
BAZNAS Wonogiri dan PEMKAB Wonogiri Perkuat Tata Kelola ZIS Melalui Rapat Koordinasi Tahun 2026
WONOGIRI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2026 pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Khayangan, Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri.
Rakor tersebut dihadiri oleh Asisten Sekretaris Daerah (AS) I Kabupaten Wonogiri, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Wonogiri, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, serta para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari berbagai perangkat daerah dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara BAZNAS, UPZ, dan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penghimpunan ZIS. Oleh karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman, komitmen, serta koordinasi yang kuat antara BAZNAS dan UPZ agar potensi ZIS di Kabupaten Wonogiri dapat tergali secara optimal.
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie juga memaparkan laporan pengelolaan ZIS Tahun 2025 sekaligus menyampaikan rencana program kerja BAZNAS Tahun 2026. Paparan tersebut meliputi capaian penghimpunan, pendistribusian, serta program-program yang telah dan akan dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Asisten Sekretaris Daerah (AS) I Kabupaten Wonogiri, Teguh Setiyono dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan peran aktif UPZ dalam mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya di bidang kesejahteraan sosial dan keagamaan. Ia menekankan pentingnya pengelolaan ZIS yang tertib administrasi, sesuai dengan regulasi, serta dilaksanakan secara transparan.
Rapat koordinasi berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi serta penyampaian masukan dari para pengurus UPZ. Berbagai masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan ZIS ke depan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Wonogiri semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
05-02-2026 | Humas BAZNAS Wonogiri

Perkuat Peran UPZ Masjid, BAZNAS Wonogiri Gelar Sosialisasi di Pracimantoro
WONOGIRI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan silaturahmi dan sosialisasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kecamatan Pracimantoro pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nur Iman, Kecamatan Pracimantoro.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan edukasi kepada pengurus UPZ Masjid terkait legalitas pembentukan UPZ melalui Surat Keputusan (SK). Sosialisasi ini penting untuk memastikan pengelolaan zakat di tingkat masjid berjalan sesuai regulasi dan memiliki dasar hukum yang jelas.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga menyampaikan pemahaman mengenai peran dan fungsi strategis UPZ Masjid dalam melayani para muzaki serta mendistribusikan zakat kepada mustahik secara tepat sasaran. UPZ diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengumpulan dan penyaluran zakat yang profesional di lingkungan masyarakat.
Selain itu, acara ini menjadi forum diskusi dan sharing pengalaman antar pengurus UPZ Masjid dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Melalui forum ini, para peserta saling bertukar praktik baik guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pracimantoro.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, UPZ Masjid se-Kecamatan Pracimantoro, serta UPZ Kecamatan Pracimantoro. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara BAZNAS dan UPZ Masjid semakin kuat dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Wonogiri.
19-12-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS wonogiri dan BTB wonogiri hadiri Rapat Koordinasi baznas se soloraya
KARANGANYAR — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri Rapat Koordinasi Pimpinan BAZNAS dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Soloraya yang diselenggarakan pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Karanganyar.
Rapat koordinasi ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar dan diikuti oleh pimpinan BAZNAS serta BTB dari wilayah Soloraya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga dalam upaya pengelolaan zakat, khususnya terkait pengumpulan dan penyaluran bantuan bencana di Aceh dan Sumatera.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas strategi penggalangan dana serta mekanisme penyaluran Bantuan Bencana yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Koordinasi ini diharapkan dapat memastikan bantuan yang dihimpun dari masyarakat tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS se-Soloraya berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan kepedulian kemanusiaan, khususnya dalam merespons bencana nasional, sebagai wujud nyata peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
18-12-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

BAZNAS Wonogiri Perkuat Transformasi Digital: Hadiri Rakernis IT BAZNAS RI Bahas Pemanfaatan AI & Penguatan Fundraising Modern
JAKARTA — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Achmad Sohib Hasani bersama Kepala staf pelaksana, Annissa Shinta Dewi turut hadir dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar BAZNAS RI pada 26–27 November 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kehadiran BAZNAS Wonogiri menjadi bagian dari komitmen mempercepat transformasi digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan penguatan digital fundraising.
Kegiatan nasional yang dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, ini menghadirkan sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS. Rakernis juga diramaikan oleh 21 booth teknologi zakat yang menampilkan inovasi sistem dan perangkat digital untuk tata kelola zakat modern.
Dalam laporannya, Ahmad Setio Nugroho, penanggung jawab Rakernis Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025, menyampaikan bahwa kegiatan rakernis IT telah dilaksanakan selama tiga tahun dengan konsep yang terus berkembang. “Tahun ini Rakernis Transformasi Digital diikuti oleh 300 peserta. Selain booth pameran teknologi, akan diluncurkan Modernisasi SiMBA yang lebih tangguh dan mendukung kebutuhan pengelolaan zakat masa kini,” ujarnya.
Ketua BAZNAS RI dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital merupakan bagian penting dalam peningkatan layanan zakat yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat. “Penguatan manajemen pelaporan berbasis SiMBA menjadi prioritas. Semua BAZNAS di pusat hingga daerah harus mampu mengoptimalkan sistem yang sama. Termasuk pemanfaatan AI, yang kini menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola zakat,” jelasnya.
Beliau juga mengapresiasi seluruh pimpinan BAZNAS yang mengirimkan perwakilan staf pelaksana untuk mengikuti Rakernis IT, termasuk BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, digitalisasi akan terus berkembang dan sudah semestinya Rakernis IT digelar setidaknya dua kali dalam setahun.
Puncak kegiatan ditandai dengan Launching Modernisasi SiMBA oleh Ketua BAZNAS RI, disaksikan jajaran pimpinan BAZNAS serta peserta Rakernis dari seluruh Indonesia, termasuk delegasi dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Kehadiran BAZNAS Wonogiri dalam kegiatan ini diharapkan mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan zakat di daerah melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan fundraising, serta adaptasi cepat terhadap perkembangan AI dalam tata kelola zakat nasional.
27-11-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

Baznas Wonogiri Melakukan Asesmen Program Jambanisasi Di Sebelas Titik Di Kecamatan Pracimantoro
Pracimantoro – (20/11/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat melalui program jambanisasi. Pada hari ini, tim BAZNAS Wonogiri melakukan asesmen lapangan di sebelas titik wilayah Kecamatan Pracimantoro, yang tersebar di beberapa desa, antara lain Desa Banaran, Desa Gedong, Desa Lebak, Desa Sumber Agung, Desa Trukan, Desa Tubokarto
Kegiatan asesmen ini merupakan langkah penting sebelum bantuan diwujudkan dalam pembangunan jamban sehat bagi warga kurang mampu. Tim turun langsung ke rumah calon penerima manfaat untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Dalam proses tersebut, BAZNAS Wonogiri melakukan evaluasi sanitasi rumah tangga, menilai ketersediaan fasilitas jamban yang layak, serta menentukan tingkat urgensi kebutuhan tiap keluarga. Dengan metode asesmen yang detail dan terukur ini, BAZNAS memastikan bahwa bantuan diberikan secara tepat sasaran dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Perwakilan pimpinan dan tim asesmen BAZNAS Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani menyampaikan bahwa program jambanisasi merupakan salah satu prioritas dalam bidang sosial kemanusiaan. Fasilitas sanitasi yang memadai dinilai sangat penting dalam mencegah penyakit, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta menunjang kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Melalui asesmen di Kecamatan Pracimantoro, BAZNAS berharap dapat membantu lebih banyak keluarga prasejahtera yang selama ini belum memiliki akses terhadap jamban sehat dan layak.
Selain melakukan peninjauan langsung, tim juga berkoordinasi dengan pemerintah desa di setiap titik asesmen. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan sinergi dalam pendataan, pemilihan penerima manfaat, hingga pelaksanaan pembangunan jamban nantinya. Dukungan perangkat desa menjadi kunci agar proses berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
BAZNAS Wonogiri mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dana yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas sanitasi, tetapi juga mendukung berbagai program lain seperti kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Wonogiri.
Dengan terlaksananya asesmen di 11 titik Kecamatan Pracimantoro ini, BAZNAS Wonogiri berharap dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, layak, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat.
24-11-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

BAZNAS Wonogiri Melakukan Asesmen Program Jambanisasi di Empat Titik Kecamatan Jatisrono
Wonogiri – (20/11/2025) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat melalui program jambanisasi. Pada hari ini, tim BAZNAS Wonogiri melakukan asesmen lapangan di empat titik wilayah Kecamatan Jatisrono, yakni di Desa Pelem, Sambirejo, dan Tasikhargo.
Kegiatan asesmen ini menjadi langkah penting sebelum realisasi bantuan diberikan. Tim turun langsung ke rumah warga yang telah terdata sebagai calon penerima manfaat. Dalam proses asesmen, BAZNAS Wonogiri melakukan evaluasi kondisi sanitasi, memeriksa ketersediaan fasilitas jamban yang layak, serta menilai tingkat urgensi kebutuhan pada masing-masing keluarga. Pendekatan ini memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pimpinan dan perwakilan tim asesmen BAZNAS Wonogiri menyampaikan bahwa program jambanisasi merupakan salah satu prioritas bidang sosial kemanusiaan, terutama karena fasilitas sanitasi yang memadai memiliki peran penting dalam mencegah penyakit dan menjaga kesehatan lingkungan. Dengan adanya asesmen ini, BAZNAS berharap dapat membantu masyarakat prasejahtera yang selama ini belum memiliki akses terhadap jamban sehat dan layak.
Selain bertemu warga, tim juga berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna memastikan sinergi dalam pendataan dan pelaksanaan program. Dukungan dari perangkat desa dinilai sangat penting agar proses pembangunan jamban dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang.
BAZNAS Wonogiri mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung program-program kemanusiaan melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Dana yang tersalurkan melalui BAZNAS tidak hanya membantu pembangunan fasilitas sanitasi, tetapi juga berkontribusi pada berbagai program kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Wonogiri.
Dengan adanya asesmen dan tindak lanjut pembangunan jamban ini, BAZNAS Wonogiri berharap tercipta lingkungan yang lebih sehat, layak, dan berkelanjutan bagi warga Jatisrono, serta memperkuat komitmen BAZNAS dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
20-11-2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.
Lihat Daftar Rekening →