
Berita Terkini
BAZNAS Wonogiri Salurkan Pentarasufan Melalui GP Ansor untuk Posko Mudik di Tiga Titik
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyalurkan bantuan pentasarufan melalui Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wonogiri untuk mendukung penyelenggaraan posko mudik di tiga titik wilayah Kabupaten Wonogiri. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri pada Selasa (10/3/2026).
Penyaluran bantuan melalui GP Ansor ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dengan organisasi kepemudaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melintas di wilayah Wonogiri selama masa arus mudik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie menyampaikan bahwa pentasarufan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Melalui GP Ansor Wonogiri, posko mudik akan didirikan di tiga titik strategis guna memberikan pelayanan bagi para pemudik. Posko tersebut diharapkan dapat menjadi tempat singgah bagi para pemudik untuk beristirahat serta memperoleh berbagai layanan yang dibutuhkan selama perjalanan.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri melalui GP Ansor, diharapkan keberadaan posko mudik tersebut dapat membantu memberikan kenyamanan serta mendukung kelancaran perjalanan para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Wonogiri.
10/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Hadiri Safari Ramadhan Bupati di MTA Wonogiri Jatisrono
Wonogiri – BAZNAS Kabupaten Wonogiri turut menghadiri kegiatan Safari Ramadhan Bupati Wonogiri yang dilaksanakan pada Senin (2/3/2026) di Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Cabang Jatisrono I, Kecamatan Jatisrono.
Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, pengurus MTA, serta masyarakat setempat.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan transparan.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya agenda seremonial, namun juga menjadi ruang strategis untuk menyampaikan pentingnya optimalisasi potensi zakat dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
“BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memastikan pengelolaan zakat memberikan dampak nyata bagi mustahik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mendukung program-program sosial keumatan, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
03/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
BAZNAS Kabupaten Wonogiri Terima Piagam Penghargaan IZN dari BAZNAS RI
Wonogiri — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri kembali menorehkan capaian membanggakan dengan menerima Piagam Penghargaan dari BAZNAS RI atas partisipasinya dalam Pelaksanaan Pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat Tahun 2025.
Piagam penghargaan tersebut bernomor B/0542/BMRK-BKPU/KD.02.14/2/2026, diterbitkan di Jakarta pada 23 Februari 2026, dan ditandatangani langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam mendukung pengelolaan zakat yang terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat. Partisipasi aktif dalam pengukuran Indeks Zakat Nasional menjadi indikator penting dalam memastikan tata kelola zakat berjalan sesuai prinsip transparansi, profesionalitas, dan kebermanfaatan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pengurus, amil, serta dukungan para muzaki dan mitra Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten Wonogiri.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Wonogiri agar semakin optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Indeks Zakat Nasional (IZN) sendiri merupakan instrumen evaluasi yang digunakan untuk mengukur kinerja pengelolaan zakat secara nasional, baik dari aspek kelembagaan, pengumpulan, pendistribusian, maupun dampak terhadap mustahik. Melalui pengukuran ini, BAZNAS daerah dapat mengetahui capaian kinerja sekaligus melakukan perbaikan berkelanjutan.
Dengan diraihnya penghargaan ini, BAZNAS Kabupaten Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak, sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Wonogiri.
03/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri
Agenda Pimpinan

Perkuat Peran UPZ Masjid, BAZNAS Wonogiri Gelar Sosialisasi di Pracimantoro
WONOGIRI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri menggelar kegiatan silaturahmi dan sosialisasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se-Kecamatan Pracimantoro pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nur Iman, Kecamatan Pracimantoro.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memberikan edukasi kepada pengurus UPZ Masjid terkait legalitas pembentukan UPZ melalui Surat Keputusan (SK). Sosialisasi ini penting untuk memastikan pengelolaan zakat di tingkat masjid berjalan sesuai regulasi dan memiliki dasar hukum yang jelas.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga menyampaikan pemahaman mengenai peran dan fungsi strategis UPZ Masjid dalam melayani para muzaki serta mendistribusikan zakat kepada mustahik secara tepat sasaran. UPZ diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengumpulan dan penyaluran zakat yang profesional di lingkungan masyarakat.
Selain itu, acara ini menjadi forum diskusi dan sharing pengalaman antar pengurus UPZ Masjid dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Melalui forum ini, para peserta saling bertukar praktik baik guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pracimantoro.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, UPZ Masjid se-Kecamatan Pracimantoro, serta UPZ Kecamatan Pracimantoro. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara BAZNAS dan UPZ Masjid semakin kuat dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Wonogiri.
19-12-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

Perkuat Sinergi Kemanusiaan, BAZNAS wonogiri dan BTB wonogiri hadiri Rapat Koordinasi baznas se soloraya
KARANGANYAR — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri Rapat Koordinasi Pimpinan BAZNAS dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) se-Soloraya yang diselenggarakan pada Rabu, 17 Desember 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Karanganyar.
Rapat koordinasi ini diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar dan diikuti oleh pimpinan BAZNAS serta BTB dari wilayah Soloraya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar lembaga dalam upaya pengelolaan zakat, khususnya terkait pengumpulan dan penyaluran bantuan bencana di Aceh dan Sumatera.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas strategi penggalangan dana serta mekanisme penyaluran Bantuan Bencana yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Koordinasi ini diharapkan dapat memastikan bantuan yang dihimpun dari masyarakat tersalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS se-Soloraya berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan kepedulian kemanusiaan, khususnya dalam merespons bencana nasional, sebagai wujud nyata peran zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
18-12-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri

BAZNAS Wonogiri Perkuat Transformasi Digital: Hadiri Rakernis IT BAZNAS RI Bahas Pemanfaatan AI & Penguatan Fundraising Modern
JAKARTA — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Achmad Sohib Hasani bersama Kepala staf pelaksana, Annissa Shinta Dewi turut hadir dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025 yang digelar BAZNAS RI pada 26–27 November 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kehadiran BAZNAS Wonogiri menjadi bagian dari komitmen mempercepat transformasi digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan penguatan digital fundraising.
Kegiatan nasional yang dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A, ini menghadirkan sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia, terdiri atas unsur pimpinan dan pelaksana BAZNAS. Rakernis juga diramaikan oleh 21 booth teknologi zakat yang menampilkan inovasi sistem dan perangkat digital untuk tata kelola zakat modern.
Dalam laporannya, Ahmad Setio Nugroho, penanggung jawab Rakernis Transformasi Digital & Zakat Tech Mini Expo 2025, menyampaikan bahwa kegiatan rakernis IT telah dilaksanakan selama tiga tahun dengan konsep yang terus berkembang. “Tahun ini Rakernis Transformasi Digital diikuti oleh 300 peserta. Selain booth pameran teknologi, akan diluncurkan Modernisasi SiMBA yang lebih tangguh dan mendukung kebutuhan pengelolaan zakat masa kini,” ujarnya.
Ketua BAZNAS RI dalam sambutannya menegaskan bahwa transformasi digital merupakan bagian penting dalam peningkatan layanan zakat yang lebih modern, transparan, dan mudah diakses masyarakat. “Penguatan manajemen pelaporan berbasis SiMBA menjadi prioritas. Semua BAZNAS di pusat hingga daerah harus mampu mengoptimalkan sistem yang sama. Termasuk pemanfaatan AI, yang kini menjadi kebutuhan penting dalam tata kelola zakat,” jelasnya.
Beliau juga mengapresiasi seluruh pimpinan BAZNAS yang mengirimkan perwakilan staf pelaksana untuk mengikuti Rakernis IT, termasuk BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Menurutnya, digitalisasi akan terus berkembang dan sudah semestinya Rakernis IT digelar setidaknya dua kali dalam setahun.
Puncak kegiatan ditandai dengan Launching Modernisasi SiMBA oleh Ketua BAZNAS RI, disaksikan jajaran pimpinan BAZNAS serta peserta Rakernis dari seluruh Indonesia, termasuk delegasi dari BAZNAS Kabupaten Wonogiri.
Kehadiran BAZNAS Wonogiri dalam kegiatan ini diharapkan mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan zakat di daerah melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan fundraising, serta adaptasi cepat terhadap perkembangan AI dalam tata kelola zakat nasional.
27-11-2025 | Humas BAZNAS Wonogiri
Berita Pendistribusian

Program Bus Mudik Gratis BAZNAS Wonogiri Antar Perantau Pulang Kampung
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri turut mendukung program bus mudik gratis bagi para perantau asal Wonogiri agar dapat kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri. Bus yang membawa para pemudik diberangkatkan pada Minggu (15/3/2026) dan tiba dengan selamat di Terminal Giri Adipura Wonogiri pada Senin (16/3/2026).
Keterlibatan BAZNAS Kabupaten Wonogiri dalam program ini merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat, khususnya para perantau yang ingin pulang kampung namun memiliki keterbatasan biaya perjalanan. Dengan adanya fasilitas bus mudik gratis ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
BAZNAS Wonogiri berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan bagi para perantau yang akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman pada momen Hari Raya Idul Fitri.
17/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri

BAZNAS Wonogiri Dukung Program Mudik Gratis 2026, Serahkan Bantuan Satu Bus ke Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial pemerintah daerah dengan menyerahkan bantuan dana untuk penyediaan 1 bus mudik gratis dalam program Mudik Gratis. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri dan diserahkan pada Senin (9/3/2026), di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri, Waluyo, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program mudik gratis bagi masyarakat perantau asal Wonogiri.
Program mudik gratis ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri untuk membantu masyarakat, khususnya para perantau, agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya pada momen Hari Raya Idul Fitri.
Ketua BAZNAS Kabupaten Wonogiri, Ahans Mahabie, menyampaikan bahwa dukungan penyediaan 1 bus mudik gratis yang disalurkan melalui Dinas Perhubungan ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui dukungan penyediaan 1 bus mudik gratis ini, kami berharap dapat membantu para perantau asal Wonogiri agar dapat pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga saat Idulfitri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri, Waluyo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari BAZNAS Wonogiri yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan program mudik gratis tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai lembaga, termasuk BAZNAS, sangat penting untuk memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat. Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan program mudik gratis tahun ini dapat berjalan lancar dan semakin banyak masyarakat yang terbantu untuk pulang ke kampung halaman.
09/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri

BAZNAS Wonogiri Dampingi Program Pesantren Marjinal Cahaya Ramadhan 1447 H
WONOGIRI — BAZNAS Kabupaten Wonogiri menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Program Pesantren Marjinal Cahaya Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan di Masjid Markaz Aitam Ar Rasyid, Kecamatan Manyaran, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para santri, pengurus pesantren, serta tokoh masyarakat setempat yang bersama-sama memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk memperkuat pembinaan keagamaan dan karakter generasi muda.
Program Pesantren Marjinal Cahaya Ramadhan merupakan salah satu kegiatan pembinaan spiritual yang bertujuan memberikan penguatan nilai-nilai keislaman kepada para santri, khususnya mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi keagamaan, motivasi, serta pembinaan akhlak agar dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Kabupaten Wonogiri menyampaikan bahwa para santri merupakan harapan umat dan memiliki peran penting dalam membangun masa depan masyarakat. Pendidikan agama yang kuat sejak dini diyakini mampu menjadi pondasi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keimanan dan kepedulian sosial yang tinggi.
BAZNAS Kabupaten Wonogiri juga mengapresiasi terselenggaranya program tersebut sebagai bagian dari upaya membina generasi muda serta memberikan ruang bagi para santri untuk memperdalam ilmu agama di bulan suci Ramadhan. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan semangat belajar, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap sesama.
Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan serta pembinaan generasi muda, khususnya di lingkungan pesantren. BAZNAS berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Melalui kegiatan Pesantren Marjinal Cahaya Ramadhan 1447 H ini diharapkan para santri dapat semakin termotivasi untuk menuntut ilmu, memperkuat keimanan, serta kelak menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Momentum Ramadhan pun menjadi kesempatan yang baik untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
09/03/2026 | Humas BAZNAS Wonogiri

