WhatsApp Icon

Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri

06/10/2025  |  Penulis: Dea Pungky Febriana, S.Pd

Bagikan:URL telah tercopy
Optimalisasi ZIS untuk Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri BAZNAS Jawa Tengah melakukan Audiensi Bersama Bupati Wonogiri dan BAZNAS Wonogiri

Audiensi BAZNAS Jawa Tengah bersama Bupati Wonogiri

Wonogiri – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wonogiri, Jumat (3/10/2025), dalam rangka audiensi bersama Bupati  Wonogiri dan Baznas Kabupaten Wonogiri. Audiensi ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan di daerah.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Wonogiri Drs. Rujito, serta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Jateng Dr. KH. Ahmad Daroji, M.Si. Turut hadir Wakil Ketua II Drs. H.M. Zain Yusuf, MM, Wakil Ketua IV Sholahuddin Aly, SH, serta Sekretaris Baznas Jateng Drs. H. Ahyani, M.Si.

Baznas Kabupaten Wonogiri sendiri hadir secara lengkap melalui Ketua Drs. H. Yazid, MSI bersama para Wakil Ketua I Drs. Rizza Sitok Setiawan, Wakil Ketua II Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd, Wakil Ketua III Achmad Sohib Hasani, dan Wakil Ketua IV Ahans Mahabie, S.S., M.A.

Dalam forum diskusi, Ketua Baznas Jateng menekankan bahwa pengumpulan dan pendayagunaan zakat di Jawa Tengah harus diarahkan pada program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan mustahik. “Baznas harus hadir tidak hanya sebagai lembaga penghimpun, tetapi juga sebagai motor pemberdayaan masyarakat miskin melalui program terukur, seperti RTLH, bantuan usaha, hingga pelatihan kewirausahaan,” tegas Ketua BAZNAS Jawa Tengah Dr. KH. Ahmad Daroji, MSi.

Selain itu, audiensi ini juga membahas penguatan tata kelola zakat di tingkat kabupaten/kota sesuai amanat Pasal 55 yang menegaskan bahwa pengumpulan zakat dilakukan oleh Baznas Kabupaten/Kota secara resmi dan terstruktur. Hal ini penting guna meningkatkan kepercayaan publik dan memperluas jangkauan penerima manfaat.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, mengapresiasi peran Baznas yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan. Ia berharap kolaborasi antara Pemkab dan Baznas terus diperkuat, khususnya dalam menjangkau warga miskin ekstrem. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran program-program Baznas. Melalui sinergi ini, kami optimis angka kemiskinan di Wonogiri bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Pimpinan Baznas Wonogiri turut memaparkan program yang telah dijalankan di tingkat lokal, termasuk pembangunan rumah tidak layak huni, pemberian modal usaha produktif, serta pembinaan mustahik secara berkelanjutan. Ketua Baznas Wonogiri, H. Yazid, menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.

Audiensi ini menghasilkan kesepahaman antara Baznas Provinsi dan Kabupaten, bahwa upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi, dukungan regulasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan penguatan kelembagaan, dukungan pemerintah, serta optimalisasi penghimpunan ZIS, diharapkan peran Baznas akan semakin strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Wonogiri.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.

Lihat Daftar Rekening →