Berita Terbaru
audiensi penguatan pengumpulan zis baznas wonogiri bersama PT Top and Top
Wonogiri — Upaya BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam memperkuat penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) terus berlanjut dengan menjalin sinergi bersama sektor swasta. Pada Kamis, 16 Oktober 2025, BAZNAS melakukan audiensi bersama PT Top and Top, salah satu perusahaan padat karya yang beroperasi di wilayah Wonogiri.
Pertemuan ini bertujuan untuk menggali potensi zakat profesi dari karyawan serta mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal. Hadir dalam pertemuan tersebut pimpinan PT Top and Top dan jajaran BAZNAS Wonogiri, termasuk Wakil Ketua I Bapak Rizza Sitok dan Wakil Ketua II Bapak Ihwanudin.
BAZNAS menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam pengelolaan zakat akan memberikan dampak sosial yang nyata, tidak hanya bagi penerima manfaat tetapi juga dalam membentuk budaya filantropi di lingkungan kerja.
PT Top and Top menyatakan kesiapan untuk mendukung program ini dan akan segera menindaklanjuti pembentukan UPZ sebagai langkah awal.
Sinergi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain di Wonogiri untuk berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui zakat.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Gandeng PT TMNC untuk Optimalkan ZIS dan Bentuk UPZ Perusahaan
Wonogiri — BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus memperluas jangkauan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan menyasar sektor industri. Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui audiensi bersama PT Teknika Mandiri Nusantara Cemerlang (TMNC) pada Kamis, 16 Oktober 2025 di kantor pusat perusahaan.
Audiensi ini dihadiri oleh manajemen PT TMNC serta dua perwakilan dari BAZNAS Wonogiri: Wakil Ketua III Bapak Achmad Sohib Hasani dan Staff Fredian Ismoyo
Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin penting: potensi zakat profesi dari karyawan perusahaan, serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal sebagai media penghimpunan dan penyaluran zakat secara profesional dan akuntabel.
PT TMNC menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan zakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
Diharapkan, kerja sama ini mampu memperkuat ekosistem zakat di sektor industri serta mendorong peran dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Wonogiri.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
RS Hermina Wonogiri Dukung Gerakan Zakat, DAN PEMBENTUKAN UPZ BAZNAS
Wonogiri — Dalam rangka memperluas jaringan zakat profesi di sektor swasta, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi bersama RS Hermina Wonogiri pada Rabu, 15 Oktober 2025. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antar lembaga guna mendukung penghimpunan dan penyaluran zakat yang profesional.
Wakil Ketua I BAZNAS Wonogiri, Bapak Rizza Sitok, dan Wakil Ketua II, Bapak Ihwanudin, hadir dalam pertemuan tersebut, berdiskusi bersama jajaran direksi RS Hermina terkait potensi ZIS dari para tenaga medis dan pegawai rumah sakit.
BAZNAS mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan RS Hermina untuk memaksimalkan potensi zakat profesi yang dimiliki karyawan.
Pihak RS Hermina menyatakan kesiapannya untuk mendukung program tersebut, sejalan dengan komitmen rumah sakit dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sosial.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
AUDIENSI BAZNAS WONOGIRI BERSAMA RS FITRI CANDRA Dorong Budaya Zakat di Lingkungan Medis
Wonogiri — Komitmen memperkuat penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) terus digencarkan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, termasuk dengan menjalin kerja sama bersama RS Fitri Candra. Audiensi antara kedua pihak berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025 di ruang pertemuan RS Fitri Candra.
Pertemuan ini membahas peluang besar zakat profesi dari dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja di lingkungan RS Fitri Candra. Dalam forum tersebut, BAZNAS mengusulkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal sebagai sarana penghimpunan zakat yang lebih terstruktur dan akuntabel.
Manajemen RS Fitri Candra menyambut baik inisiatif ini dan melihatnya sebagai bagian dari tanggung jawab sosial institusi terhadap masyarakat.
Dengan adanya UPZ di lingkungan rumah sakit, diharapkan dana zakat yang terhimpun dapat memberikan manfaat langsung bagi kaum dhuafa, serta mendukung program-program kemanusiaan yang digerakkan BAZNAS Wonogiri.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
RS Astrini Jalin Sinergi dengan BAZNAS Wonogiri dalam Pembentukan UPZ dan Pengumpulan ZIS
Wonogiri — Dalam rangka mendukung gerakan zakat di sektor kesehatan, RS Astrini Wonogiri menggelar audiensi bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Audiensi ini bertujuan memperkuat kerja sama strategis dalam penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya dari zakat profesi tenaga medis dan staf rumah sakit. Hadir dalam pertemuan ini perwakilan manajemen RS Astrini serta pimpinan BAZNAS Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani dan Staff Fredian Ismoyo.
BAZNAS menawarkan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal sebagai langkah nyata pengelolaan ZIS yang amanah dan profesional. RS Astrini menyatakan kesiapan mendukung program ini sebagai bentuk kontribusi sosial rumah sakit terhadap masyarakat sekitar.
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berharap dapat membangun budaya zakat yang kuat di lingkungan tenaga kesehatan serta memperkuat peran rumah sakit dalam pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Gandeng RSUD Wonogiri untuk Penghimpunan ZIS dan Pembentukan UPZ
Wonogiri — BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus memperluas jejaring pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor layanan publik, salah satunya melalui audiensi bersama RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso (RSUD Wonogiri), pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Pertemuan berlangsung di ruang direksi RSUD dan dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit serta Wakil Ketua III BAZNAS Wonogiri, Bapak Achmad Sohib, dan Wakil Ketua IV, Bapak Ahans Mahabie.
Dalam audiensi tersebut, dibahas dua poin utama: pertama, potensi zakat profesi dari tenaga kesehatan dan pegawai RSUD yang dinilai sangat signifikan dalam mendukung program-program sosial. Kedua, rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal untuk menghimpun dan menyalurkan zakat secara profesional dan transparan.
RSUD Wonogiri menyambut baik inisiatif ini sebagai bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat Wonogiri melalui pemanfaatan dana zakat. Diharapkan, kolaborasi ini menjadi contoh sinergi antara sektor layanan kesehatan dan lembaga zakat untuk menciptakan ekosistem zakat yang kuat dan berdampak luas
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS WONOGIRI GANDENG BANK WONOGIRI UNTUK PENGHIMPUNAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ
Wonogiri — Dalam upaya memperluas jejaring Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan memperkuat penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor keuangan lokal, BAZNAS Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bank Wonogiri pada Rabu, 15 Oktober 2025 di Kantor Pusat Bank Wonogiri.
Audiensi ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk membangun kemitraan produktif antara BAZNAS dan lembaga keuangan daerah dalam memaksimalkan potensi zakat profesi dari pegawai. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan Bank Wonogiri, serta perwakilan dari BAZNAS Wonogiri yakni Wakil Ketua I Bapak Rizza Sitok dan Wakil Ketua II Bapak Ihwanudin
Dua poin utama dibahas dalam audiensi ini. Pertama, terkait optimalisasi pengumpulan ZIS dari para pegawai Bank Wonogiri yang memiliki potensi signifikan dalam mendukung berbagai program sosial kemanusiaan. Kedua, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal yang bertugas secara khusus menghimpun dan menyalurkan zakat secara amanah, transparan, dan akuntabel.
Bank Wonogiri menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan zakat di daerah serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan sosial melalui pemanfaatan dana zakat secara profesional. Diharapkan, pembentukan UPZ di lingkungan Bank Wonogiri akan menjadi percontohan dalam membangun budaya zakat di sektor keuangan daerah.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Wonogiri semakin optimis bahwa sinergi lintas sektor akan mendorong akselerasi kesejahteraan masyarakat, serta membentuk ekosistem zakat yang kuat dan berdampak luas di Kabupaten Wonogiri.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS WONOGIRI DAN BANK BRI SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan sektor perbankan, BAZNAS Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Wonogiri pada Rabu, 15 Oktober 2025 bertempat di Kantor BRI Cabang Wonogiri. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi-instansi strategis, guna mengoptimalkan potensi zakat profesi di kalangan pegawai BUMN.
Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan Bank BRI Cabang Wonogiri. Sementara dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, Bapak Achmad Sohib Hasani, serta Wakil Ketua IV Bidang SDM, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas potensi besar zakat profesi dari pegawai BRI, sekaligus rencana pembentukan UPZ sebagai lembaga resmi penghimpun zakat di internal BRI. Pembentukan UPZ diharapkan dapat menjadi saluran yang amanah dan profesional untuk menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam konteks peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi umat.
Bank BRI menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya mendukung program BAZNAS dalam mengembangkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan kerja. Kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga zakat yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Wonogiri, terutama dalam menghadirkan keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.
BERITA21/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Jateng, BAZNAS Wonogiri, dan LAZIS di Wonogiri Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran Pasar Wonogiri
Wonogiri, 19 Oktober 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak musibah kebakaran Pasar Wonogiri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyerahkan bantuan paket sembako kepada para korban.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, bertempat di Pendopo Kabupaten Wonogiri, bersamaan dengan agenda penyerahan santunan sosial oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri kepada masyarakat terdampak bencana.
Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno, kepada perwakilan pedagang dan warga terdampak. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Provinsi, BAZNAS Wonogiri, dan LAZIS, yang telah bahu-membahu bersama Pemkab dalam memberikan bantuan nyata kepada warga yang membutuhkan.
“Ini bukan sekadar simbol penyerahan bantuan dari pemerintah, tetapi juga sebuah pesan kepedulian dan harapan. Bahwa di balik setiap ujian, selalu ada ruang untuk bangkit bersama, saling menguatkan, dan tidak berjalan sendiri,” ujar Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno.
Sebanyak 750 Paket Sembako disalurkan dalam kegiatan ini, berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari musibah kebakaran yang melanda Pasar Wonogiri beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan kerugian material dan berdampak langsung pada para pedagang serta warga sekitar.
Ihwanudin sebagai Wakil Ketua II Bidang Penyaluran BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dalam keterangannya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat.
Selain penyerahan sembako, dalam kesempatan yang sama, Pemkab Wonogiri juga memberikan santunan sosial kepada warga terdampak, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
BERITA20/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Perkuat Sinergi ZIS dengan Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor perbankan syariah, Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri menggelar audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di kantor Bank Jateng Syariah Cabang Wonogiri.
Audiensi ini merupakan bagian dari strategi bersama untuk mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran ZIS dari lingkungan karyawan perbankan syariah, serta mendukung pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal Bank Jateng Syariah.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Bank Jateng Syariah diwakili oleh sejumlah pegawai Sementara dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Drs. Rizza Sitok Setiawan dan Fredian Ismoyo, S.H.I yang mewakili jajaran pimpinan BAZNAS.
Dua poin utama dibahas dalam audiensi ini, yaitu:
Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Jateng Syariah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan spiritual di lingkungan kerja, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Pembentukan UPZ Bank Jateng Syariah Wonogiri, yang akan menjadi mitra resmi BAZNAS dalam mengelola zakat karyawan secara terstruktur dan mendistribusikannya secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pihak Bank Jateng Syariah menyambut positif inisiatif kerja sama ini. Pimpinan cabang menegaskan bahwa sebagai lembaga keuangan berbasis syariah, Bank Jateng Syariah memiliki komitmen kuat terhadap penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial, termasuk dalam mendukung program-program zakat melalui sinergi dengan BAZNAS.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan penghimpunan ZIS dari sektor perbankan syariah dapat meningkat, dan manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat luas, terutama yang berada dalam kondisi rentan secara ekonomi.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Jalin Sinergi Penguatan ZIS dengan Bank Mandiri Cabang Wonogiri
Wonogiri — Sebagai upaya memperkuat ekosistem zakat di sektor perbankan, Bank Mandiri Cabang Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di kantor Bank Mandiri Cabang Wonogiri.
Audiensi ini merupakan langkah awal dalam mendorong kerja sama strategis dalam penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan internal Bank Mandiri, serta memfasilitasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di instansi tersebut.
Pihak Bank Mandiri menghadirkan sejumlah perwakilan manajemen dan pegawai, sementara dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd dan Dea Pungky Febriana, S.Pd yang menyampaikan paparan mengenai pentingnya sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga zakat.
Dua poin utama yang dibahas dalam audiensi tersebut antara lain:
Penguatan penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Mandiri, guna mendukung peran sosial perbankan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Bank Mandiri Cabang Wonogiri, yang nantinya akan bekerja sama dengan BAZNAS dalam hal pengumpulan, pengelolaan, dan penyaluran zakat secara profesional dan akuntabel.
Bank Mandiri menyambut positif langkah sinergi ini. Pihak manajemen menyatakan bahwa sebagai bank milik negara yang memiliki kepedulian sosial tinggi, Bank Mandiri siap menjadi bagian dari ekosistem zakat nasional melalui kerja sama aktif dengan BAZNAS di tingkat daerah.
Melalui sinergi ini, diharapkan penghimpunan zakat dari pegawai Bank Mandiri dapat dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran, sehingga memberi manfaat langsung bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Wonogiri dan sekitarnya.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Jalin Sinergi dengan Pegadaian untuk Penguatan Pengumpulan Zakat
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Pegadaian Cabang Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di kantor Pegadaian Wonogiri dan menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan instansi vertikal dan BUMN.
Audiensi ini diterima langsung oleh Pimpinan Cabang Pegadaian Ibu Andin Sementara dari BAZNAS hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, bersama Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini, dibahas dua poin utama kerja sama:
1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari karyawan Pegadaian sebagai bentuk kontribusi sosial dan spiritual institusi.
2. Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pegadaian, yang akan bertugas menghimpun zakat pegawai dan menyalurkannya secara transparan dan akuntabel dengan dukungan dari BAZNAS Wonogiri.
Pimpinan Pegadaian menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk berperan aktif dalam gerakan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa Pegadaian sebagai lembaga keuangan milik negara memiliki tanggung jawab sosial yang penting terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.
BAZNAS berharap sinergi ini tidak hanya mendorong peningkatan penghimpunan ZIS secara kuantitatif, tetapi juga memperkuat kesadaran sosial di lingkungan kerja. Dengan terbentuknya UPZ di Pegadaian, diharapkan proses penghimpunan dan penyaluran zakat menjadi lebih terarah, efisien, dan berdampak positif bagi masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Wonogiri
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Baznas Wonogiri Perkuat Pengumpulan ZIS Lewat Sinergi dengan Bank Jateng Cabang Wonogiri
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di sektor perbankan, BAZNAS Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Bank Jateng Cabang Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di Bank Jateng Cabang Wonogiri.
Audiensi ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari lingkungan karyawan perbankan, serta mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal Bank Jateng Wonogiri.
Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan pegawai dari Bank Jateng. Sementara itu, dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama:
1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari pegawai Bank Jateng sebagai wujud kontribusi sosial dan spiritual di lingkungan kerja.
2. Pembentukan UPZ Bank Jateng Wonogiri yang akan bertugas menghimpun zakat internal dan menyalurkannya secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bersama BAZNAS.
Bank Jateng menyambut positif sinergi ini. Pimpinan cabang menegaskan bahwa Bank Jateng sebagai lembaga keuangan daerah memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan siap berkontribusi aktif dalam program penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri.
Melalui terbentuknya UPZ, diharapkan pengelolaan ZIS di lingkungan Bank Jateng menjadi lebih terstruktur, meningkatkan budaya berbagi, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Distribusikan 230 Paket Daging DAM dari BAZNAS RI di 25 Kecamatan
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri telah mendistribusikan 230 paket daging DAM dari BAZNAS RI kepada masyarakat di 25 kecamatan di wilayah Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Oktober 2025 – Jumat, 17 Oktober 2025 dengan melibatkan tim relawan BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) Kabupaten Wonogiri sebagai pelaksana distribusi di lapangan.
BAZNAS Wonogiri mendistribusikan sebanyak 230 paket daging DAM Haji yang berasal dari BAZNAS RI. Paket ini berisi daging hasil penyembelihan hewan dam yang kemudian diolah dan dikemas untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Distribusi dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri dengan dukungan penuh dari BAZNAS RI sebagai penyedia program. Penyaluran di lapangan dilaksanakan oleh relawan BTB (Badan Tanggap Bencana) Wonogiri, yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kebencanaan.Distribusi menyasar 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri, menjangkau berbagai wilayah, termasuk desa-desa terpencil yang membutuhkan dukungan pangan tambahan.
Program ini bertujuan untuk menyalurkan daging DAM hasil kewajiban jamaah haji yang difasilitasi oleh BAZNAS RI, kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk penguatan ketahanan pangan dan kepedulian sosial, terutama bagi warga kurang mampu di daerah-daerah yang jauh dari akses pangan layak.
BAZNAS Wonogiri bekerja sama dengan BTB Kabupaten Wonogiri untuk melakukan pendistribusian secara langsung ke kecamatan dan desa sasaran. Para relawan melakukan pemetaan wilayah, koordinasi dengan aparat desa setempat, serta memastikan distribusi tepat sasaran dan sesuai data penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen BAZNAS dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program kemanusiaan dan keagamaan yang berkelanjutan. Dengan sinergi antara pusat dan daerah, diharapkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
BERITA17/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS WONOGIRI DAN PDAM SINERGIKAN PENGUATAN ZIS DAN PEMBENTUKAN UPZ UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Wonogiri — Dalam upaya memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 13 Oktober 2025 bertempat di Kantor PDAM Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam penguatan pengumpulan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan PDAM.
Audiensi ini dihadiri oleh Pegawai PDAM Kabupaten Wonogiri beserta jajaran, sementara dari pihak BAZNAS hadir Wakil III BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas dua fokus utama:
1. Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan PDAM sebagai bagian dari tanggung jawab sosial pegawai.
2. Rencana pembentukan UPZ internal yang akan bertugas secara khusus menghimpun zakat dari pegawai PDAM dan mendistribusikannya secara terarah dan akuntabel.
Kehadiran UPZ di lingkungan PDAM diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan zakat dan membentuk budaya zakat sebagai bagian dari integritas sosial keagamaan.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
LAPAS KELAS WONOGIRI DAN BAZNAS KOLABORASI PERKUAT ZIS, BENTUK UPZ DI LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN
Wonogiri – Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintahan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Wonogiri menggelar audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Ruang Rapat Lapas Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam upaya optimalisasi penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Lapas Wonogiri.
Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pegawai dan pejabat struktural Lapas Wonogiri, sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil III BAZNAS, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Wakil IV BAZNAS, Bapak Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama:
Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS di lingkungan Lapas Wonogiri sebagai wujud tanggung jawab sosial dan keagamaan pegawai.
Pembentukan UPZ internal yang akan bertugas menghimpun zakat dari pegawai Lapas dan menyalurkannya secara profesional, terarah, dan akuntabel melalui koordinasi dengan BAZNAS.
Lapas Wonogiri menyambut baik sinergi tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa Lapas tidak hanya bertugas melakukan pembinaan kepada warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial sebagai instansi pemerintah, salah satunya melalui keterlibatan aktif dalam gerakan zakat.
Diharapkan, dengan terbentuknya UPZ di lingkungan Lapas Wonogiri, pengelolaan ZIS menjadi lebih terstruktur dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membentuk budaya zakat di kalangan pegawai sebagai bagian dari integritas keagamaan dan profesionalisme kerja.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Kolaborasi ATR/BPN dan BAZNAS: Perkuat ZIS dan PEMBENTUKAN UPZ di Kantor Pertanahan Wonogiri
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintahan, Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Wonogiri menggelar audiensi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat Kantor Pertanahan Wonogiri. Pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan ATR/BPN Wonogiri.
Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pegawai dan pejabat struktural Kantor Pertanahan, sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua III, Bapak Achmad Sohib Hasani, dan Kepala Staff, Annissa Shinta Dewi, S.E.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas dua poin utama kerja sama:
Optimalisasi penghimpunan dan penyaluran ZIS dari ASN di lingkungan Kantor Pertanahan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan keagamaan.
Pembentukan UPZ internal yang akan bertugas secara khusus menghimpun zakat pegawai dan menyalurkannya dengan prinsip transparansi, profesionalisme, dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan BAZNAS.
Kantor Pertanahan menyambut baik sinergi ini dan menyatakan kesiapan instansinya untuk menjadi bagian dari gerakan penguatan zakat di Kabupaten Wonogiri. Beliau menegaskan bahwa selain melayani masyarakat dalam urusan pertanahan, ASN di ATR/BPN juga memiliki peran sosial yang dapat diwujudkan melalui kontribusi dalam program zakat yang dikelola dengan baik.
Diharapkan, terbentuknya UPZ di lingkungan Kantor Pertanahan ATR/BPN Wonogiri akan menjadikan pengelolaan ZIS lebih terstruktur, meningkatkan kepedulian sosial ASN, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk budaya zakat sebagai bagian dari integritas dan profesionalisme aparatur negara.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri dan PT Giri Aneka Usaha Kolaborasi Perkuat ZIS dan Bentuk UPZ di Lingkungan Perusahaan
Wonogiri — Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama PT Giri Aneka Usaha (Perseroda) pada Senin, 15 September 2025, bertempat di Kantor PT Giri Aneka Usaha. Pertemuan ini menjadi bagian dari program kolaboratif BAZNAS dalam memperluas jaringan kemitraan pengelolaan zakat di sektor usaha milik daerah.
Audiensi ini dihadiri oleh Karyawan PT Giri Aneka Usaha sementara dari pihak BAZNAS Kabupaten Wonogiri hadir Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd, M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, dibahas dua agenda utama:
Penguatan sistem penghimpunan dan penyaluran ZIS dari karyawan sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Peningkatan peran aktif karyawan BUMD dalam mendukung program zakat daerah yang dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran oleh BAZNAS.
BAZNAS menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BUMD seperti PT Giri Aneka Usaha sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan ZIS dan memperluas dampak manfaatnya kepada masyarakat, khususnya kelompok dhuafa dan rentan. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan terbentuk budaya zakat yang kuat di lingkungan perusahaan.
BERITA16/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri: Wujud Sinergi Baznas dan Pemkab untuk Pengentasan Kemiskinan di Kecamatan Baturetno
Wonogiri – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri (DISPERA). Pada Selasa (7/10/2025), Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, secara simbolis menyerahkan bantuan RLHB kepada lima mustahik dari Kecamatan Baturetno Di Ruang Kerja Bupati Wonogiri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Baznas Kabupaten Wonogiri dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. Turut hadir dalam acara ini Bupati Wonogiri Bapak Setyo Sukarno, Kabag Kesra Bapak Rujito,Kepala DISPERA Bapak Purwadi beserta jajaran staff, pimpinan Baznas Kabupaten Wonogiri Bapak Rizza Sitok Setiawan dan Bapak Ihwanudin dan staff, Camat Baturetno Bapak Andika, Kepala Desa Watuagung Bapak Tugimin, Kepala Desa Saradan Bapak Supardjo serta 5 mustahik penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Baznas dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan daerah. “Program RLHB ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi simbol kehadiran negara dan masyarakat dalam memberikan kehidupan yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS semakin solid dan berdampak luas,” ungkapnya.
Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Wonogiri, Bapak Rizza Sitok Setiawan, menjelaskan bahwa BAZNAS sudah menyalurkan 30 Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Wonogiri. RLHB merupakan salah satu program unggulan yang secara konsisten dijalankan oleh Baznas. “Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan penerima manfaat RLHB, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi” jelasnya.
Adapun lima mustahik yang menerima bantuan RLHB berasal dari Desa Saradan dan Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, masing-masing telah melalui proses verifikasi dan assessment yang ketat oleh tim Baznas dan pemerintah desa setempat.
Program RLHB ini merupakan bagian dari strategi besar Baznas Kabupaten Wonogiri dalam pendayagunaan ZIS yang tepat sasaran, dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan. Baznas tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga melaksanakan pembinaan kepada para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi.
Ke depan, Baznas Wonogiri menargetkan peningkatan jumlah RLHB yang dibangun setiap tahunnya, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi. Dengan sinergi antara BAZNAS, Pemkab, dan masyarakat, diharapkan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri dapat terus ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.
BERITA07/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri
Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wonogiri, Jumat (3/10/2025), dalam rangka audiensi bersama Bupati Wonogiri dan Baznas Kabupaten Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan di daerah.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Wonogiri Drs. Rujito, serta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Jateng Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si. Turut hadir Wakil Ketua II Drs. H.M. Zain Yusuf, MM, Wakil Ketua IV Sholahuddin Aly, SH, serta Sekretaris Baznas Jateng Drs. H. Ahyani, M.Si.
Baznas Kabupaten Wonogiri sendiri hadir secara lengkap melalui Ketua Drs. H. Yazid, MSI bersama para Wakil Ketua I Drs. Rizza Sitok Setiawan, Wakil Ketua II Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd, Wakil Ketua III Achmad Sohib Hasani, dan Wakil Ketua IV Ahans Mahabie, S.S., M.A.
Dalam forum diskusi, Ketua Baznas Jateng menekankan bahwa pengumpulan dan pendayagunaan zakat di Jawa Tengah harus diarahkan pada program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mustahik. “Baznas harus hadir tidak hanya sebagai lembaga penghimpun, tetapi juga sebagai motor pemberdayaan masyarakat miskin melalui program terukur, seperti RTLH, bantuan usaha, hingga pelatihan kewirausahaan,” tegas Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, MSi.
Selain itu, audiensi ini juga membahas penguatan tata kelola zakat di tingkat kabupaten/kota sesuai amanat Pasal 55 yang menegaskan bahwa pengumpulan zakat dilakukan oleh Baznas Kabupaten/Kota secara resmi dan terstruktur. Hal ini penting guna meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas jangkauan penerima manfaat.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengapresiasi peran Baznas yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab dan Baznas terus diperkuat, khususnya dalam menjangkau warga miskin ekstrem. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran program-program Baznas. Melalui sinergi ini, kami optimis angka kemiskinan di Wonogiri bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya.
Pimpinan Baznas Wonogiri turut memaparkan program yang telah dijalankan di tingkat lokal, termasuk pembangunan rumah tidak layak huni, pemberian modal usaha produktif, serta pembinaan mustahik secara berkelanjutan. Ketua Baznas Wonogiri, H. Yazid, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.
Audiensi ini menghasilkan kesepahaman antara Baznas Provinsi dan Kabupaten, bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi, dukungan regulasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan, dukungan pemerintah, serta optimalisasi penghimpunan ZIS, diharapkan peran Baznas akan semakin strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Wonogiri.
BERITA06/10/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.
Lihat Daftar Rekening →