WhatsApp Icon
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Resmikan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
BAZNAS Resmikan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
Wonogiri– BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri secara resmi meluncurkan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri yang berlokasi di Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan. Balai Ternak Wonogiri merupakan Balai Ternak Domba/Kambing ke-57 dari total 79 titik program Balai Ternak yang dikembangkan oleh BAZNAS RI di berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan balai ternak ini dilaksanakan melalui kerja sama antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri. Kegiatan launching dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, unsur Forkopimda Kecamatan Eromoko, Camat Eromoko, Kepala Desa Sumberharjo, Perwakilan BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Sukoharjo, Pimpinan BAZNAS Klaten serta Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm sebagai penerima manfaat program. Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menyampaikan bahwa Balai Ternak merupakan salah satu program pemberdayaan unggulan BAZNAS yang bertujuan mengubah mustahik menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif. "Program ini bukan sekadar memberikan bantuan ternak, tetapi membangun sistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami berharap para peternak mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperoleh pendapatan yang lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujarnya. Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Rujito, yang hadir mewakili Bupati Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri atas hadirnya program Balai Ternak di Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan dan pemberdayaan ekonomi. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri yang telah menghadirkan program Balai Ternak ini. Kami berharap bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan ternak semata, tetapi mampu menjadi usaha produktif yang berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga peternak, membuka lapangan usaha baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Wonogiri siap mendukung keberlangsungan program ini melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan," ungkapnya. Program Balai Ternak Wonogiri melibatkan 20 orang peternak dengan total populasi awal sebanyak 42 ekor domba. Total nilai program mencapai Rp517.460.000,00, yang terdiri atas dukungan dari BAZNAS RI sebesar Rp417.460.000,00 dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebesar Rp100.000.000,00. Melalui program ini, para peternak tidak hanya memperoleh bantuan ternak, tetapi juga mendapatkan pengembangan usaha secara menyeluruh. Program mencakup budidaya Kambing Perah Saanen dan Peranakan Etawa (PE), pengembangan rumah kompos untuk produksi pupuk organik padat dan cair, penerapan Integrated Farming System, pengembangan usaha pemerahan susu, serta usaha penggemukan ternak untuk memenuhi kebutuhan pasar harian. Selain dukungan sarana dan prasarana, para peternak juga akan memperoleh pendampingan intensif dari tenaga pendamping guna meningkatkan kemampuan teknis, manajemen usaha, serta penguatan kelembagaan kelompok ternak sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan. Dengan diluncurkannya Balai Ternak Wonogiri, diharapkan program ini menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mampu meningkatkan pendapatan mustahik, menciptakan usaha yang berdaya saing, serta menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan umat di Kabupaten Wonogiri.
16/07/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Laporkan Pengelolaan ZIS kepada Bupati, Perkuat Program Yatim Bahagia dan Launching Balai Ternak
BAZNAS Wonogiri Laporkan Pengelolaan ZIS kepada Bupati, Perkuat Program Yatim Bahagia dan Launching Balai Ternak
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bupati Wonogiri di ruang kerja Bupati Wonogiri pada Rabu (10/6/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sekaligus memaparkan sejumlah program strategis yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan perkembangan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS yang telah dikelola secara amanah dan profesional untuk membantu masyarakat Kabupaten Wonogiri melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri selama ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. Sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah diharapkan terus diperkuat agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain menyampaikan laporan pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga memaparkan dua agenda besar yang akan segera dilaksanakan, yakni Program Yatim Bahagia Muharram 1448 H dan Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm. Program Yatim Bahagia Muharram merupakan kegiatan santunan dan pemberdayaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Wonogiri yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Melalui program ini, BAZNAS Wonogiri menargetkan ratusan anak yatim untuk menerima bantuan pendidikan dan kebutuhan penunjang lainnya sebagai bentuk kepedulian serta upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka di bulan yang penuh keberkahan. Sementara itu, Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm menjadi langkah nyata BAZNAS dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik. Balai ternak tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan usaha peternakan berbasis kelompok yang tidak hanya meningkatkan produktivitas peternak, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat. Bupati Wonogiri, Setyo Suksrno menyambut baik laporan dan rencana program yang disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Beliau mengapresiasi kinerja BAZNAS yang terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri. Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
10/06/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Serahkan Sertifikat Penghargaan dan Laporan Kurban Berkah kepada Mudhohi
BAZNAS Wonogiri Serahkan Sertifikat Penghargaan dan Laporan Kurban Berkah kepada Mudhohi
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan Program Kurban Berkah Tahun 2026 kepada para mudhohi (pekurban) yang telah berpartisipasi melalui BAZNAS Wonogiri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (5/6/2026) sebagai bentuk apresiasi dan pertanggungjawaban program. Penyerahan dilakukan kepada Direktur PT BPR BKK Wonogiri, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan tersebut, tim BAZNAS Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi yang telah diberikan dalam mendukung Program Kurban Berkah BAZNAS. Selain sertifikat penghargaan, BAZNAS Wonogiri juga menyerahkan laporan pelaksanaan kurban yang berisi informasi mengenai proses penyembelihan, pendistribusian, serta penerima manfaat program. Laporan tersebut menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam mengelola amanah para mudhohi. Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa penyampaian laporan dan sertifikat penghargaan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan para mitra yang telah menyalurkan ibadah kurbannya melalui BAZNAS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui BAZNAS Wonogiri. Penyerahan sertifikat dan laporan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan. Semoga sinergi kebaikan ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya. Program Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendistribusikan daging kurban secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri. Melalui kolaborasi bersama berbagai instansi, lembaga, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan adanya penyerahan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan kurban ini, BAZNAS Wonogiri berharap hubungan kemitraan dengan para mudhohi dapat terus terjalin dengan baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS pada tahun-tahun mendatang.
09/06/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri

Agenda Pimpinan

Perkuat Peran UPZ Masjid, BAZNAS Wonogiri Gelar Sosialisasi di Pracimantoro
Perkuat Peran UPZ Masjid, BAZNAS Wonogiri Gelar Sosialisasi di Pracimantoro
WONOGIRI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan silaturahmi dan sosialisasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kecamatan Pracimantoro pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nur Iman, Kecamatan Pracimantoro. Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan edukasi kepada pengurus UPZ Masjid terkait legalitas pembentukan UPZ melalui Surat Keputusan (SK). Sosialisasi ini penting untuk memastikan pengelolaan zakat di tingkat masjid berjalan sesuai regulasi dan memiliki dasar hukum yang jelas. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga menyampaikan pemahaman mengenai peran dan fungsi strategis UPZ Masjid dalam melayani para muzaki serta mendistribusikan zakat kepada mustahik secara tepat sasaran. UPZ diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengumpulan dan penyaluran zakat yang profesional di lingkungan masyarakat. Selain itu, acara ini menjadi forum diskusi dan sharing pengalaman antar pengurus UPZ Masjid dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Melalui forum ini, para peserta saling bertukar praktik baik guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pracimantoro. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, UPZ Masjid se-Kecamatan Pracimantoro, serta UPZ Kecamatan Pracimantoro. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara BAZNAS dan UPZ Masjid semakin kuat dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Wonogiri.

19-12-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS wonogiri dan BTB wonogiri hadiri Rapat Koordinasi baznas se soloraya
Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS wonogiri dan BTB wonogiri hadiri Rapat Koordinasi baznas se soloraya
KARANGANYAR — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri Rapat Koordinasi Pimpinan BAZNAS dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Soloraya yang diselenggarakan pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Karanganyar. Rapat koordinasi ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar dan diikuti oleh pimpinan BAZNAS serta BTB dari wilayah Soloraya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga dalam upaya pengelolaan zakat, khususnya terkait pengumpulan dan penyaluran bantuan bencana di Aceh dan Sumatera. Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas strategi penggalangan dana serta mekanisme penyaluran Bantuan Bencana yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Koordinasi ini diharapkan dapat memastikan bantuan yang dihimpun dari masyarakat tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS se-Soloraya berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan kepedulian kemanusiaan, khususnya dalam merespons bencana nasional, sebagai wujud nyata peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

18-12-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

BAZNAS Wonogiri Perkuat Transformasi Digital: Hadiri Rakernis IT BAZNAS RI Bahas Pemanfaatan AI & Penguatan Fundraising Modern
BAZNAS Wonogiri Perkuat Transformasi Digital: Hadiri Rakernis IT BAZNAS RI Bahas Pemanfaatan AI & Penguatan Fundraising Modern
JAKARTA — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Achmad Sohib Hasani bersama Kepala staf pelaksana, Annissa Shinta Dewi turut hadir dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar BAZNAS RI pada 26–27 November 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kehadiran BAZNAS Wonogiri menjadi bagian dari komitmen mempercepat transformasi digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan penguatan digital fundraising. Kegiatan nasional yang dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, ini menghadirkan sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS. Rakernis juga diramaikan oleh 21 booth teknologi zakat yang menampilkan inovasi sistem dan perangkat digital untuk tata kelola zakat modern. Dalam laporannya, Ahmad Setio Nugroho, penanggung jawab Rakernis Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025, menyampaikan bahwa kegiatan rakernis IT telah dilaksanakan selama tiga tahun dengan konsep yang terus berkembang. “Tahun ini Rakernis Transformasi Digital diikuti oleh 300 peserta. Selain booth pameran teknologi, akan diluncurkan Modernisasi SiMBA yang lebih tangguh dan mendukung kebutuhan pengelolaan zakat masa kini,” ujarnya. Ketua BAZNAS RI dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital merupakan bagian penting dalam peningkatan layanan zakat yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat. “Penguatan manajemen pelaporan berbasis SiMBA menjadi prioritas. Semua BAZNAS di pusat hingga daerah harus mampu mengoptimalkan sistem yang sama. Termasuk pemanfaatan AI, yang kini menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola zakat,” jelasnya. Beliau juga mengapresiasi seluruh pimpinan BAZNAS yang mengirimkan perwakilan staf pelaksana untuk mengikuti Rakernis IT, termasuk BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, digitalisasi akan terus berkembang dan sudah semestinya Rakernis IT digelar setidaknya dua kali dalam setahun. Puncak kegiatan ditandai dengan Launching Modernisasi SiMBA oleh Ketua BAZNAS RI, disaksikan jajaran pimpinan BAZNAS serta peserta Rakernis dari seluruh Indonesia, termasuk delegasi dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Kehadiran BAZNAS Wonogiri dalam kegiatan ini diharapkan mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan zakat di daerah melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan fundraising, serta adaptasi cepat terhadap perkembangan AI dalam tata kelola zakat nasional.

27-11-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

Berita Pendistribusian

BAZNAS Wonogiri Dukung Terapi Wicara bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Forum Jati Giri Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Dukung Terapi Wicara bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Forum Jati Giri Wonogiri
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri menunjukkan kepeduliannya terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pemberian bantuan terapi wicara bagi anak dengan disabilitas (ADD) yang tergabung dalam Forum Jatigiri (Pejuang Buah Hati Wonogiri). Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Senin (10/08/2026) bertempat di Ruang Sekretariat PPKH Kabupaten Wonogiri. Bantuan terapi wicara ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam mendukung pemenuhan kebutuhan kesehatan dan tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Terapi diharapkan dapat membantu anak dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan memberikan dukungan bagi proses perkembangan mereka. BAZNAS Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan keluarganya. Dukungan tersebut menjadi bagian dari penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki dan donatur. Melalui bantuan ini, BAZNAS Wonogiri berharap anak-anak yang tergabung dalam Forum Jatigiri dapat memperoleh akses pendampingan yang dibutuhkan serta tumbuh dan berkembang secara optimal. “Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga di Forum Jatigiri. BAZNAS Wonogiri akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie. BAZNAS Wonogiri – Zakat Anda, Hadirkan Manfaat untuk Sesama.
10/08/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
BAZNAS Wonogiri Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Lingkungan Bendokerep dan Gunung Kukusan, Kelurahan Giriwono, Kabupaten Wonogiri, pada Senin (10/8/2026). Sebanyak 8 tangki air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau. Bantuan tersebut diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 500 kepala keluarga (KK) di wilayah terdampak. Kondisi kekeringan yang terjadi membuat kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari seperti memasak, minum, dan keperluan rumah tangga lainnya. BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari kepedulian dan komitmen BAZNAS untuk hadir membantu masyarakat yang menghadapi kondisi darurat maupun kesulitan akibat bencana kekeringan. “Semoga bantuan air bersih ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat bagi warga dan menjadi wujud nyata amanah dari para muzaki dan donatur melalui BAZNAS Kabupaten Wonogiri,” ujar Ketua BAZNAS Wonogiri, Ahans Mahabie. Melalui program kemanusiaan tersebut, BAZNAS Wonogiri terus berupaya menyalurkan manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan air bersih juga menjadi bentuk nyata gotong royong untuk membantu warga menghadapi dampak musim kemarau. Delapan tangki air bersih, sekitar 500 KK terbantu. Dari kepedulian bersama, hadir manfaat untuk masyarakat Wonogiri.
10/08/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI
Menebar Harapan, Menguatkan Iman: BAZNAS Wonogiri Salurkan Modal Usaha untuk Mualaf
Menebar Harapan, Menguatkan Iman: BAZNAS Wonogiri Salurkan Modal Usaha untuk Mualaf
Wonogiri – Sebagai bentuk komitmen dalam memberdayakan ekonomi mustahik sekaligus memberikan pendampingan kepada para mualaf, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan modal usaha berupa pengembangan usaha susu kambing Etawa kepada seorang mualaf, Heru Sutopo, warga Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri pada Rabu (29/7/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Wonogiri untuk menghadirkan bantuan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Melalui bantuan modal usaha tersebut, diharapkan penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan mewujudkan kemandirian ekonomi. Heru Sutopo, yang telah memeluk agama Islam, mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Baginya, bantuan ini bukan sekadar tambahan modal usaha, tetapi juga menjadi bukti bahwa dirinya tidak sendiri dalam menjalani kehidupan sebagai seorang mualaf. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan modal usaha dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk mengembangkan usaha susu Etawa. Sebagai seorang mualaf, saya merasa tidak sendirian karena ada perhatian dan dukungan dari BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para muzaki yang telah berbagi rezeki melalui BAZNAS. InsyaAllah bantuan ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga," ungkap Heru Sutopo. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu fokus utama pendistribusian zakat. Bantuan modal usaha diberikan agar mustahik memiliki kesempatan untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya. "Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi Pak Heru untuk terus mengembangkan usaha susu kambing Etawa. Semoga usaha yang dijalankan semakin berkembang, memberikan manfaat bagi keluarga, serta menjadi langkah menuju kemandirian ekonomi. Inilah salah satu tujuan zakat, yaitu menghadirkan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi para mustahik," ujarnya. Melalui program pemberdayaan ekonomi ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Dukungan dan kepercayaan para muzaki menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka jalan bagi mustahik untuk bangkit, mandiri, dan meraih kehidupan yang lebih sejahtera. "Dari Zakat Tumbuh Harapan, Dari Kepedulian Lahir Kemandirian."
29/07/2026 | HUMAS BAZNAS WONOGIRI

Artikel Terbaru

MALAM NISFU SYA’BAN : Malam Penuh Berkah dan Ampunan
MALAM NISFU SYA’BAN : Malam Penuh Berkah dan Ampunan
Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam pertengahan bulan Sya’ban, tepatnya pada tanggal 15 Bulan Sya’ban. Malam Nisfu Sya’ban menjadikannya salah satu malam penting dalam tradisi Islam, terutama karena untuk kita memiliki kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan do’a kita. Malam ini, yang dalam bahasa Arab dikenal sebagai Laylatul Nisfu Sya’ban, dimuliakan karena potensinya dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan-Nya, dan memperoleh keberkahan yang melimpah. “Apabila sampai malam Nishfu Sya’ban, maka Allah melihat kepada para hamba-Nya di lalu mengampuni orang-orang yang beriman.” (HR. Abu Tsa’labah, R.A.) Hadits ini menjelaskan bahwa Malam Nisfu Sya’ban Adalah sebuah momentum yang sangat mulia bagi seluruh umat Islam untuk meraih ampunan Allah SWT, dengan syarat menjaga keimanan, keikhlasan, dan kerbersihan hati. Amalan-amalan Malam Nisfu Sya’ban 1. Shalat malam Malam Nisfu Sya’ban merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan pelaksanaan shalat sunah, khususnya shalat malam (qiyamul lail). Beberapa bentuk shalat sunah yang dapat dilaksanakan antara lain shalat Tahajud yang dilakukan setelah tidur pada sepertiga malam terakhir, serta shalat Hajat yang bertujuan untuk memohon berbagai kebutuhan kepada Allah SWT. Selain itu, shalat Tasbih juga dapat diamalkan karena memiliki keutamaan dalam menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Pelaksanaan shalat-shalat sunah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 2. Membaca Al-Qur’an Malam Nisfu Sya’ban dapat dimanfaatkan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an disertai dengan pemahaman makna dan perenungan terhadap kandungan ayat-ayatnya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat keimanan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. 3. Beristighfar dan Berdoa Malam Nisfu Sya’ban dapat dimanfaatkan dengan memperbanyak istighfar dan doa sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT. Umat Islam dianjurkan membaca Sayyidul Istighfar atau memperbanyak lafaz “Astaghfirull?h wa at?bu ilaih”. Selain itu, doa-doa juga dipanjatkan untuk diri sendiri, keluarga, orang tua, serta seluruh umat Islam agar senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kemudahan dalam kehidupan. 4. Puasa Sunah di Hari Nisfu Syaban Sebagian ulama menganjurkan pelaksanaan puasa sunah pada tanggal 15 bulan Sya’ban, yang termasuk dalam puasa pertengahan bulan Hijriah atau dikenal dengan istilah Ayyamul Bidh, yaitu puasa yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Selain sebagai bentuk ibadah sunah, puasa ini juga berfungsi sebagai sarana latihan spiritual dan pengendalian diri, sehingga dapat mempersiapkan jasmani dan rohani dalam menyambut bulan Ramadhan 5. Bersedekah dan Berbuat Baik Selain ibadah yang bersifat individual, Islam juga menganjurkan pelaksanaan amal sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Pada malam Nisfu Sya’ban, amal kebaikan yang dapat dilakukan antara lain bersedekah kepada fakir miskin, memberikan makanan, membantu orang-orang yang membutuhkan, mempererat silaturahmi, serta memaafkan kesalahan orang lain. Amalan tersebut tidak hanya memberikan keberkahan bagi individu, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan pahala di sisi Allah SWT. Mari kita manfaatkan malam Nisfu Sya’ban sebagai momentum berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, istighfar, doa, dan amal kebaikan. Inilah saat yang tepat untuk membersihkan hati, memperbaiki diri, dan menyiapkan iman serta jiwa dalam menyambut Ramadhan, agar kita termasuk hamba-hamba yang meraih ampunan dan keberkahan-Nya
02/02/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri