan untuk menjalin sinergi dalam berbagai bidang, khususnya kegiatan akademik dan penguatan kelembagaan. Beberapa poin kerja sama yang dibahas antara lain:
Pemberian materi atau kuliah umum oleh jajaran BAZNAS kepada mahasiswa STAIMAS, khususnya dalam bidang zakat, filantropi Islam, dan ekonomi syariah.
Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa STAIMAS di lingkungan BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Kolaborasi program beasiswa bagi mahasiswa STAIMAS yang membutuhkan, melalui mekanisme yang sesuai dengan regulasi BAZNAS.
Dukungan terhadap penelitian mahasiswa, terutama yang relevan dengan pengelolaan zakat, pemberdayaan mustahik, dan pengembangan UPZ.
Pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan STAIMAS Wonogiri, sebagai bagian dari optimalisasi penghimpunan zakat di sektor pendidikan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Drs. H. Yazid, MSI, dalam sambutannya, menyambut baik inisiatif dari STAIMAS Wonogiri. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dari semangat membangun gerakan zakat yang inklusif dan berbasis edukasi.
“Kami sangat mengapresiasi kedatangan dan ajakan kerja sama dari STAIMAS Wonogiri. Ini menunjukkan bahwa gerakan zakat tidak hanya menjadi ranah praktis, tetapi juga akademis. Kami siap berkolaborasi untuk kebaikan umat, terutama dalam membangun generasi muda yang peduli dan aktif dalam pengelolaan zakat,” ujar Ketua BAZNAS.
Sementara itu, perwakilan STAIMAS Wonogiri menyatakan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk mengenal dunia pengelolaan zakat secara langsung, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung lembaga zakat daerah.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak akan menyusun Nota Kesepahaman (MoU) dan merancang program kerja bersama yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap kolaborasi ini dapat menjadi model kemitraan antara BAZNAS dan institusi pendidikan di daerah, guna mendorong literasi zakat serta pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan dan riset.
BERITA04/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd.
BAZNAS Wonogiri Melakukan Assessment RTLH di Kecamatan Baturetno
Wonogiri – 30 Agustus 2025 | BAZNAS Kabupaten Wonogiri melaksanakan kegiatan assessment Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Baturetno sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.
Kegiatan assessment ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi dan memverifikasi kondisi rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni, sebagai dasar pertimbangan program Bantuan Renovasi RTLH yang rutin dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Kegiatan dilakukan oleh Tim BAZNAS Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Wonogiri) dan Fredian Ismoyo, S.H.I. serta dibantu oleh relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kecamatan Baturetno. Assessment menyasar beberapa rumah warga kurang mampu. Lokasi assessment dilaksanakan di Desa Saradan dan Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri.
Assessment dilaksanakan pada 30Agustus 2025, sebagai bagian dari agenda lapangan BAZNAS menjelang realisasi bantuan RTLH tahun 2025.Assessment ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan zakat dialokasikan secara tepat sasaran, terutama bagi warga yang paling membutuhkan. Program RTLH merupakan bentuk implementasi zakat dalam peningkatan taraf hidup dan kesehatan lingkungan masyarakat mustahik.
Tim melakukan verifikasi lapangan dengan mendatangi langsung rumah-rumah calon penerima manfaat. Proses dilakukan dengan dokumentasi, wawancara singkat, serta koordinasi dengan aparat desa dan warga sekitar. Hasil assessment akan dirangkum dalam laporan untuk ditindaklanjuti dalam rapat penetapan penerima bantuan.
BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program zakat yang amanah, tepat sasaran, dan berdampak langsung.
BERITA01/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Dukung dan Siap Menjalankan 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025
Jakarta – 29 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas yang mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan strategi seluruh BAZNAS di Indonesia, termasuk BAZNAS Wonogiri, dalam membangun tata kelola zakat yang profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Acara Rakornas secara resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., serta dihadiri oleh Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, jajaran pimpinan BAZNAS RI, dan ratusan perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia. Baznas Kabupaten Wonogiri diwakilkan oleh Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri) dan Bapak Achmad Sohib Hasani (Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Wonogiri)
Sebagai hasil strategis dari Rakornas, BAZNAS RI menetapkan sembilan resolusi utama yang menjadi acuan kerja BAZNAS pusat hingga daerah. BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyatakan kesiapan untuk menjalankan dan menindaklanjuti seluruh butir resolusi tersebut sebagai berikut:
1. Menjadi Garda Terdepan Penanggulangan Kemiskinan
BAZNAS Wonogiri siap mengambil peran aktif sebagai garda terdepan dalam penyejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan, selaras dengan visi pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita.
2. Meneguhkan Prinsip 3 Aman
BAZNAS Wonogiri berkomitmen menjaga reputasi lembaga melalui penerapan prinsip 3 Aman:
Aman Syar’i
Aman Regulasi
Aman NKRI serta menjadikan Aman NKRI sebagai pondasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
3. Penguatan 4 Pilar Zakat Nasional
BAZNAS Wonogiri mendukung lanjutan penguatan empat pilar utama pengelolaan zakat nasional, yakni:
Regulasi dan kelembagaan
Kapasitas SDM
Pengembangan infrastruktur
Sinergi dan jejaring nasional
4. Mendukung Pengesahan Perpres Zakat ASN & BUMN
BAZNAS Wonogiri mendorong pengesahan rancangan Peraturan Presiden tentang zakat dari ASN dan pegawai BUMN untuk memperkuat penghimpunan ZIS dan DSKL nasional.
5. Pembentukan UPZ di Semua Desa dan Masjid
BAZNAS Wonogiri siap mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap desa/kelurahan, kecamatan, dan masjid se-Kabupaten Wonogiri, melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan ulama, dan menargetkan pembentukan dalam dua bulan sejak Rakornas.
6. Optimalisasi Pengumpulan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL)
BAZNAS Wonogiri mendukung pemetaan dan pengelolaan potensi zakat dan DSKL seperti:
Harta tak bertuan (mal majhul)
Luqothah (barang temuan)
Tanah tidak terurus (ihyaul mawat)
Sanksi pidana (ta’zir), badonah, iwad, hingga
Dormant account dan potensi lain yang sah dikelola oleh BAZNAS.
7. Pembentukan AAZRI di Wilayah
BAZNAS Wonogiri menyambut baik inisiasi pembentukan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) di tingkat wilayah untuk:
Menyatukan profesi amil zakat
Meningkatkan kapasitas SDM
Membangun sinergi nasional antaramil
8. Penguatan Sinergi dan Peran Kemanusiaan Global
BAZNAS Wonogiri siap memperluas kemitraan lintas sektor dengan pemerintah daerah, swasta, perguruan tinggi, media, dan lembaga internasional, serta ikut berkontribusi dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan terhadap Palestina dan masyarakat terdampak krisis.
9. Apresiasi atas Putusan MK terkait UU Zakat
BAZNAS Wonogiri mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi atas Judicial Review UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang semakin memperkuat posisi BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat nasional.
Rakornas BAZNAS 2025 telah menjadi tonggak penting penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional dan daerah. BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dengan dukungan seluruh stakeholder lokal, siap bertransformasi menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih modern, transparan, dan hadir di tengah umat.
Zakat Tumbuh, Umat Tangguh – BAZNAS Wonogiri Siap Berkontribusi untuk Indonesia yang Lebih Berdaya.
BERITA01/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Rakornas BAZNAS 2025: Wujud Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Pemberdayaan Umat
Jakarta, 27 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri) dan Bapak Achmad Sohib Hasani (Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Wonogiri) turut hadir dan mendukung penuh pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas ini mengusung tema: “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” yang sejalan dengan semangat BAZNAS Wonogiri dalam membangun pengelolaan zakat yang kuat, transparan, dan berdampak luas.
Rakornas BAZNAS 2025 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., dan dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS pusat dan daerah, serta tokoh nasional, termasuk Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani.
Sebagai bagian dari jaringan BAZNAS nasional, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyambut baik pelaksanaan Rakornas ini sebagai forum strategis untuk mengevaluasi capaian program tahun berjalan, menyusun rencana kerja nasional dan memperkuat sinergi antarwilayah dan antar-lembaga pengelola zakat.
Dalam Rakornas ini, BAZNAS RI menetapkan sembilan resolusi strategis, termasuk penguatan tata kelola zakat, percepatan digitalisasi, peningkatan transparansi layanan, dan perluasan dampak program zakat produktif.
Wakil Ketua BAZNAS Wonogiri, dalam pernyataannya, menyampaikan:
"Kami mendukung penuh arah kebijakan nasional yang ditetapkan dalam Rakornas 2025. Ini menjadi pedoman penting bagi BAZNAS daerah, termasuk Wonogiri, untuk terus meningkatkan kualitas layanan zakat dan menjawab tantangan sosial dengan solusi yang terstruktur."
BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil Rakornas ke dalam rencana kerja daerah, antara lain:
1. Meningkatkan penghimpunan zakat melalui layanan yang mudah, amanah, dan berbasis digital.
2. Mengembangkan program zakat produktif berbasis potensi lokal untuk mustahik agar lebih mandiri secara ekonomi.
3. Menguatkan sinergi dengan Pemda, Dinas Sosial, KUA, dan OPD terkait dalam distribusi bantuan sosial.
4. Transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan serta pelaporan publik secara berkala kepada masyarakat Wonogiri.
Dalam rangkaian Rakornas, BAZNAS Wonogiri juga berpartisipasi dalam forum diskusi regional, berbagi praktik baik dalam pelayanan mustahik, serta menghadiri acara BAZNAS Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pengelolaan zakat di berbagai daerah.
“Kami pulang dari Rakornas ini dengan semangat baru dan pemahaman yang lebih tajam. InsyaAllah, akan kami implementasikan dalam program nyata untuk masyarakat Wonogiri,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS Wonogiri yang hadir di Jakarta.
Dengan terlaksananya Rakornas BAZNAS 2025, BAZNAS Wonogiri menegaskan kembali perannya sebagai lembaga zakat resmi yang terus berinovasi dalam pelayanan, akuntabel dalam pengelolaan, dan progresif dalam pemberdayaan umat. Rakornas ini menjadi titik tolak untuk memperkuat semangat kolaborasi demi terwujudnya masyarakat Wonogiri yang sejahtera dan berkeadilan.
Zakat Tumbuh, Umat Tangguh — Bersama BAZNAS Wonogiri, Kita Kuatkan Negeri.
BERITA01/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.
Lihat Daftar Rekening →