WhatsApp Icon
Audiensi BAZNAS Wonogiri dan Kemenag Perkuat Sinergi Pengelolaan dan Pelaporan ZIS

WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri melaksanakan audiensi bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kabupaten Wonogiri.

Dalam audiensi tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan Laporan Triwulan I-2 sebagai bagian dari pelaksanaan koordinasi dan pelaporan program. Selain itu, pertemuan juga membahas berbagai hal terkait penguatan pengelolaan ZIS serta peningkatan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Bapak Hariyadi, menyampaikan dukungannya terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Wonogiri yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Dukungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola dana ZIS secara profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Melalui audiensi ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus membangun komunikasi, koordinasi, dan sinergi dalam mendukung optimalisasi potensi ZIS di Kabupaten Wonogiri. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah serta memperluas manfaatnya bagi para mustahik.

BAZNAS Kabupaten Wonogiri
Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat.

27/08/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Resmikan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik

Wonogiri– BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Wonogiri secara resmi meluncurkan Balai Ternak Sumber Barokah Farm Wonogiri yang berlokasi di Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis (16/7/2026). Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan.

Balai Ternak Wonogiri merupakan Balai Ternak Domba/Kambing ke-57 dari total 79 titik program Balai Ternak yang dikembangkan oleh BAZNAS RI di berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan balai ternak ini dilaksanakan melalui kerja sama antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan launching dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri,  unsur Forkopimda Kecamatan Eromoko, Camat Eromoko, Kepala Desa Sumberharjo, Perwakilan BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS Sukoharjo, Pimpinan BAZNAS Klaten serta Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm sebagai penerima manfaat program.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menyampaikan bahwa Balai Ternak merupakan salah satu program pemberdayaan unggulan BAZNAS yang bertujuan mengubah mustahik menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.

"Program ini bukan sekadar memberikan bantuan ternak, tetapi membangun sistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami berharap para peternak mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperoleh pendapatan yang lebih baik, hingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Wonogiri, Rujito, yang hadir mewakili Bupati Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri atas hadirnya program Balai Ternak di Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan dan pemberdayaan ekonomi.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonogiri, kami menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri yang telah menghadirkan program Balai Ternak ini. Kami berharap bantuan ini tidak berhenti pada penyerahan ternak semata, tetapi mampu menjadi usaha produktif yang berkembang, meningkatkan pendapatan keluarga peternak, membuka lapangan usaha baru, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Wonogiri siap mendukung keberlangsungan program ini melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan," ungkapnya.

Program Balai Ternak Wonogiri melibatkan 20 orang peternak dengan total populasi awal sebanyak 42 ekor domba. Total nilai program mencapai Rp517.460.000,00, yang terdiri atas dukungan dari BAZNAS RI sebesar Rp417.460.000,00 dan BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebesar Rp100.000.000,00.

Melalui program ini, para peternak tidak hanya memperoleh bantuan ternak, tetapi juga mendapatkan pengembangan usaha secara menyeluruh. Program mencakup budidaya Kambing Perah Saanen dan Peranakan Etawa (PE), pengembangan rumah kompos untuk produksi pupuk organik padat dan cair, penerapan Integrated Farming System, pengembangan usaha pemerahan susu, serta usaha penggemukan ternak untuk memenuhi kebutuhan pasar harian.

Selain dukungan sarana dan prasarana, para peternak juga akan memperoleh pendampingan intensif dari tenaga pendamping guna meningkatkan kemampuan teknis, manajemen usaha, serta penguatan kelembagaan kelompok ternak sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dengan diluncurkannya Balai Ternak Wonogiri, diharapkan program ini menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan yang mampu meningkatkan pendapatan mustahik, menciptakan usaha yang berdaya saing, serta menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan pemberdayaan umat di Kabupaten Wonogiri.

16/07/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Laporkan Pengelolaan ZIS kepada Bupati, Perkuat Program Yatim Bahagia dan Launching Balai Ternak

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri melakukan audiensi dengan Bupati Wonogiri di ruang kerja Bupati Wonogiri pada Rabu (10/6/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sekaligus memaparkan sejumlah program strategis yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan perkembangan penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS yang telah dikelola secara amanah dan profesional untuk membantu masyarakat Kabupaten Wonogiri melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri selama ini menjadi faktor penting dalam peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat. Sinergi yang terjalin antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah diharapkan terus diperkuat agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain menyampaikan laporan pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga memaparkan dua agenda besar yang akan segera dilaksanakan, yakni Program Yatim Bahagia Muharram 1448 H dan Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm.

Program Yatim Bahagia Muharram merupakan kegiatan santunan dan pemberdayaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Wonogiri yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Melalui program ini, BAZNAS Wonogiri menargetkan ratusan anak yatim untuk menerima bantuan pendidikan dan kebutuhan penunjang lainnya sebagai bentuk kepedulian serta upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka di bulan yang penuh keberkahan.

Sementara itu, Launching Balai Ternak Sumber Barokah Farm menjadi langkah nyata BAZNAS dalam memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik. Balai ternak tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan usaha peternakan berbasis kelompok yang tidak hanya meningkatkan produktivitas peternak, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat.

Bupati Wonogiri, Setyo Suksrno menyambut baik laporan dan rencana program yang disampaikan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Beliau mengapresiasi kinerja BAZNAS yang terus berupaya menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.

Melalui audiensi ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Kabupaten Wonogiri dan Pemerintah Kabupaten Wonogiri semakin kuat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.

10/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Serahkan Sertifikat Penghargaan dan Laporan Kurban Berkah kepada Mudhohi

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan Program Kurban Berkah Tahun 2026 kepada para mudhohi (pekurban) yang telah berpartisipasi melalui BAZNAS Wonogiri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (5/6/2026) sebagai bentuk apresiasi dan pertanggungjawaban program.

Penyerahan dilakukan kepada Direktur PT BPR BKK Wonogiri, Komandan Kodim 0728/Wonogiri, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Dalam kesempatan tersebut, tim BAZNAS Wonogiri menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi yang telah diberikan dalam mendukung Program Kurban Berkah BAZNAS.

Selain sertifikat penghargaan, BAZNAS Wonogiri juga menyerahkan laporan pelaksanaan kurban yang berisi informasi mengenai proses penyembelihan, pendistribusian, serta penerima manfaat program. Laporan tersebut menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam mengelola amanah para mudhohi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa penyampaian laporan dan sertifikat penghargaan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan para mitra yang telah menyalurkan ibadah kurbannya melalui BAZNAS.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mudhohi yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya melalui BAZNAS Wonogiri. Penyerahan sertifikat dan laporan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pertanggungjawaban atas amanah yang telah diberikan. Semoga sinergi kebaikan ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujarnya.

Program Kurban Berkah BAZNAS Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendistribusikan daging kurban secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri. Melalui kolaborasi bersama berbagai instansi, lembaga, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menghadirkan keberkahan serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan adanya penyerahan sertifikat penghargaan dan laporan pelaksanaan kurban ini, BAZNAS Wonogiri berharap hubungan kemitraan dengan para mudhohi dapat terus terjalin dengan baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS pada tahun-tahun mendatang.

 

09/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Gelar Bimtek dengan Pengurus UPZ RSUD untuk Optimalkan Pengelolaan ZIS

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri (RSUD) Kabupaten Wonogiri pada Kamis (4/6/2026) bertempat di Kantor RSUD Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan RSUD Kabupaten Wonogiri.

Bimtek diikuti oleh pengurus UPZ RSUD Kabupaten Wonogiri. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Wonogiri menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan, yaitu Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Achmad Sohib Hasani.

Materi yang disampaikan meliputi regulasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), penguatan peran dan fungsi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta strategi optimalisasi penghimpunan ZIS di lingkungan RSUD Kabupaten Wonogiri. Melalui materi tersebut, peserta diharapkan dapat memahami tata kelola pengelolaan zakat yang baik serta mampu meningkatkan kontribusi UPZ dalam mendukung program-program kemaslahatan umat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran penting sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengurus UPZ perlu terus dilakukan agar pengelolaan ZIS semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pengurus UPZ RSUD Kabupaten Wonogiri semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga penghimpunan ZIS dapat berjalan lebih optimal dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan serta peluang dalam pengelolaan zakat di lingkungan instansi. BAZNAS Wonogiri berharap sinergi yang telah terjalin dengan RSUD Kabupaten Wonogiri dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesadaran berzakat dan memperluas manfaat program-program sosial kemanusiaan di Kabupaten Wonogiri.

09/06/2026 | Kontributor: HUMAS BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI

Berita Terbaru

Pimpinan Baznas Wonogiri Menghadiri Pengajian Akbar Malam Puncak Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito
Pimpinan Baznas Wonogiri Menghadiri Pengajian Akbar Malam Puncak Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito
Paranggupito, 12 September 2025 — Pimpinan Baznas Kabupaten Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati malam puncak Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito, yang berlangsung pada Jumat malam, 12 September 2025 pukul 20.00 WIB, bertempat di Pendopo Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri. Acara ini diselenggarakan oleh GOIP (Gabungan Organisasi Islam Paranggupito) sebagai wujud syukur atas perjalanan dan kemajuan Kecamatan Paranggupito selama 33 tahun terakhir. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat, serta sebagai sarana peningkatan nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Pengajian menghadirkan Ustadz Fahri sebagai penceramah utama dan penampilan grup dalang santri asal Baturetno, yang menggabungkan unsur seni dan dakwah dalam pertunjukan wayang bernafaskan Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri Bapak Sugiarto, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Achmad Sohib Hasani, serta unsur Forkompincam Kecamatan Paranggupito seperti Camat, Kapolsek, dan Danramil. Selain itu, hadir pula para kepala desa, takmir masjid, dan ratusan warga masyarakat dari berbagai pelosok desa. Salah satu momen yang paling menyentuh dalam acara ini adalah pemberian santunan kepada 12 anak dhuafa, yang diserahkan langsung oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan memotivasi anak-anak untuk terus semangat dalam menuntut ilmu. Panitia pelaksana dari GOIP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini, baik dari unsur pemerintah, tokoh masyarakat, maupun warga yang ikut berpartisipasi. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa dampak positif secara spiritual dan sosial bagi masyarakat Paranggupito. Dengan penuh khidmat dan suasana religius, pengajian akbar malam itu menjadi penutup yang bermakna dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-33 Kecamatan Paranggupito. Semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan diharapkan menjadi bekal dalam membangun Paranggupito yang lebih maju dan berkarakter.
BERITA15/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Gelar Rapat Koordinasi dengan Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Gelar Rapat Koordinasi dengan Kelompok Ternak Sumber Barokah Farm
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri menggelar rapat koordinasi dan konsultasi bersama pengurus kelompok ternak Sumber Barokah Farm dari Kecamatan Eromoko pada Senin, 8 September 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan visi dan misi, serta mempercepat realisasi program Balai Ternak yang diharapkan dapat memberikan berkah dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Rapat yang dilaksanakan di kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri ini turut dihadiri oleh perwakilan tim pendamping program dari BAZNAS RI. Kehadiran mereka menegaskan komitmen BAZNAS dalam memastikan setiap program berjalan sesuai dengan prinsip 3A: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program balai ternak dapat segera berjalan dengan sukses. BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap keberhasilan program peternakan kambing ini dapat menjadi contoh dan membuka jalan bagi pengembangan sektor ternak lainnya, seperti peternakan unggas, perunggasan, atau jenis ternak lainnya di masa mendatang. Hadir secara langsung dalam rapat ini pengurus inti kelompok ternak Sumber Barokah Farm, yaitu Ria Rahmawati (Ketua), Umi Nur Sidah (Sekretaris), dan M. Sahal Mahfud (Bendahara). Turut hadir pula perwakilan perangkat Desa Sumberharjo, Bapak Yatno, yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Dengan sinergi antara BAZNAS, BAZNAS RI, dan kelompok ternak, diharapkan program Balai Ternak Sumber Barokah Farm dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.
BERITA15/09/2025 | Fredian Ismoyo, S.H.I
Mahasiswa UIN Jakarta Kunjungi BAZNAS Wonogiri Perihal Kolaborasi Edukasi Zakat di Jatiroto
Mahasiswa UIN Jakarta Kunjungi BAZNAS Wonogiri Perihal Kolaborasi Edukasi Zakat di Jatiroto
WONOGIRI - BAZNAS Kabupaten Wonogiri mendapat kunjungan silaturahmi dari mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada Senin, 8 September 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari program kolaborasi edukasi zakat yang mereka jalankan di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Diskusi Regulasi dan Peran Strategis BAZNAS Kedatangan para mahasiswa disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. Yazid, M.SI, didampingi Wakil Ketua I, Drs. Rizza Sitok Setiawan, serta Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd., M.Pd. Dalam pertemuan yang penuh keakraban ini, para mahasiswa berdiskusi mendalam mengenai berbagai aspek pengelolaan zakat. Salah satu topik utama yang dibahas adalah regulasi pemerintah terkait zakat. Para pimpinan BAZNAS Wonogiri menjelaskan peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Diskusi ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para mahasiswa tentang pentingnya manajemen zakat yang akuntabel dan profesional. Kolaborasi untuk Peningkatan Kesadaran Zakat Masyarakat Ketua BAZNAS Wonogiri, Drs. Yazid, M.SI, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif para mahasiswa UIN Jakarta yang terjun langsung ke masyarakat. "Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran adik-adik mahasiswa di Wonogiri, khususnya di Jatiroto, sangat membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menunaikan zakat melalui jalur resmi," ujarnya. Program yang digagas oleh mahasiswa UIN Jakarta ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara akademisi dan lembaga zakat untuk mengoptimalkan potensi ZIS di Indonesia. Kunjungan ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya bersama mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang efektif dan produktif.
BERITA09/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Audiensi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS Surakarta, Bahas Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan di Kecamatan Kismantoro
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Audiensi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS Surakarta, Bahas Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan di Kecamatan Kismantoro
Wonogiri, 4 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menerima audiensi dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada hari Kamis, 4 September 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Audiensi ini dilakukan oleh Wakil II BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd dan mahasiswa semester 3 dan 5 yang tergabung dalam program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan, sebagai bagian dari implementasi pengabdian masyarakat dalam kurikulum Fakultas Kedokteran UNS. Mereka akan melaksanakan program tersebut di Desa Lemah Abang, Kecamatan Kismantoro, pada 27 September 2025. Dalam kunjungan ini, para mahasiswa menyampaikan maksud dan tujuan mereka melakukan audiensi sekaligus mengajak BAZNAS Kabupaten Wonogiri untuk menjalin kerja sama dan dukungan atas program yang akan dijalankan. Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan dasar, serta pelatihan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Wakil II BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd menyambut positif semangat mahasiswa FK UNS dalam melakukan pemberdayaan masyarakat di daerah, khususnya wilayah pelosok Wonogiri. “Kami menyambut baik niat mulia dari adik-adik mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS. Ini merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam pembangunan kesehatan masyarakat. BAZNAS siap memberikan dukungan sesuai dengan kapasitas dan kewenangan yang ada,” ujar Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd Wakil II BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan misi BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan multisektor, termasuk bidang kesehatan. Terlebih lagi, wilayah Kecamatan Kismantoro merupakan salah satu daerah yang masuk dalam perhatian program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Sebagai bentuk tindak lanjut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri akan menelaah lebih lanjut proposal kegiatan dan melakukan koordinasi teknis agar pelaksanaan program di Desa Lemah Abang berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap sinergi seperti ini dapat terus terbangun antara lembaga pengelola zakat dengan institusi pendidikan, guna mendorong gerakan kepedulian sosial yang terstruktur dan berdampak luas
BERITA04/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Audiensi STAIMAS Wonogiri, Bahas Kolaborasi Program dan Pembentukan UPZ
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Audiensi STAIMAS Wonogiri, Bahas Kolaborasi Program dan Pembentukan UPZ
Wonogiri, 4 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menerima kunjungan audiensi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri pada hari Kamis, 4 September 2025, bertempat di kantor BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Audiensi ini dihadiri oleh Civitas Akademik STAIMAS Wonogiri dan diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Drs. H. Yazid, MSI beserta jajaran pimpinan BAZNAS Wonogiri. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama strategis antara lembaga pendidikan tinggi dengan lembaga pengelola zakat di daerah. Dalam pertemuan tersebut, pihak STAIMAS Wonogiri menyampaikan maksud dan tujuan untuk menjalin sinergi dalam berbagai bidang, khususnya kegiatan akademik dan penguatan kelembagaan. Beberapa poin kerja sama yang dibahas antara lain: Pemberian materi atau kuliah umum oleh jajaran BAZNAS kepada mahasiswa STAIMAS, khususnya dalam bidang zakat, filantropi Islam, dan ekonomi syariah. Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa STAIMAS di lingkungan BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Kolaborasi program beasiswa bagi mahasiswa STAIMAS yang membutuhkan, melalui mekanisme yang sesuai dengan regulasi BAZNAS. Dukungan terhadap penelitian mahasiswa, terutama yang relevan dengan pengelolaan zakat, pemberdayaan mustahik, dan pengembangan UPZ. Pembentukan dan penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan STAIMAS Wonogiri, sebagai bagian dari optimalisasi penghimpunan zakat di sektor pendidikan. Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Drs. H. Yazid, MSI, dalam sambutannya, menyambut baik inisiatif dari STAIMAS Wonogiri. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dari semangat membangun gerakan zakat yang inklusif dan berbasis edukasi. “Kami sangat mengapresiasi kedatangan dan ajakan kerja sama dari STAIMAS Wonogiri. Ini menunjukkan bahwa gerakan zakat tidak hanya menjadi ranah praktis, tetapi juga akademis. Kami siap berkolaborasi untuk kebaikan umat, terutama dalam membangun generasi muda yang peduli dan aktif dalam pengelolaan zakat,” ujar Ketua BAZNAS. Sementara itu, perwakilan STAIMAS Wonogiri menyatakan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk mengenal dunia pengelolaan zakat secara langsung, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung lembaga zakat daerah. Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak akan menyusun Nota Kesepahaman (MoU) dan merancang program kerja bersama yang akan direalisasikan dalam waktu dekat. BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap kolaborasi ini dapat menjadi model kemitraan antara BAZNAS dan institusi pendidikan di daerah, guna mendorong literasi zakat serta pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan dan riset.
BERITA04/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd.
BAZNAS Wonogiri Melakukan Assessment RTLH di Kecamatan Baturetno
BAZNAS Wonogiri Melakukan Assessment RTLH di Kecamatan Baturetno
Wonogiri – 30 Agustus 2025 | BAZNAS Kabupaten Wonogiri melaksanakan kegiatan assessment Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Baturetno sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hunian layak bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan assessment ini merupakan langkah awal untuk mengidentifikasi dan memverifikasi kondisi rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni, sebagai dasar pertimbangan program Bantuan Renovasi RTLH yang rutin dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Kegiatan dilakukan oleh Tim BAZNAS Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Wonogiri) dan Fredian Ismoyo, S.H.I. serta dibantu oleh relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kecamatan Baturetno. Assessment menyasar beberapa rumah warga kurang mampu. Lokasi assessment dilaksanakan di Desa Saradan dan Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri. Assessment dilaksanakan pada 30Agustus 2025, sebagai bagian dari agenda lapangan BAZNAS menjelang realisasi bantuan RTLH tahun 2025.Assessment ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan zakat dialokasikan secara tepat sasaran, terutama bagi warga yang paling membutuhkan. Program RTLH merupakan bentuk implementasi zakat dalam peningkatan taraf hidup dan kesehatan lingkungan masyarakat mustahik. Tim melakukan verifikasi lapangan dengan mendatangi langsung rumah-rumah calon penerima manfaat. Proses dilakukan dengan dokumentasi, wawancara singkat, serta koordinasi dengan aparat desa dan warga sekitar. Hasil assessment akan dirangkum dalam laporan untuk ditindaklanjuti dalam rapat penetapan penerima bantuan. BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program zakat yang amanah, tepat sasaran, dan berdampak langsung.
BERITA01/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Dukung dan Siap Menjalankan 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025
BAZNAS Wonogiri Dukung dan Siap Menjalankan 9 Resolusi Rakornas BAZNAS 2025
Jakarta – 29 Agustus 2025 — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas yang mengangkat tema “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan strategi seluruh BAZNAS di Indonesia, termasuk BAZNAS Wonogiri, dalam membangun tata kelola zakat yang profesional dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Acara Rakornas secara resmi dibuka oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., serta dihadiri oleh Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, jajaran pimpinan BAZNAS RI, dan ratusan perwakilan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia. Baznas Kabupaten Wonogiri diwakilkan oleh Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri) dan Bapak Achmad Sohib Hasani (Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Wonogiri) Sebagai hasil strategis dari Rakornas, BAZNAS RI menetapkan sembilan resolusi utama yang menjadi acuan kerja BAZNAS pusat hingga daerah. BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyatakan kesiapan untuk menjalankan dan menindaklanjuti seluruh butir resolusi tersebut sebagai berikut: 1. Menjadi Garda Terdepan Penanggulangan Kemiskinan BAZNAS Wonogiri siap mengambil peran aktif sebagai garda terdepan dalam penyejahteraan umat dan pengentasan kemiskinan, selaras dengan visi pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita. 2. Meneguhkan Prinsip 3 Aman BAZNAS Wonogiri berkomitmen menjaga reputasi lembaga melalui penerapan prinsip 3 Aman: Aman Syar’i Aman Regulasi Aman NKRI serta menjadikan Aman NKRI sebagai pondasi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 3. Penguatan 4 Pilar Zakat Nasional BAZNAS Wonogiri mendukung lanjutan penguatan empat pilar utama pengelolaan zakat nasional, yakni: Regulasi dan kelembagaan Kapasitas SDM Pengembangan infrastruktur Sinergi dan jejaring nasional 4. Mendukung Pengesahan Perpres Zakat ASN & BUMN BAZNAS Wonogiri mendorong pengesahan rancangan Peraturan Presiden tentang zakat dari ASN dan pegawai BUMN untuk memperkuat penghimpunan ZIS dan DSKL nasional. 5. Pembentukan UPZ di Semua Desa dan Masjid BAZNAS Wonogiri siap mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap desa/kelurahan, kecamatan, dan masjid se-Kabupaten Wonogiri, melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan ulama, dan menargetkan pembentukan dalam dua bulan sejak Rakornas. 6. Optimalisasi Pengumpulan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) BAZNAS Wonogiri mendukung pemetaan dan pengelolaan potensi zakat dan DSKL seperti: Harta tak bertuan (mal majhul) Luqothah (barang temuan) Tanah tidak terurus (ihyaul mawat) Sanksi pidana (ta’zir), badonah, iwad, hingga Dormant account dan potensi lain yang sah dikelola oleh BAZNAS. 7. Pembentukan AAZRI di Wilayah BAZNAS Wonogiri menyambut baik inisiasi pembentukan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) di tingkat wilayah untuk: Menyatukan profesi amil zakat Meningkatkan kapasitas SDM Membangun sinergi nasional antaramil 8. Penguatan Sinergi dan Peran Kemanusiaan Global BAZNAS Wonogiri siap memperluas kemitraan lintas sektor dengan pemerintah daerah, swasta, perguruan tinggi, media, dan lembaga internasional, serta ikut berkontribusi dalam isu-isu kemanusiaan global, termasuk dukungan terhadap Palestina dan masyarakat terdampak krisis. 9. Apresiasi atas Putusan MK terkait UU Zakat BAZNAS Wonogiri mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi atas Judicial Review UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang semakin memperkuat posisi BAZNAS sebagai lembaga utama pengelola zakat nasional. Rakornas BAZNAS 2025 telah menjadi tonggak penting penguatan peran zakat dalam pembangunan nasional dan daerah. BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dengan dukungan seluruh stakeholder lokal, siap bertransformasi menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih modern, transparan, dan hadir di tengah umat. Zakat Tumbuh, Umat Tangguh – BAZNAS Wonogiri Siap Berkontribusi untuk Indonesia yang Lebih Berdaya.
BERITA01/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
Rakornas BAZNAS 2025: Wujud Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Pemberdayaan Umat
Rakornas BAZNAS 2025: Wujud Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Pemberdayaan Umat
Jakarta, 27 Agustus 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri) dan Bapak Achmad Sohib Hasani (Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Wonogiri) turut hadir dan mendukung penuh pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025 yang digelar pada 26–29 Agustus 2025 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas ini mengusung tema: “Menguatkan BAZNAS, Menyukseskan Asta Cita” yang sejalan dengan semangat BAZNAS Wonogiri dalam membangun pengelolaan zakat yang kuat, transparan, dan berdampak luas. Rakornas BAZNAS 2025 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., dan dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS pusat dan daerah, serta tokoh nasional, termasuk Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani. Sebagai bagian dari jaringan BAZNAS nasional, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyambut baik pelaksanaan Rakornas ini sebagai forum strategis untuk mengevaluasi capaian program tahun berjalan, menyusun rencana kerja nasional dan memperkuat sinergi antarwilayah dan antar-lembaga pengelola zakat. Dalam Rakornas ini, BAZNAS RI menetapkan sembilan resolusi strategis, termasuk penguatan tata kelola zakat, percepatan digitalisasi, peningkatan transparansi layanan, dan perluasan dampak program zakat produktif. Wakil Ketua BAZNAS Wonogiri, dalam pernyataannya, menyampaikan: "Kami mendukung penuh arah kebijakan nasional yang ditetapkan dalam Rakornas 2025. Ini menjadi pedoman penting bagi BAZNAS daerah, termasuk Wonogiri, untuk terus meningkatkan kualitas layanan zakat dan menjawab tantangan sosial dengan solusi yang terstruktur." BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk segera menindaklanjuti hasil Rakornas ke dalam rencana kerja daerah, antara lain: 1. Meningkatkan penghimpunan zakat melalui layanan yang mudah, amanah, dan berbasis digital. 2. Mengembangkan program zakat produktif berbasis potensi lokal untuk mustahik agar lebih mandiri secara ekonomi. 3. Menguatkan sinergi dengan Pemda, Dinas Sosial, KUA, dan OPD terkait dalam distribusi bantuan sosial. 4. Transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan serta pelaporan publik secara berkala kepada masyarakat Wonogiri. Dalam rangkaian Rakornas, BAZNAS Wonogiri juga berpartisipasi dalam forum diskusi regional, berbagi praktik baik dalam pelayanan mustahik, serta menghadiri acara BAZNAS Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pengelolaan zakat di berbagai daerah. “Kami pulang dari Rakornas ini dengan semangat baru dan pemahaman yang lebih tajam. InsyaAllah, akan kami implementasikan dalam program nyata untuk masyarakat Wonogiri,” ujar salah satu perwakilan BAZNAS Wonogiri yang hadir di Jakarta. Dengan terlaksananya Rakornas BAZNAS 2025, BAZNAS Wonogiri menegaskan kembali perannya sebagai lembaga zakat resmi yang terus berinovasi dalam pelayanan, akuntabel dalam pengelolaan, dan progresif dalam pemberdayaan umat. Rakornas ini menjadi titik tolak untuk memperkuat semangat kolaborasi demi terwujudnya masyarakat Wonogiri yang sejahtera dan berkeadilan. Zakat Tumbuh, Umat Tangguh — Bersama BAZNAS Wonogiri, Kita Kuatkan Negeri.
BERITA01/09/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Hadiri Rakornas BAZNAS RI 2025 di Jakarta
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Hadiri Rakornas BAZNAS RI 2025 di Jakarta
Jakarta, 26 Agustus 2025 – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd selaku Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Wonogiri dan Bapak Achmad Sohib Hasani selaku Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Wonogiri menghadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS Republik Indonesia tahun 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Rakornas diselenggarakan selama empat hari, dimulai pada tanggal 26–29 Agustus 2025, dan dibuka secara resmi pada hari Selasa, 26 Agustus 2025 yang dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS dari 34 provinsi dan 504 kabupaten/kota se-Indonesia. Rakornas BAZNAS RI 2025 merupakan agenda nasional tahunan yang diselenggarakan untuk menyamakan visi, misi, serta langkah strategis seluruh BAZNAS se-Indonesia dalam pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah. Rakornas tahun ini mengangkat tema: "Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA". Rakornas ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program kerja BAZNAS pusat dan daerah, agar seluruh gerakan zakat di Indonesia berjalan harmonis dan profesional. Rakornas juga menjadi forum strategis untuk merespons tantangan, berbagi praktik baik, serta mendorong inovasi dalam pengelolaan zakat. Rakornas BAZNAS RI 2025 dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, ditandai dengan pemukulan gong. Turut hadir dalam pembukaan: Ketua MPR RI, Ahmad Mujani, Ketua MUI, KH. Anwar Iskandar, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Dalam pembukaan, BAZNAS RI meluncurkan program strategis nasional: Beasiswa 10.000 Santri, 1000 Madrasah Layak Belajar. 1.580 Beasiswa Cendekia untuk Mahasiswa S1 Dalam Negeri, Serta peluncuran buku: “Islam Ala Prabowo” yang ditanda tangani oleh Ketua MPR, Menteri Agama, Ketua BAZNAS RI, Rektor UIN Sunan Ampel. BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap Rakornas 2025 menjadi tonggak penguatan sistem pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan transparan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Semangat sinergi nasional akan terus menjadi landasan untuk mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA27/08/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
KETUA BAZNAS WONOGIRI HADIRI PEMECAHAN REKOR MURI 10.000 MANGKOK SOTO DI JEPARA
KETUA BAZNAS WONOGIRI HADIRI PEMECAHAN REKOR MURI 10.000 MANGKOK SOTO DI JEPARA
Jepara, 25 Agustus 2025 — Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. H. Yazid, M.SI., turut hadir dalam kegiatan Pemecahan Rekor MURI 10.000 Mangkok Soto yang digelar di Alun-Alun Jepara. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara untuk memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke-80. Kegiatan ini merupakan ajang pemecahan Rekor MURI dengan menyajikan 10.000 mangkok soto, yang dimasak dan dibagikan oleh pelaku UMKM binaan BAZNAS daerah. Event ini menjadi simbol kolaborasi antara BAZNAS dan para pelaku UMKM dalam mengangkat potensi ekonomi lokal melalui sektor kuliner. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan perwakilan BAZNAS dari berbagai daerah di Jawa Tengah, salah satunya Ketua BAZNAS Wonogiri, Drs. H. Yazid, M.Si., yang turut mendukung penuh peran UMKM dalam pembangunan ekonomi umat. Kegiatan diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah. Lokasi kegiatan berada di Alun-Alun Jepara, yang menjadi pusat perayaan dan pengumpulan massa untuk menyaksikan langsung pemecahan rekor tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan UMKM binaan BAZNAS, memperkenalkan kuliner lokal khas daerah, serta memeriahkan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah dengan kegiatan yang positif dan berdampak sosial. Dengan kehadiran para pimpinan BAZNAS dari berbagai kabupaten/kota, termasuk Ketua BAZNAS Wonogiri, kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga zakat dan pelaku usaha kecil dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
BERITA25/08/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
PENYERAHAN BANTUAN BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI KEPADA MUSTAHIK FAKIR DISABILITAS PSIKOSOSIAL (ODDP)
PENYERAHAN BANTUAN BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI KEPADA MUSTAHIK FAKIR DISABILITAS PSIKOSOSIAL (ODDP)
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan berupa sembako kepada 3 Mustahik Fakir Disabilitas Psikososial (ODDP) di Kecamatan Kismantoro. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025 oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd didampingi oleh Perangkat Desa Pucung Kecamatan Kismantoro serta dibantu oleh Relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Wonogiri. Diberitakan sebelumnya di Kompas.com Jumat, 8 Agustus 2025 tiga saudara penyandang disabilitas Di Dusun Gupakan, Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Rinem, Kisut, dan Cikrak—ketiganya mengalami gangguan mental dan fisik yang berbeda. Rinem hidup dengan keterbelakangan mental, Kisut menderita kebutaan dan ketulian, sementara Cikrak tidak mampu berbicara dan mengalami gangguan jiwa. Sejak ditinggal wafat oleh ibu mereka tiga tahun lalu, ketiganya hidup sendiri tanpa pendamping keluarga, hanya mengandalkan kepedulian warga sekitar. Bantuan pemerintah desa memang sempat hadir, seperti pembangunan rumah sederhana dan pemberian sembako. Namun, kondisi mereka tetap jauh dari kata layak. Rumah yang mereka tempati minim fasilitas dan sering kali bantuan yang diterima tidak sampai dengan aman karena ada oknum yang menyalahgunakannya. Sementara itu, belum ada penanganan medis atau rehabilitasi terhadap kondisi kesehatan mental mereka, membuat kehidupan sehari-hari mereka bergantung sepenuhnya pada uluran tangan relawan dan tetangga. Kisah ini mencerminkan betapa kelompok rentan seperti penyandang disabilitas masih sering luput dari perhatian serius. Kehadiran program bantuan jangka pendek belum cukup menyelesaikan akar permasalahan yang mereka hadapi. Dibutuhkan sinergi lebih kuat dari pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat luas untuk memastikan bahwa Rinem, Kisut, dan Cikrak—serta mereka yang senasib—tidak terus menjalani hidup dalam kesunyian dan kekurangan. (Autor : Dea Pungky - Humas Baznas Wonogiri)
BERITA22/08/2025 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS TANGGAP BENCANA Kabupaten Wonogiri menghadiri acara silaturahmi dan latihan bersama relawan penanggulangan bencana kabupaten Wonogiri tahun 2025
BAZNAS TANGGAP BENCANA Kabupaten Wonogiri menghadiri acara silaturahmi dan latihan bersama relawan penanggulangan bencana kabupaten Wonogiri tahun 2025
BAZNAS Tanggap Bencana Wonogiri Hadiri Silaturahmi dan Latihan Gabungan Relawan Penanggulangan Bencana 2025 WONOGIRI - BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Tanggap Bencana Kabupaten Wonogiri menghadiri acara silaturahmi dan latihan gabungan relawan penanggulangan bencana se-Kabupaten Wonogiri pada tanggal 12 Agustus 2025. Acara yang bertempat di GOR Girimandala Wonogiri ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh relawan dalam menghadapi potensi bencana. Dalam kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri diwakili oleh Bapak Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd., selaku Wakil Ketua II (Bidang Pengelolaan Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS). Kehadiran BAZNAS Wonogiri menegaskan komitmen lembaga dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di daerah. Acara ini diikuti oleh berbagai tim relawan yang tergabung dalam Forum Relawan Penanggulangan Bencana Wonogiri, di antaranya BPBD, SAR MTA, RPG, PMI, Banyoe Benink, Relawan Siaga Bencana Giriwoyo, Saka Bhayangkara, Saka Wira Kartika, dan TAGANA. Latihan bersama ini menjadi ajang penting untuk menyelaraskan koordinasi dan meningkatkan keterampilan operasional para relawan agar dapat merespons bencana dengan cepat dan efektif. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Tanggap Bencana Wonogiri berharap sinergi antarlembaga dan relawan dapat semakin solid, sehingga masyarakat Wonogiri merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman bencana. httpswebwhatsappcom
BERITA12/08/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
Kunjungan Kerja BAZNAS RI ke Wonogiri, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Kunjungan Kerja BAZNAS RI ke Wonogiri, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS
Kunjungan Kerja BAZNAS RI ke Wonogiri, Perkuat Sinergi Pengelolaan ZIS WONOGIRI – Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS), BAZNAS RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wonogiri pada tanggal 5 hingga 8 Agustus 2025. Kunjungan ini disambut hangat oleh Bupati Wonogiri, Bapak Setyo Sukarno, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Bapak H. Drs. Rujito. Delegasi dari BAZNAS RI yang hadir dalam kunjungan ini adalah Ibu Iklima, Bapak Adhi, dan Bapak Hudzaifa Hanum. Acara yang berlangsung di Wonogiri ini dihadiri secara lengkap oleh pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Turut hadir dalam pertemuan tersebut: · Drs H. Yazid, M.Si. (Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri) · Drs. Rizza Sitok Setiawan (Wakil Ketua 1 Bidang Pengelolaan Pengumpulan ZIS) · Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd. (Wakil Ketua 2 Bidang Pengelolaan Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS) · Achmad Sohib Hasani (Wakil Ketua 3 Bidang Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan) · Ahans Mahabie, S.S., M.A. (Wakil Ketua 4 Bidang Pengelolaan Sumber Daya Amil Zakat, Administrasi Perkantoran, Komunikasi, Umum dan Rekomendasi) Selain para pimpinan, staf pelaksana BAZNAS Wonogiri, yaitu Annissa Shinta Dewi, S.E., Fredian Ismoyo, S.H.I., dan Dea Febriana Punky, S.Pd., juga turut serta dalam kegiatan ini. Kunjungan BAZNAS RI ke Wonogiri diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam mengelola ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel, demi terwujudnya kesejahteraan umat. https://www.instagram.com/baznas_wonogiri/p/DNNHJ07SUMZ/
BERITA05/08/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Perkuat Sinergi melalui Studi Tiru di BAZNAS Sragen
BAZNAS Wonogiri Perkuat Sinergi melalui Studi Tiru di BAZNAS Sragen
BAZNAS Wonogiri Perkuat Sinergi melalui Studi Tiru di BAZNAS Sragen Wonogiri – Guna meningkatkan tata kelola dan efektivitas program, Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri bersama dengan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Wonogiri, Bapak H. Rujito, melakukan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Sragen. Kunjungan ini dilaksanakan pada Jumat, 22 November 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Wonogiri, termasuk Bapak Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd, serta jajaran pimpinan BAZNAS Wonogiri lainnya. Studi tiru ini bertujuan untuk mempelajari berbagai inovasi dan praktik terbaik yang telah diterapkan oleh BAZNAS Sragen dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). BAZNAS Sragen dikenal memiliki program-program unggulan yang berdampak positif bagi masyarakat. Bapak Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd, mewakili Pimpinan BAZNAS Wonogiri, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkaya wawasan dan mengadopsi model-model sukses yang dapat diterapkan di Wonogiri. “Kami berharap, dari studi tiru ini, kami bisa mendapatkan inspirasi baru untuk mengembangkan program-program BAZNAS Wonogiri agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Bapak H. Rujito mengapresiasi kegiatan ini dan menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. “Sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah sangatlah krusial. Kami berharap BAZNAS Wonogiri dapat terus berinovasi dan menjadi lembaga yang amanah serta profesional,” tuturnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk terus berupaya menebar kebaikan dan manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri. Semoga hasil dari studi tiru ini dapat segera diimplementasikan untuk kemajuan BAZNAS Wonogiri. https://www.instagram.com/p/DC1KpmAtWW0/?img_index=3
BERITA05/08/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Hadiri Peluncuran Bantuan Modal Usaha Mustahik Produktif se-Jawa Tengah
BAZNAS Wonogiri Hadiri Peluncuran Bantuan Modal Usaha Mustahik Produktif se-Jawa Tengah
BAZNAS Wonogiri Hadiri Peluncuran Bantuan Modal Usaha Mustahik Produktif se-Jawa Tengah Karanganyar, 3 Agustus 2025 – BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri acara peluncuran dan penyerahan bantuan modal usaha untuk 3.500 mustahik produktif di Jawa Tengah. Acara yang merupakan bagian dari program percepatan pengentasan kemiskinan ini berlangsung di Hotel Alana Solo, Colomadu, Karanganyar. Bantuan senilai total Rp 10.500.000.000 diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah. Setiap mustahik menerima bantuan modal usaha sebesar Rp 3.000.000 yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BAZNAS dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sragen, Kabupaten Karanganyar, Kota Surakarta, dan Kabupaten Wonogiri. Program ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat kurang mampu agar bisa mandiri secara finansial. BAZNAS Wonogiri mengapresiasi program ini dan berkomitmen untuk terus bersinergi dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui berbagai program produktif lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi para mustahik untuk bangkit dan menjadi agen perubahan ekonomi di lingkungan mereka. https://www.instagram.com/p/DM6zxYrzODF/
BERITA03/08/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri Jalin Silaturahmi dengan Kapolres Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Jalin Silaturahmi dengan Kapolres Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Jalin Silaturahmi dengan Kapolres Wonogiri Wonogiri – Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi, Pimpinan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Wonogiri pada hari Rabu, 12 Maret 2025, melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Wonogiri. Kedatangan rombongan BAZNAS Wonogiri disambut langsung oleh Kapolres Wonogiri. Silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan membangun kemitraan strategis antara BAZNAS dan institusi kepolisian, khususnya dalam mendukung program-program sosial keagamaan di wilayah Wonogiri. Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan BAZNAS Wonogiri memaparkan visi dan misi lembaga, yang salah satunya berpegang teguh pada motto "Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI." Motto ini memiliki makna mendalam: Aman Syar'i: BAZNAS berkomitmen penuh untuk mengelola dan menyalurkan dana zakat sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Aman Regulasi: Pengelolaan zakat dilakukan secara transparan dan akuntabel, mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Aman NKRI: Seluruh kegiatan BAZNAS Wonogiri dijalankan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kapolres Wonogiri menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi kinerja BAZNAS dalam membantu menyejahterakan masyarakat melalui dana zakat. Beliau juga menyatakan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS, dan berharap sinergi ini dapat terus berjalan dengan baik demi kemajuan Wonogiri. Dengan adanya silaturahmi ini, BAZNAS Wonogiri optimis dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Polres Wonogiri, untuk mencapai tujuan mulia, yaitu menyejahterakan umat melalui zakat yang profesional dan terpercaya. https://www.instagram.com/p/DHHttTuSfby/?img_index=1
BERITA01/08/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
Study Tiru kebun Melon di Sragen bersama UPZ paranggupito
Study Tiru kebun Melon di Sragen bersama UPZ paranggupito
BAZNAS Wonogiri Gelar Studi Tiru Kebun Melon di Sragen untuk Kembangkan Potensi UPZ Paranggupito Wonogiri, 19 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri mengadakan kegiatan studi tiru ke kebun melon di Sragen pada Kamis, 19 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Paranggupito dan bertujuan untuk mempelajari pengelolaan budidaya melon modern sebagai salah satu potensi pengembangan program pemberdayaan ekonomi. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Wonogiri diwakili oleh Achmad Sohib Hasani selaku Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan. Keterlibatan beliau menegaskan komitmen BAZNAS dalam mendukung program-program produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik. Melalui kunjungan ini, peserta diajak melihat langsung proses budidaya melon, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang didapat bisa diterapkan di wilayah Paranggupito yang memiliki potensi lahan pertanian. Studi tiru ini menjadi langkah nyata BAZNAS Wonogiri untuk meningkatkan kapasitas UPZ dan menciptakan program-program yang berkelanjutan, sehingga dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat. https://www.instagram.com/p/DLEGcHhyx_p/
BERITA31/07/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
Pemkab Wonogiri Dukung Penuh Fasilitas Kantor BAZNAS, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah
Pemkab Wonogiri Dukung Penuh Fasilitas Kantor BAZNAS, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah
Pemkab Wonogiri Dukung Penuh Fasilitas Kantor BAZNAS, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah WONOGIRI – Pemerintah Kabupaten Wonogiri menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung pengelolaan zakat di wilayahnya. Hal ini terlihat dengan adanya peninjauan fasilitas kantor BAZNAS Wonogiri oleh jajaran Pemkab pada 31 Juli 2025. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi dan arahan Bupati Wonogiri untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang "aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI." Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, Ibu Hj. Dra. Ristanti, MM, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bapak Drs. Teguh Setiyono, MM, serta Bapak Sriyono, S.Sos, MM dari Bagian Umum Pemkab Wonogiri. Dari pihak BAZNAS Wonogiri, turut mendampingi para pimpinan, yaitu: Drs. Rizza Sitok Setiawan, Wakil Ketua I (Bidang Pengelolaan Pengumpulan ZIS) Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., Wakil Ketua II (Bidang Pengelolaan Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS) Achmad Sohib Hasani, Wakil Ketua III (Bidang Pengelolaan Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan) Ibu Ristanti dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara BAZNAS dan Pemkab dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan masyarakat. "Fasilitas yang memadai akan mendukung kinerja BAZNAS dalam melayani para muzakki dan menyalurkan zakat secara tepat sasaran," ujarnya. Senada dengan itu, para pimpinan BAZNAS Wonogiri menyambut baik dukungan dari Pemkab. Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam setiap program. "Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Bapak Bupati beserta seluruh jajaran Pemkab Wonogiri. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja keras, sehingga BAZNAS dapat menjadi lembaga terpercaya yang menebar manfaat seluas-luasnya di Wonogiri," tutur salah satu pimpinan BAZNAS. Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi, sehingga BAZNAS Wonogiri dapat semakin optimal dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, demi mewujudkan Wonogiri yang maju dan sejahtera. https://www.instagram.com/p/DM9RIX8TQia/
BERITA31/07/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
BAZNAS Wonogiri dan Pesantren MAJT Jalin Sinergi Kuatkan Pendidikan dan Dakwah Rahmatan Lil Alamin
BAZNAS Wonogiri dan Pesantren MAJT Jalin Sinergi Kuatkan Pendidikan dan Dakwah Rahmatan Lil Alamin
BAZNAS Wonogiri dan Pesantren MAJT Jalin Sinergi Kuatkan Pendidikan dan Dakwah Rahmatan Lil Alamin WONOGIRI, 8 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri hari ini menerima kunjungan silaturahmi istimewa dari perwakilan Pesantren Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS dalam mendukung penuh kemajuan pendidikan, khususnya pesantren, sejalan dengan semangat dakwah Islam yang rahmatan lil alamin. Rombongan MAJT disambut langsung oleh Drs. Yazid, M.Si, Wakil Ketua BAZNAS Wonogiri, beserta jajaran pimpinan lainnya. Dari Pesantren MAJT, turut hadir beberapa tokoh penting, antara lain: · Drs. H. Eman Sulaeman, MH. (Wakil Bendahara III) · Dr. KH. M. Saifuddin, Lc., MA. (Wakil Sekretaris Bidang Humas dan Komunikasi) · Drs. KH. Muhyiddin, M.Ag (Sekretaris Umum) · H. Isdiyanto Isman, SIP (Ketua Bidang Humas) Dalam sambutannya, Bapak Yazid menegaskan bahwa BAZNAS Wonogiri sangat peduli terhadap pendidikan. "Kami memandang pesantren sebagai pondasi penting dalam membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia dan berilmu. BAZNAS Wonogiri terus berupaya menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk berbagai program pendidikan, termasuk beasiswa dan peningkatan fasilitas pesantren," jelasnya. Perwakilan MAJT juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari BAZNAS Wonogiri. Mereka menjelaskan mengenai syiar gerakan Masjid Agung Jawa Tengah dalam kepedulian terhadap dakwah dan pendidikan Islam. Dr. KH. M. Saifuddin, Lc., MA. menyampaikan, "Kunjungan ini terasa istimewa, seiring dengan semangat dakwah Islam yang rahmatan lil alamin. Kami berharap silaturahmi ini akan membuka pintu kolaborasi yang lebih luas antara MAJT dan BAZNAS Wonogiri, terutama dalam mengembangkan potensi santri dan santriwati hafizh dan hafizhah." Beliau juga berharap agar di tahun-tahun mendatang, semakin banyak santri dari Wonogiri yang dapat menimba ilmu di Pesantren MAJT. Pertemuan ini diakhiri dengan diskusi mengenai potensi kerja sama di masa depan, khususnya dalam mendukung program pendidikan dan dakwah berbasis pesantren. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus bersinergi demi mewujudkan masyarakat yang berilmu, beriman, dan bertakwa. https://www.instagram.com/p/DL2OuDXSxVm/
BERITA25/07/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Periode 2024-2029 Audiensi dengan Bupati
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Periode 2024-2029 Audiensi dengan Bupati
Pimpinan BAZNAS Wonogiri Periode 2024-2029 Audiensi dengan Bupati Setyo Sukarno Wonogiri, 9 April 2025 – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri periode 2024-2029 telah melaksanakan audiensi perdana dengan Bupati Wonogiri, Bapak H. Setyo Sukarno, di Ruang Kerja Bupati. Pertemuan penting ini bertujuan untuk memperkenalkan jajaran pimpinan BAZNAS yang baru serta memaparkan visi dan program strategis pengelolaan zakat di Wonogiri ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Drs. H. Yazid, MSI, memimpin rombongan pimpinan dan menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat serta kesempatan audiensi yang diberikan oleh Bupati. "Kami memohon dukungan dan arahan dari Bapak Bupati serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam menjalankan amanah besar ini," ujar Drs. H. Yazid, MSI. Beliau juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi mengoptimalkan potensi zakat di Wonogiri. Bupati Wonogiri, Bapak H. Setyo Sukarno, menyambut baik kedatangan pimpinan BAZNAS yang baru. Beliau mengapresiasi tinggi peran BAZNAS dalam membantu pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pendayagunaan zakat. "Pemerintah Kabupaten Wonogiri siap mendukung penuh setiap langkah BAZNAS demi kemaslahatan umat. Mari kita tingkatkan kolaborasi agar penyaluran zakat dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat Wonogiri," tegas Bapak Bupati. Audiensi ini juga menjadi ajang diskusi mengenai berbagai program inovatif yang akan dijalankan BAZNAS Wonogiri, termasuk upaya peningkatan literasi zakat di masyarakat, penguatan digitalisasi pengelolaan zakat, serta pengembangan program-program produktif yang dapat memberdayakan mustahik. Pertemuan ini diakhiri dengan harapan besar agar BAZNAS Kabupaten Wonogiri periode 2024-2029 dapat menjalankan tugas dengan amanah dan membawa kemajuan yang berarti dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Wonogiri, demi terwujudnya masyarakat Wonogiri yang lebih sejahtera dan mandiri. httpswwwinstagramcompDIN_9bnu2LEimg_index1
BERITA24/07/2025 | ADMIN BAZNAS WONOGIRI
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.

Lihat Daftar Rekening →