WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Program Z-

WONOGIRI — Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar Kelompok Z-Mart dengan tema Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional pada Kamis, (15/01/2026) bertempat di RM Alami Sayang, Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi mustahik, khususnya pelaku usaha warung kelontong binaan BAZNAS.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Narasumber Pendamping Z-Mart Muhammad Fadil, serta para mustahik anggota Kelompok Z-Mart. Pelatihan berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif, mencerminkan semangat para peserta untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usahanya.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menegaskan bahwa Program Z-Mart merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas oleh BAZNAS melalui penguatan usaha warung kelontong.

“Program Z-Mart bertujuan meningkatkan kapasitas usaha mustahik agar lebih tertata, profesional, dan berdaya saing, sehingga mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai narasumber, Muhammad Fadil selaku Pendamping Z-Mart memberikan materi seputar pengelolaan warung kelontong secara profesional, mulai dari manajemen stok barang, pencatatan keuangan sederhana, penataan toko, pelayanan kepada pelanggan, hingga strategi meningkatkan omzet usaha. Materi disampaikan secara praktis dan mudah dipahami, sesuai dengan kondisi usaha para peserta.

“Melalui Program Z-Mart, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan modal usaha, tetapi juga memberikan pendampingan intensif, pelatihan manajemen usaha, penguatan kelembagaan kelompok, serta monitoring dan evaluasi secara berkala, “ imbuhnya.

Para mustahik peserta pelatihan menyambut baik kegiatan ini dan mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari. Pelatihan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antaranggota Kelompok Z-Mart, sehingga tercipta semangat kebersamaan dan saling menguatkan.

Melalui kegiatan Pelatihan Dasar Kelompok Z-Mart ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi umat yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak nyata, serta mendorong mustahik untuk naik kelas dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya.

15/01/2026 | Kontributor: Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Serahkan Paket Sembako untuk ODHA dalam Peringatan Hari AIDS

WONOGIRI — Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan paket sembako kepada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) pada Minggu, 30 November 2025 di Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Wonogiri, Ahans Mahabie sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan hidup serta kesehatan para penerima manfaat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat penanggulangan HIV/AIDS di Wonogiri, terutama dalam hal menjaga status gizi, memastikan keberlanjutan konsumsi obat ARV, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan HIV di tingkat daerah.

Dalam acara tersebut, hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri yang diwakili oleh Dr. Satya Wati, serta para tokoh pendamping dan pemerhati HIV/AIDS seperti Bapak Supriyo Haryanto dan Bapak Ahmad, selaku Ketua Kelompok Dukungan Sebaya (KDS). Mereka menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam mendukung ODHA agar tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa hambatan.

Perwakilan Dinas Kesehatan menyampaikan pesan penting bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, mitra layanan kesehatan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS, LAZIS, serta KPA Wonogiri.
Mereka menekankan bahwa memastikan ODHA tidak putus obat, tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak, serta memperoleh dukungan gizi yang cukup adalah tanggung jawab bersama.

“Teman-teman ODIV harus terus mendapatkan layanan, tidak boleh putus obat. Mereka perlu didampingi, diberi semangat, dan dibantu agar tetap mengonsumsi obat secara teratur serta mencukupi kebutuhan gizi hariannya,” pesan perwakilan Dinkes.

Ketua BAZNAS Wonogiri, Ahans Mahabie juga menegaskan bahwa lembaganya akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kasus HIV/AIDS melalui penguatan regulasi, kemitraan, serta peningkatan strategi pelayanan kesehatan daerah.

Melalui penyaluran sembako ini, diharapkan ODHA di Wonogiri mendapatkan dukungan moral dan kesehatan tambahan sehingga tetap semangat menjalani pengobatan dan aktivitas sehari-hari. BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi kelompok rentan sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan.

30/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Wonogiri bagi Lansia di Kecamatan Pracimantoro

PRACIMANTORO — BAZNAS Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat rentan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada lansia di Dusun Padas, Desa Banaran, Kecamatan Pracimantoro.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari para lansia yang berada dalam kondisi keterbatasan ekonomi dan sosial.

Penerima bantuan di antaranya adalah Bu Setu, warga Dusun Padas, Desa Banaran. Bu Setu hidup bersama suaminya yang sama-sama mengalami keterbatasan pendengaran. Selain itu, anak mereka merupakan penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Bantuan juga disalurkan kepada Bu Sakinem, yang tinggal seorang diri di Dusun Padas, Desa Banaran. Dalam kesehariannya, Bu Sakinem mengalami keterbatasan dalam mencukupi kebutuhan hidup dan sangat bergantung pada bantuan tetangga untuk kebutuhan makan.

Melalui penyaluran bantuan sembako ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap dapat meringankan beban para lansia serta menghadirkan rasa aman dan kepedulian di tengah keterbatasan yang mereka alami. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Wonogiri dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

16/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
Uluran Kepedulian BAZNAS Wonogiri untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Purwosari

WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran rumah yang terjadi di Dusun Segawe RT 02 RW 07, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, pada Senin (15/12/2025).

Peristiwa kebakaran tersebut menimpa rumah milik Bapak Asep Sunandar (32) dan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting listrik di area furniture yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menghanguskan isi rumah beserta satu unit sepeda motor dan satu unit mobil.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah dan harta benda korban. Tercatat sebanyak tiga orang terpaksa mengungsi, sementara total kerugian material masih dalam proses pendataan.

Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban di masa darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus menjadi dukungan moral pascakejadian.

Selain penyaluran bantuan, upaya penanganan darurat juga dilakukan melalui gotong royong pembersihan puing-puing sisa kebakaran yang melibatkan warga sekitar Dusun Segawe serta pendampingan terhadap keluarga korban.

BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat bencana, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

15/12/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri
Peduli Korban Kebakaran Di Kecamatan Purwantoro : Bapak Budiyono Terima Bantuan

Wonogiri (20/11/2025)— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan sembako kepada Bapak Budiyono, warga Kecamatan Purwantoro yang baru-baru ini mengalami musibah kebakaran. Peristiwa tersebut menyebabkan sebagian besar barang milik keluarga Bapak Budiyono hangus dan tidak dapat diselamatkan.

Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap warga terdampak bencana, BAZNAS Wonogiri menyerahkan paket sembako yang merupakan bagian dari program Baznas Tanggap Bencana yang bertujuan membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

Pimpinan BAZNAS Wonogiri Bapak Rizza Sitok menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dari BAZNAS Wonogiri. Kami berharap dapat membantu Pak Budiyono dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan harian setelah musibah kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Budiyono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan.

Warga sekitar juga turut memberikan dukungan moral maupun tenaga dalam membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran, menunjukkan solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat Purwantoro.

Dengan adanya bantuan dari BAZNAS Wonogiri ini, diharapkan pemulihan kondisi keluarga Bapak Budiyono dapat berjalan lebih cepat dan memberikan semangat baru untuk bangkit dari musibah yang dialami.

24/11/2025 | Kontributor: Humas BAZNAS Wonogiri

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kabupaten Wonogiri Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Program Z-
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui Program Z-
WONOGIRI — Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Dasar Kelompok Z-Mart dengan tema “Mengelola Warung Kelontong Secara Profesional” pada Kamis, (15/01/2026) bertempat di RM Alami Sayang, Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi mustahik, khususnya pelaku usaha warung kelontong binaan BAZNAS. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Narasumber Pendamping Z-Mart Muhammad Fadil, serta para mustahik anggota Kelompok Z-Mart. Pelatihan berlangsung dengan penuh antusias dan interaktif, mencerminkan semangat para peserta untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas usahanya. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menegaskan bahwa Program Z-Mart merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik yang digagas oleh BAZNAS melalui penguatan usaha warung kelontong. “Program Z-Mart bertujuan meningkatkan kapasitas usaha mustahik agar lebih tertata, profesional, dan berdaya saing, sehingga mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan,” ungkapnya. Sebagai narasumber, Muhammad Fadil selaku Pendamping Z-Mart memberikan materi seputar pengelolaan warung kelontong secara profesional, mulai dari manajemen stok barang, pencatatan keuangan sederhana, penataan toko, pelayanan kepada pelanggan, hingga strategi meningkatkan omzet usaha. Materi disampaikan secara praktis dan mudah dipahami, sesuai dengan kondisi usaha para peserta. “Melalui Program Z-Mart, BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan modal usaha, tetapi juga memberikan pendampingan intensif, pelatihan manajemen usaha, penguatan kelembagaan kelompok, serta monitoring dan evaluasi secara berkala, “ imbuhnya. Para mustahik peserta pelatihan menyambut baik kegiatan ini dan mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari. Pelatihan ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman antaranggota Kelompok Z-Mart, sehingga tercipta semangat kebersamaan dan saling menguatkan. Melalui kegiatan Pelatihan Dasar Kelompok Z-Mart ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi umat yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak nyata, serta mendorong mustahik untuk naik kelas dari penerima manfaat menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya.
EKONOMI_PERKOTAAN15/01/2026 | Dea Pungky Febriana, S.Pd
BAZNAS Wonogiri Serahkan Paket Sembako untuk ODHA dalam Peringatan Hari AIDS
BAZNAS Wonogiri Serahkan Paket Sembako untuk ODHA dalam Peringatan Hari AIDS
WONOGIRI — Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan paket sembako kepada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) pada Minggu, 30 November 2025 di Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Wonogiri, Ahans Mahabie sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan hidup serta kesehatan para penerima manfaat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat penanggulangan HIV/AIDS di Wonogiri, terutama dalam hal menjaga status gizi, memastikan keberlanjutan konsumsi obat ARV, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan penanganan HIV di tingkat daerah. Dalam acara tersebut, hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri yang diwakili oleh Dr. Satya Wati, serta para tokoh pendamping dan pemerhati HIV/AIDS seperti Bapak Supriyo Haryanto dan Bapak Ahmad, selaku Ketua Kelompok Dukungan Sebaya (KDS). Mereka menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam mendukung ODHA agar tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa hambatan. Perwakilan Dinas Kesehatan menyampaikan pesan penting bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, mitra layanan kesehatan, dan lembaga sosial seperti BAZNAS, LAZIS, serta KPA Wonogiri.Mereka menekankan bahwa memastikan ODHA tidak putus obat, tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak, serta memperoleh dukungan gizi yang cukup adalah tanggung jawab bersama. “Teman-teman ODIV harus terus mendapatkan layanan, tidak boleh putus obat. Mereka perlu didampingi, diberi semangat, dan dibantu agar tetap mengonsumsi obat secara teratur serta mencukupi kebutuhan gizi hariannya,” pesan perwakilan Dinkes. Ketua BAZNAS Wonogiri, Ahans Mahabie juga menegaskan bahwa lembaganya akan terus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kasus HIV/AIDS melalui penguatan regulasi, kemitraan, serta peningkatan strategi pelayanan kesehatan daerah. Melalui penyaluran sembako ini, diharapkan ODHA di Wonogiri mendapatkan dukungan moral dan kesehatan tambahan sehingga tetap semangat menjalani pengobatan dan aktivitas sehari-hari. BAZNAS Wonogiri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi kelompok rentan sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan.
LAYANAN MUSTAHIK30/12/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Wonogiri bagi Lansia di Kecamatan Pracimantoro
Sentuhan Kepedulian BAZNAS Wonogiri bagi Lansia di Kecamatan Pracimantoro
PRACIMANTORO — BAZNAS Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat rentan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada lansia di Dusun Padas, Desa Banaran, Kecamatan Pracimantoro. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari para lansia yang berada dalam kondisi keterbatasan ekonomi dan sosial. Penerima bantuan di antaranya adalah Bu Setu, warga Dusun Padas, Desa Banaran. Bu Setu hidup bersama suaminya yang sama-sama mengalami keterbatasan pendengaran. Selain itu, anak mereka merupakan penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Bantuan juga disalurkan kepada Bu Sakinem, yang tinggal seorang diri di Dusun Padas, Desa Banaran. Dalam kesehariannya, Bu Sakinem mengalami keterbatasan dalam mencukupi kebutuhan hidup dan sangat bergantung pada bantuan tetangga untuk kebutuhan makan. Melalui penyaluran bantuan sembako ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri berharap dapat meringankan beban para lansia serta menghadirkan rasa aman dan kepedulian di tengah keterbatasan yang mereka alami. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Wonogiri dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
LAYANAN_MUSTAHIK16/12/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Uluran Kepedulian BAZNAS Wonogiri untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Purwosari
Uluran Kepedulian BAZNAS Wonogiri untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Purwosari
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan sembako kepada korban kebakaran rumah yang terjadi di Dusun Segawe RT 02 RW 07, Desa Purwosari, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, pada Senin (15/12/2025). Peristiwa kebakaran tersebut menimpa rumah milik Bapak Asep Sunandar (32) dan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting listrik di area furniture yang mudah terbakar, sehingga api dengan cepat menghanguskan isi rumah beserta satu unit sepeda motor dan satu unit mobil. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, namun kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah dan harta benda korban. Tercatat sebanyak tiga orang terpaksa mengungsi, sementara total kerugian material masih dalam proses pendataan. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban di masa darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus menjadi dukungan moral pascakejadian. Selain penyaluran bantuan, upaya penanganan darurat juga dilakukan melalui gotong royong pembersihan puing-puing sisa kebakaran yang melibatkan warga sekitar Dusun Segawe serta pendampingan terhadap keluarga korban. BAZNAS Kabupaten Wonogiri terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat bencana, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
DARURAT_SOSIAL15/12/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Peduli Korban Kebakaran Di Kecamatan Purwantoro : Bapak Budiyono Terima Bantuan
Peduli Korban Kebakaran Di Kecamatan Purwantoro : Bapak Budiyono Terima Bantuan
Wonogiri (20/11/2025)— Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan sembako kepada Bapak Budiyono, warga Kecamatan Purwantoro yang baru-baru ini mengalami musibah kebakaran. Peristiwa tersebut menyebabkan sebagian besar barang milik keluarga Bapak Budiyono hangus dan tidak dapat diselamatkan. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap warga terdampak bencana, BAZNAS Wonogiri menyerahkan paket sembako yang merupakan bagian dari program Baznas Tanggap Bencana yang bertujuan membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah. Pimpinan BAZNAS Wonogiri Bapak Rizza Sitok menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana.“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dari BAZNAS Wonogiri. Kami berharap dapat membantu Pak Budiyono dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan harian setelah musibah kebakaran,” ujarnya. Sementara itu, Bapak Budiyono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Warga sekitar juga turut memberikan dukungan moral maupun tenaga dalam membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran, menunjukkan solidaritas dan kepedulian sosial masyarakat Purwantoro. Dengan adanya bantuan dari BAZNAS Wonogiri ini, diharapkan pemulihan kondisi keluarga Bapak Budiyono dapat berjalan lebih cepat dan memberikan semangat baru untuk bangkit dari musibah yang dialami.
DARURAT SOSIAL24/11/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Serahkan Bantuan Sumur Air Bersih di Kerjo Lor
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Serahkan Bantuan Sumur Air Bersih di Kerjo Lor
Wonogiri, 3 November 2025 — Dalam rangka membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menyerahkan secara resmi bantuan sumur air bersih kepada warga Dusun Kerdu, Desa Kerjo Lor, Kecamatan Wonogiri. Program ini merupakan wujud nyata dari kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat untuk kebutuhan dasar umat. Penyerahan dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, didampingi oleh Ketua RT dan tokoh masyarakat. Kehadiran sumur air bersih ini disambut dengan penuh syukur oleh warga Dusun Kerdu, yang selama ini sering mengalami kesulitan air terutama saat musim kemarau panjang. Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Wonogiri menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari BAZNAS Tanggap Krisis Air Bersih, yang bertujuan memberikan akses air bersih bagi masyarakat pedesaan yang masih kesulitan mendapatkan sumber air layak konsumsi. “Air adalah kebutuhan pokok setiap manusia. Melalui bantuan sumur air bersih ini, kami berharap masyarakat Dusun Kerdu dapat lebih mudah memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk minum, memasak, maupun kegiatan ibadah,” ujar Bapak Ihwanudin dalam keterangannya. Ketua RT Desa Kerjo Kidul turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Wonogiri atas bantuan yang sangat bermanfaat tersebut. “Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini sangat membantu warga kami yang sebelumnya harus mengambil air cukup jauh. Kini, alhamdulillah, warga bisa menikmati air bersih di lingkungan sendiri,” ujarnya. Warga setempat pun tampak bahagia dengan adanya fasilitas sumur baru ini. Salah satu warga penerima manfaat mengatakan bahwa kehadiran sumur tersebut sangat membantu aktivitas sehari-hari, terutama bagi keluarga yang sebelumnya mengandalkan air tadah hujan atau harus membeli air. Program Sumur Air Bersih BAZNAS Kabupaten Wonogiri di Dusun Kerdu ini menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan zakat untuk kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Wonogiri berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga.
LAYANAN_MUSTAHIK03/11/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran Pasar Wonogiri
BAZNAS Wonogiri Salurkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran Pasar Wonogiri
Wonogiri, 19 Oktober 2025 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak musibah kebakaran Pasar Wonogiri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Tengah, BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri menyerahkan bantuan paket sembako kepada para korban. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, bertempat di Pendopo Kabupaten Wonogiri, bersamaan dengan agenda penyerahan santunan sosial oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno, kepada perwakilan pedagang dan warga terdampak. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara BAZNAS Provinsi, BAZNAS Wonogiri, dan LAZIS, yang telah bahu-membahu bersama Pemkab dalam memberikan bantuan nyata kepada warga yang membutuhkan. “Ini bukan sekadar simbol penyerahan bantuan dari pemerintah, tetapi juga sebuah pesan kepedulian dan harapan. Bahwa di balik setiap ujian, selalu ada ruang untuk bangkit bersama, saling menguatkan, dan tidak berjalan sendiri,” ujar Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno. Sebanyak 750 Paket Sembako disalurkan dalam kegiatan ini, berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari musibah kebakaran yang melanda Pasar Wonogiri beberapa waktu lalu, yang mengakibatkan kerugian material dan berdampak langsung pada para pedagang serta warga sekitar. Ihwanudin sebagai Wakil Ketua II Bidang Penyaluran BAZNAS Kabupaten Wonogiri, dalam keterangannya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat. Selain penyerahan sembako, dalam kesempatan yang sama, Pemkab Wonogiri juga memberikan santunan sosial kepada warga terdampak, sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
DARURAT_SOSIAL20/10/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri
Penyerahan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) oleh Bupati Wonogiri
Wonogiri – Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang dikelola Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kabupaten Wonogiri (DISPERA). Pada Selasa (7/10/2025), Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, secara simbolis menyerahkan bantuan RLHB kepada lima mustahik dari Kecamatan Baturetno Di Ruang Kerja Bupati Wonogiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Baznas Kabupaten Wonogiri dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin. Turut hadir dalam acara ini Bupati Wonogiri Bapak Setyo Sukarno, Kabag Kesra Bapak Rujito,Kepala DISPERA Bapak Purwadi beserta jajaran staff, pimpinan Baznas Kabupaten Wonogiri Bapak Rizza Sitok Setiawan dan Bapak Ihwanudin dan staff, Camat Baturetno Bapak Andika, Kepala Desa Watuagung Bapak Tugimin, Kepala Desa Saradan Bapak Supardjo serta 5 mustahik penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Setyo Sukarno menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Baznas dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan daerah. “Program RLHB ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi simbol kehadiran negara dan masyarakat dalam memberikan kehidupan yang lebih layak bagi warga yang membutuhkan. Kami berharap kolaborasi antara Pemkab dan BAZNAS semakin solid dan berdampak luas,” ungkapnya. Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Wonogiri, Bapak Rizza Sitok Setiawan, menjelaskan bahwa BAZNAS sudah menyalurkan 30 Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Wonogiri. RLHB merupakan salah satu program unggulan yang secara konsisten dijalankan oleh Baznas. “Kami berkomitmen untuk terus memperluas cakupan penerima manfaat RLHB, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi” jelasnya. Adapun lima mustahik yang menerima bantuan RLHB berasal dari Desa Saradan dan Desa Watuagung Kecamatan Baturetno, masing-masing telah melalui proses verifikasi dan assessment yang ketat oleh tim Baznas dan pemerintah desa setempat. Program RLHB ini merupakan bagian dari strategi besar Baznas Kabupaten Wonogiri dalam pendayagunaan ZIS yang tepat sasaran, dengan pendekatan holistik dan berkelanjutan. Baznas tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga melaksanakan pembinaan kepada para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Ke depan, Baznas Wonogiri menargetkan peningkatan jumlah RLHB yang dibangun setiap tahunnya, seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi. Dengan sinergi antara BAZNAS, Pemkab, dan masyarakat, diharapkan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri dapat terus ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.
RTLH10/10/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Baznas Wonogiri Salurkan Bantuan Makan Siang untuk Petugas Pemadam Kebakaran
Baznas Wonogiri Salurkan Bantuan Makan Siang untuk Petugas Pemadam Kebakaran
Wonogiri – Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Kota Wonogiri pada Senin (6/10/2025), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan 105 makan siang dan air mineral untuk para petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, serta masyarakat korban terdampak. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I Baznas Wonogiri, Drs. Rizza Sitok Setiawan, dan Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd., di lokasi kejadian. Mereka menyampaikan bahwa kehadiran Baznas di tengah masyarakat bukan hanya dalam bentuk program jangka panjang, tetapi juga aksi cepat tanggap saat terjadi bencana atau musibah. “Ini adalah wujud empati dan dukungan kami kepada para petugas yang bekerja tanpa lelah serta masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban di tengah situasi sulit,” ujar Wakil Ketua II, Ihwanudin, S.Pd.I, M.Pd Baznas Wonogiri juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petugas pemadam kebakaran, aparat TNI/Polri, serta relawan yang sigap membantu proses evakuasi dan pengamanan di lokasi kebakaran. Selain itu, Baznas terus melakukan pemantauan lapangan untuk merespons kebutuhan lanjutan dari masyarakat terdampak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Baznas Tanggap Bencana (BTB) yang bertujuan untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat, dengan prinsip kemanusiaan, kecepatan, dan kebermanfaatan. Baznas Wonogiri turut mengajak masyarakat untuk terus mendoakan para korban agar diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Ke depan, Baznas siap bersinergi dengan pihak terkait untuk membantu pemulihan pasca kebakaran.
DARURAT_SOSIAL06/10/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Baznas Wonogiri Salurkan 25 Paket Sembako dalam Kegiatan Bakti Sosial HUT TNI
Baznas Wonogiri Salurkan 25 Paket Sembako dalam Kegiatan Bakti Sosial HUT TNI
Wonogiri – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonogiri turut berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan 25 paket sembako. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 24 September 2025, sebagai bentuk sinergi antara Baznas dan institusi TNI dalam membantu warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan di Kodim 0728/Wonogiri dan diserahkan langsung oleh Bapak Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono, S.Pd., M.I.P., dengan menggandeng Baznas Wonogiri sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua Baznas Wonogiri, Drs. H. Yazid, MSI, menyampaikan bahwa keikutsertaan Baznas dalam kegiatan sosial ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dan pelayanan umat. “Kami menyambut baik ajakan kerja sama dari Kodim Wonogiri. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap masyarakat miskin yang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya. Dandim 0728/Wonogiri dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Baznas sebagai mitra dalam kegiatan bakti sosial. Menurutnya, kehadiran lembaga zakat seperti Baznas sangat penting dalam mendukung program TNI yang menyasar langsung masyarakat di akar rumput. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Baznas Wonogiri atas kontribusi nyatanya dalam kegiatan ini. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya. Melalui momentum HUT Kodim ini, Baznas Wonogiri berharap semangat kolaborasi antara lembaga keagamaan dan militer dapat terus tumbuh, guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri
DARURAT SOSIAL24/09/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
PENYERAHAN BANTUAN BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI KEPADA MUSTAHIK DISABILITAS
PENYERAHAN BANTUAN BAZNAS KABUPATEN WONOGIRI KEPADA MUSTAHIK DISABILITAS
WONOGIRI – BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan berupa sembako kepada 3 Mustahik Fakir Disabilitas Psikososial (ODDP) di Kecamatan Kismantoro. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025 oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Wonogiri Bapak Ihwanudin, S.Pd.I., M.Pd didampingi oleh Perangkat Desa Pucung Kecamatan Kismantoro serta dibantu oleh Relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Wonogiri. Diberitakan sebelumnya di Kompas.com Jumat, 8 Agustus 2025 tiga saudara penyandang disabilitas Di Dusun Gupakan, Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Wonogiri, hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Rinem, Kisut, dan Cikrak—ketiganya mengalami gangguan mental dan fisik yang berbeda. Rinem hidup dengan keterbelakangan mental, Kisut menderita kebutaan dan ketulian, sementara Cikrak tidak mampu berbicara dan mengalami gangguan jiwa. Sejak ditinggal wafat oleh ibu mereka tiga tahun lalu, ketiganya hidup sendiri tanpa pendamping keluarga, hanya mengandalkan kepedulian warga sekitar. Bantuan pemerintah desa memang sempat hadir, seperti pembangunan rumah sederhana dan pemberian sembako. Namun, kondisi mereka tetap jauh dari kata layak. Rumah yang mereka tempati minim fasilitas dan sering kali bantuan yang diterima tidak sampai dengan aman karena ada oknum yang menyalahgunakannya. Sementara itu, belum ada penanganan medis atau rehabilitasi terhadap kondisi kesehatan mental mereka, membuat kehidupan sehari-hari mereka bergantung sepenuhnya pada uluran tangan relawan dan tetangga. Kisah ini mencerminkan betapa kelompok rentan seperti penyandang disabilitas masih sering luput dari perhatian serius. Kehadiran program bantuan jangka pendek belum cukup menyelesaikan akar permasalahan yang mereka hadapi. Dibutuhkan sinergi lebih kuat dari pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat luas untuk memastikan bahwa Rinem, Kisut, dan Cikrak—serta mereka yang senasib—tidak terus menjalani hidup dalam kesunyian dan kekurangan.
DARURAT SOSIAL28/08/2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Wonogiri.

Lihat Daftar Rekening →